Kompas.com - 14/08/2020, 15:34 WIB

Dilansir CNN Travel, Sabtu (23/11/2013) Profesor Psikologi dari Universitas Michigan David Meyer mengatakan, penerbangan sebagai salah satu tempat terakhir di bumi di mana seseorang dapat melarikan diri dari orang lain yang berbicara di ponsel mereka.

Beberapa ahli juga berharap maskapai penerbangan menjadi akomodasi bagi orang yang mencari ketenangan. Oleh karena itu, banyak orang memilih pesawat untuk mencari keheningan, salah satunya tidak terganggu panggilan telepon.

Tanggapan industri ponsel melihat larangan menggunakan ponsel di pesawat

Diberitakan Kompas.com, Senin (28/8/2017), Australian Mobile Telecommunications Association (AMTA) mengatakan, risiko penggunaan ponsel di pesawat sebenarnya kecil.

Direktur Eksekutif AMTA Chris Althaus menunjukkan anjuran yang sudah dikeluarkan badan tersebut.

"Tidak ada bukti nyata bahwa ponsel bisa memengaruhi sistem di dalam pesawat dari tempat duduk penumpang. Meskipun insiden berulang kali dilaporkan awak pesawat, laporan yang ada tidak mengukuhkan bahwa masalah itu berhubungan dengan ponsel," kata dia.

Baca juga: Mengapa Ponsel Tidak Boleh Digunakan di Pesawat dan Pom Bensin?

Hal itu juga didukung penelitian lain yang dilakukan Boeing (2000) dan Otoritas Penerbangan Federal AS (2012). Tidak bisa membuktikan hubungan ponsel dengan insiden gangguan penerbangan.

Menurut AMTA, pelarangan ponsel ini separuhnya disebabkan oleh industri penerbangan yang tak mau ambil risiko. Kecil kemungkinan bukan berarti tidak akan terjadi sama sekali.

Memang, membiarkan orang yang berada di pesawat melakukan kontak ke berbagai stasiun pemancar di darat bisa menyebabkan masalah pada jaringan telepon di daratan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.