Kompas.com - 14/08/2020, 20:14 WIB

KOMPAS.com – Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, Dieng Culture Fetsival (DCF) akan diselenggarakan secara virtual pada September 2020.

“Dilakukan secara virtual karena Covid-19. Satgas larang kerumunan. DCF pengunjungnya tidak hanya ribuan, mungkin ratusan ribu. Tentu kesiapan Satgas tidak akan mampu untuk mengatur jaga jarak,” kata Ketua DCF Alif Fauzi kepada Kompas.com, Jumat (14/8/2020).

Baca juga: 177.000 Wisatawan Kunjungi Dieng Culture Festival 2019

Alif menuturkan, sejauh ini pihaknya sudah siap untuk menyelenggarakan DCF secara langsung. Namun, hal tersebut harus ditunda dan diubah konsepnya.

Kendati demikian, Alif menegaskan, keseruan DCF virtual tidak akan jauh berbeda dari DCF biasanya.

Hal ini lantaran pihaknya tetap berusaha untuk menampilkan beberapa kegiatan yang sudah melekat pada acara tersebut.

“Jazz Atas Awan masih dalam konsep. Semoga ada teman-teman artis yang tidak harus ke sini, tapi mereka malamnya live bareng dari rumah masing-masing,” ujar Alif.

Baca juga: 3 Tips Melihat Embun Es Saat Suhu Dieng Minus 3 Derajat

Rencananya, pihak DCF akan menyediakan sebuah tampilan agar saat para bintang tamu tampil, mereka terlihat seperti sedang berada di DCF secara langsung.

Sementara itu, bagi para penyanyi lokal, Alif menuturkan bahwa pihaknya berencana untuk menyiarkan penampilan mereka di ruang terbuka.

“(Ide) bikin panggung kecil sempat terbesit untuk para band lokal. Tapi tempatnya belum dapat yang kira-kira tidak undang keramaian. Kalau di lapangan sudah pasti orang-orang akan datang, kita tidak mau ada klaster DCF,” ungkap Alif.

 

Pengunjung melepaskan lampion dalam acara Dieng Culture Festival 2019 di Dieng, Jawa Tengah, Sabtu (3/8/2019). Ribuan pengunjung baik dari sekitar Jawa Tengah maupun kota-kota besar di Indonesia hadir dalam acara DCF 2019.KOMPAS.com/RODERICK ADRIAN MOZES Pengunjung melepaskan lampion dalam acara Dieng Culture Festival 2019 di Dieng, Jawa Tengah, Sabtu (3/8/2019). Ribuan pengunjung baik dari sekitar Jawa Tengah maupun kota-kota besar di Indonesia hadir dalam acara DCF 2019.

Kegiatan lain yang akan disiarkan

Selain Jazz Atas Awan, DCF virtual yang kemungkinan akan berlangsung selama dua hari itu juga akan mengadakan webinar untuk diskusi budaya.

Sementara untuk kegiatan seperti Aksi Dieng Bersih, hal tersebut akan dilakukan secara langsung namun hanya oleh panitia DCF dan Dinas Pariwisata tanpa mengundang masyarakat.

Baca juga: 5 Telaga di Sekitar Dieng, Tempat Acara Dieng Culture Festival

Alif mengatakan, biasanya kegiatan tersebut turut diramaikan oleh relawan dan anak sekolah. Namun kali ini selain pihak-pihak yang telah disebutkan, masyarakat hanya bisa menonton secara virtual.

Kegiatan lain yang akan dilakukan secara langsung namun disiarkan secara virtual adalah ritual adat pencukuran rambut gimbal.

“Kemungkinan dilakukan di salah satu rumah pemangku adat dengan tetap jaga jarak. Biasanya sampai 10–11 anak, mungkin sekarang hanya satu dan maksimal tiga yang kita cukur,” tutur Alif.

Kesenian Kubro Siswo dalam Gelaran Dieng Culture Festival 2019.KOMPAS.com/ANGGARA WIKAN PRASETYA Kesenian Kubro Siswo dalam Gelaran Dieng Culture Festival 2019.
Belum ada tanggal pasti

Saat ini, DCF 2020 masih belum diketahui tanggal berapa akan dilaksanakan secara virtual. Hal ini masih akan didiskusikan hingga akhir pekan nanti.

Namun, nantinya acara tersebut rencananya akan disiarkan melalui seluruh media sosial termasuk Instagram dan YouTube.

Baca juga: Jelang Dieng Culture Festival, Homestay Penuh, Rumah Penduduk Laris

“Cara mengikuti acara akan diinfokan secepatnya. Mereka harus daftar, ada keuntungannya nanti kita sampaikan,” kata Alif.

Bagi yang mendaftarkan diri untuk DCF virtual, Alif mengungkapkan, para peserta rencananya juga bisa membeli berbagai oleh-oleh dari UMKM masyarakat Dieng.

Nantinya, pihak acara tersebut akan menyediakan paket oleh-oleh yang bisa dipesan melalui panitia dan nanti akan dikirim.

Sebelumnya, DCF akan dilangsungkan pada 7 – 9 Agustus 2020. Kendati demikian, acara harus ditunda lantaran pandemi Covid-19 masih berlangsung.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kenang 16 Tahun Gempa Yogya, Bisa Kunjungi Monumen Gempa di Bantul

Kenang 16 Tahun Gempa Yogya, Bisa Kunjungi Monumen Gempa di Bantul

Jalan Jalan
5 Cara Menolong Orang yang Terseret Arus Sungai

5 Cara Menolong Orang yang Terseret Arus Sungai

Travel Update
5 Persiapan Sebelum Berenang di Sungai, Sedia Perlengkapan

5 Persiapan Sebelum Berenang di Sungai, Sedia Perlengkapan

Travel Tips
Pantai Sukamade Banyuwangi, Bisa Lihat Penyu Bertelur pada Malam HariĀ 

Pantai Sukamade Banyuwangi, Bisa Lihat Penyu Bertelur pada Malam HariĀ 

Jalan Jalan
Liburan Dekat dan Mudah, Ini 6 Negara di Asia Tenggara yang Bebas PCR

Liburan Dekat dan Mudah, Ini 6 Negara di Asia Tenggara yang Bebas PCR

Travel Update
Patung Yesus Tertinggi Ketiga di Dunia Ada di Brasil, Buka Tahun 2023

Patung Yesus Tertinggi Ketiga di Dunia Ada di Brasil, Buka Tahun 2023

Travel Update
Jepang Buka Pintu Masuk untuk Grup Turis, Mulai 10 Juni

Jepang Buka Pintu Masuk untuk Grup Turis, Mulai 10 Juni

Travel Update
Daya Tarik Baru Air Terjun Cunca Wulang Labuan Bajo, Ada Sungai Bawah Tanah

Daya Tarik Baru Air Terjun Cunca Wulang Labuan Bajo, Ada Sungai Bawah Tanah

Jalan Jalan
Mengenal Sungai Aare, Sungai Terpanjang di Swiss dari Pegunungan Alpen

Mengenal Sungai Aare, Sungai Terpanjang di Swiss dari Pegunungan Alpen

Travel Update
Camping di Bukit Golo Nawang, Manggarai NTT, Lihat Indahnya Sunrise

Camping di Bukit Golo Nawang, Manggarai NTT, Lihat Indahnya Sunrise

Jalan Jalan
Cara Selamatkan Diri Saat Hanyut di Sungai, Jangan Lawan Arus

Cara Selamatkan Diri Saat Hanyut di Sungai, Jangan Lawan Arus

Travel Tips
7 Kafe di Trawas Mojokerto yang Buka Malam Hari, Bisa buat Nongkrong dan Ngopi

7 Kafe di Trawas Mojokerto yang Buka Malam Hari, Bisa buat Nongkrong dan Ngopi

Travel Promo
Yogyakarta Maksimalkan Wisata Kotabaru, Jalur Skuter Listrik hingga Perawatan Wajah

Yogyakarta Maksimalkan Wisata Kotabaru, Jalur Skuter Listrik hingga Perawatan Wajah

Travel Update
Jalan Raya di Jepang Ini Tak Bisa Dilewati Kendaraan, Ini Sebabnya

Jalan Raya di Jepang Ini Tak Bisa Dilewati Kendaraan, Ini Sebabnya

Travel Update
5 Jembatan Gantung Unik di Pulau Jawa, Suguhkan Pemandangan Indah

5 Jembatan Gantung Unik di Pulau Jawa, Suguhkan Pemandangan Indah

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.