Kompas.com - 19/08/2020, 17:15 WIB
Suasana Kirab Pusakadalem di Pura Mangkunegaran, tahun 2019. www.puromangkunegaran.comSuasana Kirab Pusakadalem di Pura Mangkunegaran, tahun 2019.


KOMPAS.com - Malam Satu Suro di Komplek Pura Mangkunegaran, Surakarta, Jawa Tengah tahun ini akan terasa berbeda.

Pasalnya, tidak ada tradisi Kirab Pusakadalem Satu Suro yang biasa diadakan tiap tahun untuk menyambut pergantian Tahun Baru Jawa Jimakir 1954, Kamis (20/8/2020).

Abdi Dalem Pariwisata dan Museum Pura Mangkunegaran, Joko Pramudya mengatakan, peniadaan Kirab Pusakadalem pada Satu Suro tahun ini berkaitan dengan protokol kesehatan Covid-19.

"Kalau masih diadakan kan akan menimbulkan kerumunan masal dan sebagainya. Takutnya nanti kan menimbulkan cluster yang baru. Makanya sesuai dengan Dawuh Dalem (Raja) untuk Pura Mangkunegaran (Kirab Pusaka) tahun ini ditiadakan, kaitannya dengan Covid-19," kata Joko saat dihubungi Kompas.com, Rabu (19/8/2020).

Baca juga: Patuhi Imbauan Pemerintah, Keraton Yogyakarta Tiadakan Tradisi Mubeng Beteng di Malam 1 Suro

Adapun informasi mengenai ditiadakannya Kirab Pusakadalem, sudah dilakukan melalui beragam media seperti spanduk dan media sosial milik Pura Mangkunegaran.

Untuk informasi di spanduk telah dipasang di tiga pintu gerbang Puro Mangkunegaran. Hal ini untuk memberikan informasi kepada masyarakat dan wisatawan bahwa Kirab Pusaka ditiadakan.

Sementara itu, untuk kegiatan lainnya yang masih dalam rangka menyambut pergantian Tahun Baru Islam, tetap diadakan, misalnya Semakan Alquran.

"Kegiatan lain kayak seperti Semakan Alquran yang ada di masjid Al Wustho Mangkunegaran tetap diselenggarakan. Kemudian kaitannya nanti untuk Satu Suro yaitu Jamasan Pusaka atau siraman pusaka itu juga tetap dilakukan tapi tertutup. Dari dulu tertutup, tidak boleh dilihat umum," jelasnya.

 

Warga antusias berebut udik-udik dari Sri Paduka Mangkunagoro IX, pada momen Kirab Pusakadalem di Puro Mangkunegaran, tahun 2019.www.puromangkunegaran.com Warga antusias berebut udik-udik dari Sri Paduka Mangkunagoro IX, pada momen Kirab Pusakadalem di Puro Mangkunegaran, tahun 2019.

Ia menambahkan, untuk Satu Suro ini, wisatawan tidak bisa melihat rangkaian acara yang berlangsung.

Beberapa area di Pura Mangkunegaran juga disterilkan, salah satunya area Pamedan. Hal tersebut, kata dia, untuk mencegah kerumunan orang atau wisatawan.

Baca juga: 7 Perayaan Sambut Tahun Baru Islam di Nusantara, Kirab Pusaka hingga Ziarah di Gunung Lawu

Kondisi seperti ini diakui Joko sangat berbeda dengan tahun lalu. Biasanya, Pura Mangkunegaran pada saat Satu Suro selalu ramai oleh wisatawan maupun masyarakat lokal.

"Wah iya Kirab Pusaka itu selalu ramai, karena sifatnya kan bisa dipertontonkan untuk umum. Kita gak hitung banyaknya berapa, tapi kira-kira ada ribuan orang yang nonton itu," tuturnya.

 

Keluarga Dalem Puro Mangkunegaran mengikuti Kirab Pusaka 1 Suro, tahun 2019.www.puromangkunegaran.com Keluarga Dalem Puro Mangkunegaran mengikuti Kirab Pusaka 1 Suro, tahun 2019.

Ketika Kirab Pusaka berlangsung, wisatawan dan masyarakat lokal akan otomatis mengikuti barisan paling belakang para Abdi Dalem Pura Mangkunegaran.

Namun, wisatawan atau masyarakat juga bisa ikut serta dalam Kirab Pusaka ini, dengan cara mendaftar terlebih dahulu ke Pura Mangkunegaran.

Tak hanya Pura Mangkunegaran, Kraton Surakarta dan Kraton Yogyakarta beserta Pura Pakualaman juga tahun ini tidak mengadakan Kirab Pusaka, Rabu (19/8/2020) malam.

Hal tersebut untuk mendukung pencegahan penyebaran Covid-19 dengan cara menghindari rangkaian acara yang bisa menimbulkan kerumunan orang.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X