Pemesanan Perjalanan Kapal Pesiar untuk 2021 Alami Lonjakan

Kompas.com - 21/08/2020, 21:45 WIB
Ilustrasi kapal pesiar MSC Cruises. shutterstock.com/lazyllamaIlustrasi kapal pesiar MSC Cruises.

KOMPAS.com – Meski ada pandemi Covid-19, perusahaan pelayanan dan jaringan agensi menuturkan bahwa pemesanan perjalanan kapal pesiar untuk 2021 mengalami lonjakan.

Melansir Travel Pulse, Minggu (16/8/2020), hal tersebut menjadi secercah harapan bagi industri untuk segera pulih.

Dalam sebuah pembaruan bisnis beberapa minggu terakhir, perusahaan kapal pesiar Royal Caribbean Group dan Norwegian Cruise Line Holdings (NCLH) Ltd menuturkan bahwa pemesanan untuk 2021 berada dalam rentan bersejarah.

Bahkan, Presiden dan CEO NCLH Frank Del Rio mengatakan bahwa dia terkejut dengan tingginya pemesanan.

Baca juga: Keren! Kapal Pesiar Dirancang bak Vila Modern, Anti-badai dan Ombak

“Melihat situasi global saat ini dan ketidakpastian, kami terdorong dengan volume pemesanan untuk 2021,” kata CFO Royal Caribbean Jason Liberty melalui sebuah panggilan telepon, dikutip dari Travel Pulse.

Ia melanjutkan, pemesanan rata-rata lebih dari dua kali lipat yang terlihat selama delapan minggu pertama penangguhan kapal pesiar secara global

Ilustrasi kapal pesiar Holland America Line.shutterstock.com/BjoernWylezich Ilustrasi kapal pesiar Holland America Line.

Menurut dia, fenomena itu sangat luar biasa karena terjadi saat aktivitas pemasaran terbatas, bahkan hampir tidak ada.

Royal Caribbean Group sendiri mengoperasikan Royal Caribbean International, Celebrity Cruises, Azamara, dan Silversea.

Perusahaan tersebut menyatakan, sekitar 60 persen pemesanan merupakan pemesanan baru dan bukan pemesanan dengan kredit pelayaran di masa depan yang diberikan kepada pelancong yang pelayarannya dibatalkan.

NCLH mengatakan, per 3 Agustus 2020, sekitar 60 persen tamu meminta pengembalian uang tunai.

Baca juga: Kisah Kapal Pesiar Terakhir di Laut saat Pandemi Corona

 

Sebagian besar kapal pesiar menawarkan kredit kapal pesiar masa depan premium (FCC). Seringkali, penawaran juga termasuk tambahan 25 persen di atas jumlah yang dibayarkan.

Pemesanan baru dan bukan pemesanan kembali

Optimisme itu dirasakan oleh para eksekutif agen perjalanan penjualan perjalanan kapal pesiar. Mereka mengatakan bahwa banyak pemesanan tidak hanya pemesanan ulang menggunakan kredit kapal pesiar.

“Kami secara ketat terus melacak angka kami. Satu dari lima pemesanan berasal dari FCC, artinya empat dari lima pemesanan adalah baru,” ujar CEO dan Founder Cruise Planners Michelle Fee.

Ilustrasi kapal pesiar. Dok. Shutterstock Ilustrasi kapal pesiar.

“Ini semakin memperkuat hubungan erat yang dimiliki oleh para penasihat perjalanan Cruise Planners dengan klien mereka,” lanjutnya.

Senior Vice President dan General Manager Dream Vacations, CruiseOne, dan Cruises Inc. Drew Daly mengatakan, perusahaan-perusahaan melihat momentum yang solid untuk pemesanan 2021 secara keseluruhan dibanding periode yang sama tahun lalu.

Hal senada juga dinyatakan Daly bahwa sekitar 60 persen pemesanan merupakan pemesanan baru dan tidak berasal dari FCC.

Asal pemesanan baru

Del Rio mengatakan, asal pemesanan baru tersebut datang dari basis pelanggan yang sangat setia dari Norwegian Cruise Line, Regent Seven Sea Cruises, dan Oceania Cruises.

Sementara itu, Presiden dan CEO Royal Caribbean International Michael Bayley, mengatakan, dia melihat tanggapan yang besar dari kesetiaan pelanggan dan kekuatan khusus dalam pemesanan untuk musim panas 2021.

Pemesanan kemungkinan berasal dari orang-orang yang harus membatalkan perjalanan kapal pesiar musim panas mereka tahun ini.

Baca juga: Di Rumah Aja! 9 Cara Rasakan Kehidupan ala Kapal Pesiar

“Jika melihat pemesanan kami pada kuartal 2021, banyak sekali aktivitas saat kami memasuki musim panas," ujar Bayley dalam sebuah panggilan konferensi pada Senin (10/8/2020).

Dirinya merasa banyak orang yang telah membatalkan musim panas tahun ini. Mereka memutuskan bahwa tidak akan ada liburan musim panas yang besar. 

Ilustrasi kapal pesiar Holland America Line.shutterstock.com/ml12nan Ilustrasi kapal pesiar Holland America Line.

Bayley melanjutkan, orang-orang pasti ingin liburan tahun depan. Dia berharap bahwa pihaknya akan melihat lonjakan pada 2021 karena orang-orang ingin pergi berlibur.

“Tentunya saat melihat pemesanan kami untuk musim panas 2021, musim panas nampaknya cukup populer,” ungkap Bayley.

Fee juga menuturkan bahwa Cruise Planners melihat adanya tren perjalanan musim panas serupa seperti yang telah disebutkan Bayley dengan Eropa dan Alaska menjadi destinasi utama pada 2021.

Hotel kapal pesiar

Cruising Specialist European Waterways menuturkan, pihaknya mengalami bisnis yang pesat untuk 2020 dan diprediksi akan lebih pesat pada tahun depan.

Pemesanan di muka untuk perjalanan 2021 saat ini mengalami kenaikan 170 persen dibandingkan musim lalu.

Ilustrasi kapal pesiar - Hotel kapal pesiar atau hotel barge.SHUTTERSTOCK / ALANMORRIS Ilustrasi kapal pesiar - Hotel kapal pesiar atau hotel barge.

Kenaikan tersebut termasuk lebih dari 90 persen warga Amerika yang menjadwal ulang perjalanannya untuk tahun depan setelah perjalanan kapal pesiar mereka dibatalkan akibat pembatasan perbatasan pemerintah.

“Di masa jaga jarak, hotel kapal pesiar (hotel barge) merupakan tempat yang tepat. Kami mengarungi kanal dan jalur air yang indah melalui perdesaan yang masih alami di area yang tidak terlalu berpenduduk,” kata Managing Director European Waterways Derek Banks.

Ia melanjutkan, sebagian besar perahu hanya mengangkut 6–12 tamu saja yang membuat jaga jarak menjadi lebih mudah.

Baca juga: Apa yang Terjadi dengan Kapal Pesiar di Tengah Pandemi Virus Corona?

Jika diperlukan, kunjungan eksklusif dan tur pribadi bisa dilakukan dalam waktu yang tidak terlalu ramai.

“Keluarga dan kelompok kecil sering memesan seluruh kapal untuk mereka sendiri,” ujar Banks.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X