Semua Pulau Wisata di Kepulauan Seribu Sudah Buka Kembali

Kompas.com - 16/08/2020, 11:10 WIB
ILUSTRASI - Diving di Kepulauan Seribu, Jakarta Shutterstock/Sonny FahmiharkyILUSTRASI - Diving di Kepulauan Seribu, Jakarta

KOMPAS.com - Libur Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 Republik Indonesia pada Senin (17/8/2020) jadi saat yang dinantikan.

Pasalnya, Sabtu dan Minggu juga merupakan akhir pekan di mana orang biasanya pergi berlibur.

Tak usah jauh-jauh karena masih pandemi Covid-19, kamu masih bisa menikmati liburan jarak dekat. Jika kamu dari Jakarta, salah satu rekomendasinya adalah Kepulauan Seribu.

Kepala Suku Dinas (Kasudin) Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kepulauan Seribu Puji Astuti mengatakan, semua pulau wisata di Kepulauan Seribu sudah buka untuk umum.

Baca juga: Mau Wisata ke Kepulauan Seribu? Ini SOP Keluar Masuknya

"Semua pulau sudah bisa dikunjungi untuk wisatawan," kata Puji melalui pesan singkat kepada Kompas.com, Sabtu (15/8/2020).

Selama masa pandemi, kamu juga bisa menghemat biaya liburan ke Kepulauan Seribu karena Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi DKI Jakarta memberi diskon 50 persen pada kapal motor yang memiliki rute Kali Adem ke Kepulauan Seribu.

"Ada diskon untuk harga tiket kapal Dishub dari Kali Adem, diskonnya 50 persen dari harga normal," terangnya.

Tertarik liburan ke Kepulauan Seribu? Kompas.com telah merangkum pulau-pulau wisata yang biasanya dikunjungi wisatawan di Kepulauan Seribu:

1. Pulau Untung Jawa

Berangkat dari Pelabuhan Kali Adem menuju Pulau Untung Jawa, kamu akan mendapat harga tiket kapal motor Rp 22.000 dari harga normal Rp 44.000.

Jembatan Pengantin di Pulau Untung Jawa, Kepulauan Seribu, yang dibuat berbentuk hati mengelilingi pohon pengantin.Dokumentasi Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR Jembatan Pengantin di Pulau Untung Jawa, Kepulauan Seribu, yang dibuat berbentuk hati mengelilingi pohon pengantin.

Harga itu sudah termasuk peron dan asuransi. Kamu bisa naik kapal dengan zona I.

Sampai di Pulau Untung Jawa, kamu bisa memilih ragam aktivitas wisata yang diinginkan, misalnya bersantai di pantai, snorkeling, diving, hingga bermain banana boat atau jetski.

Baca juga: Libur Weekend, Yuk Coba Wisata ke Kepulauan Seribu

Ada pantai-pantai indah di pulau ini, salah satunya pantai Untung Jawa yang menawarkan pasir pantai dan lautan lepas Kepulauan Seribu berwarna biru.

Kamu juga bisa menginap di sana dengan menyewa salah satu kamar penginapan. Harga penginapan berkisar antara Rp 150.000 hingga Rp 400.000 per malamnya.

2. Pulau Lancang

Berada di rute yang sama dengan Pulau Untung Jawa, kamu juga bisa menjelajahi pulau Lancang.

Warga berhati-hati melewati titian bambu di Jembatan Pelangi, Pulau Lancang, Kepulauan Seribu, Minggu (18/10/2015). Jembatan yang masih dalam proses pembangunan itu nantinya akan dibuat mengitari hutan bakau di bagian barat Pulau Lancang. KOMPAS/AGUS SUSANTO Warga berhati-hati melewati titian bambu di Jembatan Pelangi, Pulau Lancang, Kepulauan Seribu, Minggu (18/10/2015). Jembatan yang masih dalam proses pembangunan itu nantinya akan dibuat mengitari hutan bakau di bagian barat Pulau Lancang.

Secara administratif, pulau Lancang berada di Kelurahan Pulau Pari, Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan, Kabupaten Administratif Kepulauan Seribu, sekitar 11 kilometer (km) dari Jakarta.

Di sana, kamu bisa menikmati aktivitas, seperti memancing, menikmati pemandangan laut, dan menjelajahi Taman Wisata Terpadu Pantai Karang Mangrove Pulau Lancang.

Baca juga: Pulau Lancang, Mencoba Bersolek Menyambut Wisatawan

Dilansir Warta Kota, tempat wisata ini baru saja diresmikan Rabu (22/7/2020). Adapun, wisatawan dapat menikmati perpaduan antara pantai, karang dan hutan mangrove.

Wisatawan juga bisa menikmati hasil laut di pulau ini seperti cumi, rajungan hingga ikan asin untuk kulinernya.

3. Pulau Pari

Pulau ini masih sama rutenya dengan pulau Untung Jawa dan pulau Lancang, yaitu zona I. Ketika sampai di pulau ini, kamu akan disambut pemandangan pasir putih dan perairan jernih.

Salah satu pemandangan di pantai Pulau Pari Kepulauan Seribu.  Setiap tahun ada sekitar 200 ribu wisatawan yang datang ke Pulau Pari. Di sini  ada beragam wisata bahari seperti diving, snorkling, jelajah mangrove dan menanam pohon bakau.Asep Candra/KOMPAS.com Salah satu pemandangan di pantai Pulau Pari Kepulauan Seribu. Setiap tahun ada sekitar 200 ribu wisatawan yang datang ke Pulau Pari. Di sini ada beragam wisata bahari seperti diving, snorkling, jelajah mangrove dan menanam pohon bakau.

Air lautnya pun tidak tinggi dan arusnya ramah. Kamu bisa mengunjungi daya tarik pulau ini yaitu pantai Pasir Perawan, Dermaga Bukit Matahari, dan pantai Pasir Kresek.

Selain berenang, kamu juga bisa menikmati wisata bahari seperti snorkeling melihat terumbu karang indah di bawah laut pulau Pari.

Baca juga: Gugusan Pulau Pari, Pesona yang Perlahan Tergerus

Bersepeda santai juga bisa kamu lakukan di pagi atau sore hari mengelilingi pulau atau menuju pantai Pasir Perawan.

4. Pulau Tidung

Pulau Tidung belakangan dikenal sebagai ikon baru pariwisata Kepulauan Seribu karena daya tarik yang disajikan, antara lain spot selfie.

Tidung Lagoon, resort di Pulau Tidung, Kepulauan Seribu.www.tidunglagoon.com Tidung Lagoon, resort di Pulau Tidung, Kepulauan Seribu.

Jika kamu menginginkan spot foto yang apik, pulau Tidung bisa menjadi pilihannya. Tempat ini memiliki segudang spot foto Instagramable yang kerap jadi incaran wisatawan.

Sampai di sana, kamu bisa langsung menuju spot paling dicari, yaitu Jembatan Cinta yang tidak hanya menghubungkan pulau Tidung Besar dan Kecil, tetapi juga sebagai spot selfie wisatawan.

Baca juga: Bukan Tutup, Pulau Tidung Batasi Kunjungan Wisatawan

Jika ingin berfoto di jembatan itu, kamu bisa datang saat sore. Pemandangan indah matahari terbenam ini tampak begitu estetik dengan latar lautan lepas Kepulauan Seribu.

Kamu juga bisa menginap di Pulau Tidung. Ada salah satu resor yang biasa menjadi tujuan wisatawan, yaitu Tidung Lagoon.

Untuk menuju ke sini, kamu bisa menggunakan kapal motor zona 2 dengan harga Rp 27.000 dari harga normal Rp 54.000.

5. Pulau Pramuka

Kegiatan paling nikmat di Pulau Pramuka adalah diving dan snorkeling. Pulau ini memang dikenal sebagai salah satu spot terbaik melakukan dua kegiatan tersebut di Kepulauan Seribu.

Penyelam di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu.WSDC Penyelam di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu.

Kehidupan bawah laut di sekitar pulau Pramuka, yaitu ikan-ikan cantik dan biota lautnya akan memanjakan mata begitu masuk ke dalam air.

Baca juga: Segudang Wisata Pulau Pramuka

Sekitar pulau Pramuka, kamu juga bisa menemukan pulau lain yang tak kalah indah, seperti pulau Air, pulau Gosong, dan pulau Semak Daun.

Sama seperti rute pulau Tidung, kamu bisa menggunakan zona rute 2 untuk menuju Pulau Pramuka.

6. Pulau Kelapa

Pulau rekomendasi berikutnya di Kepulauan Seribu adalah pulau Kelapa. Pulau ini bisa dikatakan sebagai pulau yang lengkap untuk jelajah pulau dan wisata bawah laut.

Pulau Harapan di pulau Kelapa, Kepulauan Seribu.shutterstock/Adhi Wibowo Pulau Harapan di pulau Kelapa, Kepulauan Seribu.

Kamu bisa menikmati matahari terbit atau terbenam di pulau ini atau pulau di dekatnya, yaitu pulau Bulat.

Selain itu, tentunya kamu bisa menikmati alam bawah laut dengan snorkeling di perairan sekitar pulau Kelapa.

Baca juga: Wisata Pulau Dekat Jakarta, Bisa ke Mana Saja?

Kamu juga bisa menjelajahi pulau di sekitarnya dengan aktivitas hopping island ke pulau Harapan, Pulau Perak, pulau Dolphin, pulau Gosong, dan Pulau Bulat.

Menginap di pulau ini juga bisa, karena ada homestay yang tersedia. Biasanya wisatawan akan mengambil paket wisata dua hari satu malam berwisata di pulau ini.

Jika berangkat dari Pelabuhan Kali Adem, kamu bisa naik kapal motor di zona 2, sama dengan Pulau Tidung dan Pramuka.

7. Pulau Sebira

Jika naik kapal motor dari Pelabuhan Kali Adem untuk menuju pulau Sebira, kamu bisa naik zona 3 dengan tarif Rp 37.000 dari harga normal Rp 74.000.

Mercusuar Noordwachter buatan Belanda tahun 1869 di Pulau Sebira, Kepulauan Seribu, Jakarta, Selasa (8/9/2015). Kondisi Noordwachter atau yang berarti Jaga Utara ini kurang terawat. Besinya tampak berkarat di sana-sini.KOMPAS/LASTI KURNIA Mercusuar Noordwachter buatan Belanda tahun 1869 di Pulau Sebira, Kepulauan Seribu, Jakarta, Selasa (8/9/2015). Kondisi Noordwachter atau yang berarti Jaga Utara ini kurang terawat. Besinya tampak berkarat di sana-sini.

Pulau itu dikenal sebagai pulau paling ujung utara Jakarta. Letaknya sekitar 160 km dari Jakarta.

Saking jauhnya, kamu bisa melihat pulau-pulau wisata lainnya seperti pulau Tidung, pulau Harapan, hingga pulau-pulau tak bernama.

Baca juga: Mercusuar Pulau Sebira, Menara Cahaya di Pelupuk Cakrawala

Menginjakkan kaki di pulau ini, kamu akan disambut oleh mercusuar zaman Hindia Belanda bernama Noord Wachter.

Kamu bisa menaiki tangga-tangga mercusuar ini meski harus berhati-hati karena tangga kayu sudah lapuk termakan usia. Dari atas mercusuar, kamu bisa melihat pemandangan laut dan pulau Sebira yang indah.

Selain itu, tentunya kamu bisa menikmati pemandangan matahari terbenam di pantai pulau ini.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X