Wisata Kota Mataram Dibuka, Dilarang Main Layangan di Pantai

Kompas.com - 14/08/2020, 12:58 WIB
Ilustrasi NTB - Islamic Center di Kota Mataram. SHUTTERSTOCK / radityaIlustrasi NTB - Islamic Center di Kota Mataram.

KOMPAS.com – Pemerintah Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), secara resmi membuka kembali pariwisatanya per Jumat (7/8/2020).

Keputusan itu dibenarkan Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar) Kota Mataram H Nizar Denny Cahyadi. Pembukaan diiringi penerapan protokol pencegahan Covid-19 yang ketat.

Satu aturan yang harus dipatuhi wisatawan ternyata adalah larangan bermain layang-layang. Larangan itu merupakan salah satu upaya penerapan protokol pencegahan Covid-19.

“Belum boleh main layang-layang di pantai. Karena ukurannya besar, layangan bisa dimainkan 10–15 orang,” kata Denny kepada Kompas.com, Jumat (14/8/2020).

Baca juga: Mengenal Tempat Persinggahan Api Obor Asian Games di Mataram

Ia melanjutkan, seminggu sebelum pembukaan, pihaknya beserta TNI, Polri, dan beberapa pihak terkait telah melakukan evaluasi dan simulasi penerapan protokol kesehatan.

Dalam evaluasi itu, diperkirakan jika larangan bermain layangan tidak diterapkan, maka dalam satu lokasi jumlah pemain bisa mencapai 150–400 orang.

“Ini yang membuat pemerintah melarang karena lokasi berdekatan. Megang layangan dan benang harus barengan, jadi riskan,” ujar Denny.

Terkait pembukaan tempat wisata, seluruh tempat wisata di Kota Mataram sudah dibuka, termasuk pantai dan kolam renang.

Ilustrasi NTB - Pantai Ampenan di Mataram.https://www.shutterstock.com/g/Mus'ab Ilustrasi NTB - Pantai Ampenan di Mataram.

Untuk pantai, beberapa yang sudah bisa dikunjungi wisatawan, antara lain adalah Pantai Loang Baloq, Mapak Indah, Ampenan, dan Gading.

Protokol kesehatan dan evaluasi

Adapun, seluruh tempat wisata di kota Mataram yang sudah dibuka kembali telah menetapkan serangkaian protokol kesehatan, seperti penyediaan tempat cuci tangan, sabun, dan hand sanitizer.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X