Eropa Buka Perbatasan untuk Beberapa Negara, Indonesia Belum Diizinkan

Kompas.com - 12/08/2020, 15:06 WIB
Ilustrasi Yunani. PIXABAYIlustrasi Yunani.

 

Penerapan daftar “negara aman”

Pada 30 Juni, daftar negara yang direkomendasikan yang mana para anggota UE harus mencabut larangan perjalanannya diterapkan untuk pertama kalinya.

Daftar tersebut kerap dipantau dan diperbarui setiap dua minggu sekali karena situasi yang terus berubah di seluruh dunia.

Baca juga: 15 Negara Ditandai Aman Masuk Eropa, Apakah Indonesia Termasuk?

Daftar “negara aman” pertama telah diperbarui pada 16 Juli. Daftar tersebut kemudian diperbarui kembali pada 30 Juli.

Awalnya, tiga negara berhasil masuk dalam daftar tersebut. Adapun negara yang dimaksud adalah Serbia, Algeria, dan Montenegro. Namun ketiganya telah dihilangkan dalam daftar lantaran terjadi lonjakan tingkat infeksi Covid-19 baru-baru ini.

Dalam rekomendasi terbaru, China akan dipertimbangkan untuk dimasukkan jika negara tersebut mencabut larangan perjalanan pada negara-negara UE.

Sementara itu, meski Britania Raya telah keluar dari UE, namun warganya diizinkan untuk melancong di dalam blok seperti pelancong UE yang berkunjung selama masa transisi Brexit.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X