Traveloka Clean Partners, Cara Agen Perjalanan Percepat Pemulihan Sektor Wisata

Kompas.com - 14/08/2020, 10:19 WIB
Kemenparekraf mendorong industri pariwisata untuk mengantisipasi minat wisatawan yang akan lebih mengedepankan faktor kebersihan, kesehatan, dan keselamatan serta keamanan. DOK. Humas KemenparekrafKemenparekraf mendorong industri pariwisata untuk mengantisipasi minat wisatawan yang akan lebih mengedepankan faktor kebersihan, kesehatan, dan keselamatan serta keamanan.

KOMPAS.com - Agen penyedia layanan perjalanan dan gaya hidup, Traveloka tengah mengampanyekan Traveloka Clean Partners.

Kampanye itu guna mendukung protokol Cleanliness, Health, Safety and Environment (CHSE) yang digalakkan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).

Kampanye akan dilakukan untuk membantu percepatan pemulihan sektor perjalanan dan pariwisata Indonesia yang tedampak akibat pandemi Covid-19.

CMO Traveloka & CEO Traveloka Experience Christian Suwarna mengatakan, Traveloka terus mengamati perilaku konsumen yang terus berubah seiring perkembangan situasi terkini.

Baca juga: Pengalaman Ikut Kelas Meracik Minuman Online dari Traveloka

Tak hanya konsumen, Traveloka juga selalu memperhatikan situasi yang dihadapi para mitra sebagai landasan untuk menghadirkan produk inovatif, sekaligus menjawab kebutuhan pasar.

"Kampanye Traveloka Clean Partners merupakan salah satu manifestasi Traveloka, dalam memberikan kemudahan bagi konsumen sambil pada saat yang bersamaan mendukung program pemerintah, dalam hal ini penerapan CHSE," kata Christian.

Pernyataan itu ia sampaikan dalam Konferensi Pers Virtual Peluncuran Kampanye Traveloka Clean Partners, Kamis (13/8/2020).

Ia juga berharap agar kampanye dapat membantu ribuan mitra yang tergabung untuk dapat terus menjalankan roda operasional bisnisnya di tengah situasi sulit.

Adapun, kampanye tersebut disematkan dalam produk-produk dan layanan di aplikasi Traveloka, mulai dari transportasi, hotel, xperience, hingga eats.

Baca juga: Layanan Tes Covid-19 Traveloka, Tersedia di 44 Kota dan Kabupaten

Sejak Juni 2020, kampanye ini telah dilakukan di lebih dari 240 kota di Indonesia dan telah menggandeng lebih dari 2.000 mitra.

Para mitra sudah berkomitmen untuk memenuhi standar protokol kebersihan, kesehatan, dan keamanan.

Kampanye Traveloka Clean Partners juga diapresiasi oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Wishnutama Kusubandio yang bergabung dalam Konpres Virtual.

"Kami mengapresiasi komitmen dan dukungan dari para pelaku industri, termasuk Traveloka yang senantiasa mendukung kemajuan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Indonesia," kata dia.

Ia melanjutkan, pada masa transisi seperti ini, dibutuhkan kerja sama berbagai pihak untuk menghadirkaninovasi yang tidak hanya mendorong pemulihan industri, tetapi juga untuk memutus mata rantai virus.

Traveloka CleanTrip dan CleanFlight

Program pertama yang disebutkan Christian berhubungan dengan transportasi darat dan udara. Program ini telah tersedia sejak Juli 2020 dengan menggandeng 80 mitra yang berkomitmen protokol CHSE.

Melalui penggunaan CleanTrip dan CleanFlight, pengguna aplikasi dapat dengan mudah mengidentifikasi transportasi darat dan udara mana yang telah memenuhi protokol kesehatan.

Petugas mengalungkan bunga untuk menyambut penumpang pesawat rute domestik yang tiba di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Badung, Bali, Jumat (31/7/2020). Pemerintah Provinsi Bali mulai membuka sektor pariwisata bagi wisatawan domestik pada Jumat (31/7) dengan sejumlah persyaratan yang mengedepankan aspek kesehatan dan kualitas untuk memberi pelindungan, kenyamanan dan keamanan bagi wisatawan yang berkunjung selama masa pandemi Covid-19.ANTARA FOTO/FIKRI YUSUF Petugas mengalungkan bunga untuk menyambut penumpang pesawat rute domestik yang tiba di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Badung, Bali, Jumat (31/7/2020). Pemerintah Provinsi Bali mulai membuka sektor pariwisata bagi wisatawan domestik pada Jumat (31/7) dengan sejumlah persyaratan yang mengedepankan aspek kesehatan dan kualitas untuk memberi pelindungan, kenyamanan dan keamanan bagi wisatawan yang berkunjung selama masa pandemi Covid-19.

"Traveloka CleanTrip ini meliputi layanan Antar Jemput Bandara, Rental Mobil, Bus, dan Travel dengan beberapa protokol yang diterapkan, seperti melakukan disinfeksi kendaraan sebelum perjalanan, penggunaan masker, dan pembatasan jumlah penumpang," jelasnya.

Baca juga: Traveloka Layani Rapid Test Drive Thru, Simak Caranya

Sementara itu, Traveloka CleanFlight diperuntukkan bagi maskapai yang menerapkan disinfeksi kabin dan pembersihan mendalam, hingga pemeriksaan kelengkapan dokumen persyaratan perjalanan.

"Termasuk pernyataan kesehatan yang dilakukan saat check-in di bandara," ujar Christian.

Traveloka CleanStay

Program kedua adalah Traveloka CleanStay yangbekerja sama dengan lebih dari 700 mitra hotel, villa, apartemen, dan resor di lebih dari 90 kota Indonesia.

Industri akomodasi yang bekerja sama ini telah memenuhi 28 poin pemenuhan standar kebersihan dari Kemenparekraf, Kementerian Kesehatan, WHO, serta Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI).

Ilustrasi hotel.shutterstock.com/Pattier_Stock Ilustrasi hotel.

Adapun standar yang diterapkan, seperti mewajibkan pegawai bertugas memakai masker, menjaga jarak fisik, serta penyediaan alat sanitasi yaitu sabun cuci tangan dan hand sanitizer di lokasi publik.

Pengguna dapat melihat panduan protokol tersebut melalui video yang tersedia di aplikasi Traveloka pada menu CleanStay.

CleanXperience

Pengguna kini dapat lebih percaya untuk kembali ke tempat wisata di masa pandemi. Pasalnya, di aplikasi Traveloka dan memilih menu CleanXperience.

pengguna dapat melihat tempat wisata yang bermitra tersebut sudah menerapkan protokol kesehatan.

Pengunjung mencoba wahana permainan saat berwisata di Dufan di Ancol Taman Impian, Jakarta Utara, Sabtu (20/6/2020). Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membuka empat objek wisata di wilayah Ibu Kota pada fase pertama Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi mulai Sabtu ini.KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG Pengunjung mencoba wahana permainan saat berwisata di Dufan di Ancol Taman Impian, Jakarta Utara, Sabtu (20/6/2020). Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membuka empat objek wisata di wilayah Ibu Kota pada fase pertama Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi mulai Sabtu ini.

Ada sekitar 1.000 mitra di 12 industri di antaranya atraksi, kebun binatang, taman wisata, salon, spa kecantikan, olahraga, tur lokal, dan hiburan lainnya di 64 kota.

Baca juga: Pengguna Traveloka Bisa Ubah Jadwal Perjalanan Tanpa Biaya

Mulai Agustus 2020, pengguna dapat mengidentifikasi mitra ini sudah menerapkan protokol era adaptasi kebiasaan baru, misalnya menerapkan pembatasan sosial, petugas memakai peralatan pelindung, pengecekan suhu tubuh, dan lainnya.

Traveloka CleanDining

Terakhir, untuk restoran dan tempat makan, Traveloka mengampanyekan Traveloka CleanDining.

Kampanye itu menjamin pengguna bahwa semua mitra restoran dan tempat makan yang tertera di aplikasi telah menerapkan protokol new normal.

Protokol yang diterapkan, di antaranya penggunaan perlengkapan pelindung diri dalam setiap interaksi, penggunaan alat pengukur suhu nirkontak untuk memantau secara rutin kondisi kesehatan orang di restoran.

Selain itu, pengguna dapat menikmati fitur OrderNow untuk mengakses menu secara online dan memesan makanan langsung melalui aplikasi, dan memilih Cashless Payment guna mengurangi kontak fisik.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X