Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Portugal Buka Kembali Pariwisata dengan Stempel Clean & Safe

Kompas.com - 21/08/2020, 20:08 WIB
Nabilla Ramadhian,
Anggara Wikan Prasetya

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Wisatawan dari sejumlah negara non-Uni Eropa (UE) kini dapat berlibur di Portugal setelah berlakunya peraturan lalu lintas udara awal Agustus 2020.

Mengutip Schengenvisainfo.com, Selasa (18/8/2020), wisatawan dari Kanada, Australia, Korea Selatan, China, dan beberapa negara lain dengan situasi epidemiologi yang positif kini bisa masuk ke Portugal untuk berwisata dan rekreasi.

Guna memastikan jika turis tidak berisiko terinfeksi Covid-19, pemerintah Portugal memperkenalkan stempel Clean & Safe.

Stempel tersebut menegaskan bahwa hotel, mobil rental, dan restoran mematuhi protokol kesehatan nasional.

Baca juga: Eropa Buka Perbatasan untuk Beberapa Negara, Indonesia Belum Diizinkan

Wisatawan bisa melihat apakah hotel, restoran, dan akomodasi wisatawan lainnya telah disertifikasi oleh pemerintah.

Situs resmi stempel Clean & Safe menyatakan bahwa tujuan pemberian stempel adalah menciptakan kesadaran agen wisata tentang perlunya mengadopsi langkah dan prosedur kesehatan serta kebersihan untuk menjamin kesehatan karyawan dan pelanggan.

Tujuan lain adalah untuk merangsang kembalinya aktivitas pariwisata nasional dan internasional, memperkuat rasa percaya terhadap Portugal sebagai destinasi pariwisata.

Negara pertama yang terima sertifikasi dari WTTC

Adanya stempel Clean & Safe milik Portugal membuatnya menjadi negara Eropa pertama yang menerima sertifikasi Safe Travels dari World Travel & Tourism Council (WTTC).

Ilustrasi Portugal - Cabo da Roca.SHUTTERSTOCK Ilustrasi Portugal - Cabo da Roca.

Guna menghidupi industri pariwisata lebih lanjut, Portugal juga meluncurkan skema asuransi perjalanan baru bagi wisatawan internasional pada awal Agustus 2020.

Skema tersebut akan mencakup biaya medis, bedah, rumah sakit, dan farmasi di seluruh Portugal.

“Tujuannya adalah untuk menjamin siapa saja yang berkunjung ke Portugal bahwa mereka bisa melancong ke seluruh negeri dengan aman dan percaya diri,” ungkap oranisasi yang mempromosikan skema tersebut RNA Seguros de Assistencia.

Wisatawan dari negara lain bisa bekrunjung

Sebanyak 12 negara yang warganya diizinkan untuk memasuki Portugal wajib menunjukkan hasil negatif tes Covid-19 yang diambil dalam 72 jam terakhir.

Adapun, negara-negara yang dimaksud adalah Australia, Kanada, China, Korea Selatan, Georgia, Jepang, Maroko, Selandia Baru, Rwanda, Thailand, Tunisia, dan Uruguay.

Perbatasan Portugal juga dibuka bagi seluruh warga UE, negara-negara Schengen, dan Britania Raya.

Pelancong yang datang dari negara-negara lain dapat mengunjungi Portugal hanya untuk tujuan esensial seperti bekerja, belajar, reuni keluarga, atau alasan kesehatan dan kemanusiaan.

Baca juga: Pemulihan Pariwisata Uni Eropa Akibat Pandemi Covid-19 Diprediksi Lama

Peluang tersebut digunakan khusus untuk warga negara berbahasa Portugis dan Amerika.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Bali Jadi Tuan Rumah Acara UN Tourism tentang Pemberdayaan Perempuan

Bali Jadi Tuan Rumah Acara UN Tourism tentang Pemberdayaan Perempuan

Travel Update
Hari Kartini, Pelita Air Luncurkan Penerbangan dengan Pilot dan Awak Kabin Perempuan

Hari Kartini, Pelita Air Luncurkan Penerbangan dengan Pilot dan Awak Kabin Perempuan

Travel Update
Usung Konsep Eco Friendly, Hotel Qubika Bakal Beroperasi Jelang HUT Kemerdekaan RI di IKN

Usung Konsep Eco Friendly, Hotel Qubika Bakal Beroperasi Jelang HUT Kemerdekaan RI di IKN

Hotel Story
Ada Women Half Marathon 2024 di TMII Pekan Ini, Pesertanya dari 14 Negara

Ada Women Half Marathon 2024 di TMII Pekan Ini, Pesertanya dari 14 Negara

Travel Update
5 Tempat Wisata di Tangerang yang Bersejarah, Ada Pintu Air dan Makam

5 Tempat Wisata di Tangerang yang Bersejarah, Ada Pintu Air dan Makam

Jalan Jalan
Dampak Rupiah Melemah pada Pariwisata Indonesia, Tiket Pesawat Mahal

Dampak Rupiah Melemah pada Pariwisata Indonesia, Tiket Pesawat Mahal

Travel Update
4 Tempat Wisata di Rumpin Bogor Jawa Barat, Ada Curug dan Taman

4 Tempat Wisata di Rumpin Bogor Jawa Barat, Ada Curug dan Taman

Jalan Jalan
Rusa Jadi Ancaman di Beberapa Negara Bagian AS, Tewaskan Ratusan Orang

Rusa Jadi Ancaman di Beberapa Negara Bagian AS, Tewaskan Ratusan Orang

Travel Update
5 Rekomendasi Playground Indoor di Surabaya untuk Isi Liburan Anak

5 Rekomendasi Playground Indoor di Surabaya untuk Isi Liburan Anak

Jalan Jalan
Pilot dan Pramugari Ternyata Tidur pada Penerbangan Jarak Jauh

Pilot dan Pramugari Ternyata Tidur pada Penerbangan Jarak Jauh

Travel Update
Desa Wisata Tabek Patah: Sejarah dan Daya Tarik

Desa Wisata Tabek Patah: Sejarah dan Daya Tarik

Jalan Jalan
Komodo Travel Mart Digelar Juni 2024, Ajang Promosi NTT ke Kancah Dunia

Komodo Travel Mart Digelar Juni 2024, Ajang Promosi NTT ke Kancah Dunia

Travel Update
Tips Pilih Makanan yang Cocok untuk Penerbangan Panjang

Tips Pilih Makanan yang Cocok untuk Penerbangan Panjang

Travel Tips
Harapan Pariwisata Hijau Indonesia pada Hari Bumi 2024 dan Realisasinya

Harapan Pariwisata Hijau Indonesia pada Hari Bumi 2024 dan Realisasinya

Travel Update
5 Tips Menulis Tanda Pengenal Koper yang Aman dan Tepat

5 Tips Menulis Tanda Pengenal Koper yang Aman dan Tepat

Travel Tips
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com