Jalur Pendakian Gunung Lawu via Cemoro Sewu Tutup Sementara, Ada Apa?

Kompas.com - 24/08/2020, 18:10 WIB
Pemandangan yang Tersaji dari Pos IV Gunung Lawu via Cemara Sewu. KOMPAS.com/ANGGARA WIKAN PRASETYAPemandangan yang Tersaji dari Pos IV Gunung Lawu via Cemara Sewu.

 

Pihak Perhutani, jelasnya, telah mengurangi waktu operasional dari sebelumnya 24 jam, kini sampai pukul 19.00 WIB.

"Sebelum Covid-19 itu kan gak ada batasan tutup kapan, tapi setelah Covid-19 ini jadinya ditutup sampai pukul 7 malam. Biasanya jam 6 sudah ditutup tapi kita antisipasi karena ada saja pendaki yang baru turun setelah jam 6," jelasnya.

Baca juga: Seorang Pendaki Asal Wonogiri Dilaporkan Tewas di Gunung Lawu

Sebelumnya, seorang pendaki bernama Angga yang merupakan warga Wonogiri, Jawa Tengah dilaporkan meninggal dunia saat melakukan pendakian di Gunung Lawu via Cemoro Sewu, Minggu (23/8/2020).

Pendaki ini dilaporkan mulai naik ke puncak Lawu pada Sabtu (22/8/2020) pukul 17.30 WIB. Pada Minggu dini hari, survivor merasakan tubuhnya kedinginan saat sedang berada di bawah Pos 2.

Pukul 02.00 WIB survivor sampai Pos 2 dan bersama temannya mendirikan tenda. Satu jam setelahnya, dua orang teman survivor turun ke basecamp Cemoro Sewu dan melapor bahwa temannya tengah kritis.

Pukul 06.00 WIB, survivor tersebut dilaporkan telah meninggal dunia.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengembangan Wisata di Kawasan Konservasi, KLHK: Menuju Pariwisata Berkualitas

Pengembangan Wisata di Kawasan Konservasi, KLHK: Menuju Pariwisata Berkualitas

Whats Hot
9 Kebijakan dalam Pengembangan Wisata Petualangan di Kawasan Konservasi

9 Kebijakan dalam Pengembangan Wisata Petualangan di Kawasan Konservasi

Whats Hot
Wisata di Kawasan Konservasi, Ini 4 Hal yang Perlu Diperhatikan

Wisata di Kawasan Konservasi, Ini 4 Hal yang Perlu Diperhatikan

Travel Tips
Daftar Lengkap TN, TWA, dan Suaka Margasatwa di Indonesia

Daftar Lengkap TN, TWA, dan Suaka Margasatwa di Indonesia

Jalan Jalan
Wisatawan ke Gunungkidul yang Tak Bawa Hasil Rapid Tes Antigen Diminta Pulang

Wisatawan ke Gunungkidul yang Tak Bawa Hasil Rapid Tes Antigen Diminta Pulang

Whats Hot
Indonesia Punya 556 Kawasan Konservasi, Mana yang Boleh Dikunjungi?

Indonesia Punya 556 Kawasan Konservasi, Mana yang Boleh Dikunjungi?

Jalan Jalan
Selama PTKM DIY, Kunjungan Wisatawan ke Bantul Turun 50 Persen

Selama PTKM DIY, Kunjungan Wisatawan ke Bantul Turun 50 Persen

Whats Hot
Promo Harga Tiket Masuk Sea World Januari 2021, Mulai dari Rp 115.000

Promo Harga Tiket Masuk Sea World Januari 2021, Mulai dari Rp 115.000

Promo Diskon
Air Terjun Tumpak Sewu Aman Dikunjungi meski Gunung Semeru Keluarkan Awan Panas Guguran

Air Terjun Tumpak Sewu Aman Dikunjungi meski Gunung Semeru Keluarkan Awan Panas Guguran

Whats Hot
Qatar Airways Pensiunkan Setengah Armada Pesawat A380

Qatar Airways Pensiunkan Setengah Armada Pesawat A380

Whats Hot
Homestay Desa Wisata Gerupuk, Penginapan Terjangkau Saat MotoGP Mandalika

Homestay Desa Wisata Gerupuk, Penginapan Terjangkau Saat MotoGP Mandalika

Whats Hot
3 Rental Campervan di Yogyakarta untuk Sensasi Camping yang Beda

3 Rental Campervan di Yogyakarta untuk Sensasi Camping yang Beda

Jalan Jalan
Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko Tetap Buka Zona 2 Selama PPKM

Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko Tetap Buka Zona 2 Selama PPKM

Whats Hot
BPCB Yogyakarta Tutup Obyek Wisata Cagar Budaya Selama PPKM

BPCB Yogyakarta Tutup Obyek Wisata Cagar Budaya Selama PPKM

Whats Hot
Aturan ke Bali Saat PPKM, Catat Sebelum Berangkat

Aturan ke Bali Saat PPKM, Catat Sebelum Berangkat

Travel Tips
komentar di artikel lainnya
Close Ads X