Wisata Sejarah Kemerdekaan RI di Karawang

Kompas.com - 15/08/2020, 11:01 WIB
Rumah sejarah Djiauw Kie Siong di Kecamatan Rengasdengklok, Kabupaten Jawa Barat, Sabtu (19/8/2017). Rumah Djiauw Kie Siong merupakan tempat persinggahan Bung Karno dan Hatta saat dibawa oleh generasi muda pada 16 Agustus 2017. KOMPAS.com / WAHYU ADITYO PRODJORumah sejarah Djiauw Kie Siong di Kecamatan Rengasdengklok, Kabupaten Jawa Barat, Sabtu (19/8/2017). Rumah Djiauw Kie Siong merupakan tempat persinggahan Bung Karno dan Hatta saat dibawa oleh generasi muda pada 16 Agustus 2017.

JAKARTA, KOMPAS.com – Karawang, Jawa Barat memiliki peran tersendiri dalam sejarah proklamasi kemerdekaan Indonesia.

Daerah tersebut memiliki beberapa tempat yang bisa dikunjungi untuk merayakan HUT ke-75 Republik Indonesia pada Senin (17/8/2020).

Tempat pertama yang bisa dikunjungi untuk napak tilas kemerdekaan Indonesia adalah Rumah Djiaw Kie Siong di Rengasdengklok.

Baca juga: 17 Agustus: Mengenang Rumah Petani Tionghoa, Tempat Penyusunan Teks Proklamasi di Rengasdengklok

“Rumah terpencil di pinggir kali. Rumah milik orang Tionghoa ini relatif aman untuk persembunyian,” kata Sejarawan sekaligus pendiri Komunitas Historia Indonesia (KHI) Asep Kambali kepada Kompas.com, Jumat (14/8/2020).

Rumah itu adalah milik seorang petani yang lahir sekitar tahun 1880 di Desa Pacing, Sambo, Karawang bernama Djiauw Kie Siong.

Salah satu sudut Sungai Citarum yang pernah jadi tempat berdirinya Rumah Sejarah Djiauw Kie Siong sebelum dipindahkan sekitar tahun 19657. KOMPAS.com / WAHYU ADITYO PRODJO Salah satu sudut Sungai Citarum yang pernah jadi tempat berdirinya Rumah Sejarah Djiauw Kie Siong sebelum dipindahkan sekitar tahun 19657.

Pada 16 Agustus 1945, Bung Karno, Mohammad Hatta, Fatmawati, dan Guruh Soekarnoputra dijemput para pemuda kelompok Menteng 31 dan dibawa ke sana.

Rumah tersebut dipilih menjadi tempat persinggahan Bung Karno dan lain-lain karena letaknya yang tidak mencolok dan ditutupi pepohonan yang rimbun.

Selama berada di sana, Asep menuturkan bahwa sebagian besar waktu yang dihabiskan oleh Bung Karno dan Mohammad Hatta adalah beristirahat.

Baca juga: Djiauw Kie Siong, Petani Rengasdengklok yang Rumahnya Disinggahi Soekarno Hatta

Saat ini, lokasi rumah milik anggota Pembela Tanah Air (PETA) tersebut sudah tidak lagi tepat di pinggir Sungai Citarum lantaran dipindahkan guna menghindari abrasi.

Kendati demikian, lokasi pemindahan tidak cukup jauh dan hanya sekitar 150 meter dari tempat aslinya. Bahkan, kamar tempat Bung Karno dan Moh. Hatta menginap pun masih terjaga baik.

Idris tengah merapikan bendera di area Monumen Kebulatan Tekad, Rengasdengklok, Karawang, Selasa (13/8/2019)FARIDA Idris tengah merapikan bendera di area Monumen Kebulatan Tekad, Rengasdengklok, Karawang, Selasa (13/8/2019)

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X