Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Wisata Malioboro Menggeliat, Ada 18.375 Kunjungan Wisatawan saat Libur Panjang

Kompas.com - 25/08/2020, 07:54 WIB
Kahfi Dirga Cahya

Penulis

KOMPAS.com - Pariwisata Yogayarkarta, khususnya di daerah Malioboro mulai menggeliat.

Dilansir dari Tribun Jogja, sedikitnya 18.375 wisatawan memadati kawasan Malioboro, sepanjang long weekend pada 20-23 Agustus 2020.

Kepala Unit Pelaksana Tugas (UPT) Malioboro, Ekwanto merinci, pada Kamis (20/8/20) di terdapat 4.781 kunjungan.

Baca juga: Rute Sepeda di Yogyakarta, Jelajah Kampung hingga Belajar Batik

Kemudian, pada Jumat (21/8/2020), jumlah wisatawan di Malioboro turun , menjadi 3.772 kunjungam. Lalu pada Sabtu (22/8/2020), meningkat menjadi 5.149 orang kunjungan.

Terakhir, pada Minggu (23/8/2020) yang jadi penutup long weekend tahun baru Islam, menurun ke angka 4.673 kunjungan.

"Dari belasan ribu pengunjung itu, banyak yang dari luar kota, seperti Bandung, Jakarta, Solo, Pekalongan, dan lain sebagainya. Rata-rata memang rombongan keluarga ya, pakai mobil pribadi," ujarnya, Senin (24/8/20).

Baca juga: Mau Jalan-jalan di Malioboro? Simak Panduan Protokol Kesehatannya

Daerah favorit

Ekwanto pun mengungkapkan, Zona 2 khususnya di depan Malioboro Mall, masih menjadi primadona bagi wisatawan.

Alhasil, pihaknya pun berulangkali harus mengingatkan pengunjung yang sudah terlalu lama di situ untuk beranjak dan beralih ke zona-zona berikutnya.

Perlu diketahui, selama pandemi Covid-19, Jalan Melioboro telah dibagi dalam 5 zona. Zona 1 dimulai dari Grand Inna-Malioboro Mall; Zona 2 dari Malioboro Mall-Mutiara.

Kemudian Zona 3 dari Halte Transjogja 2-Suryatmajan; Zona 4 dari Suryatmajan-Pabringan, dan Zona 5 Pabringan-Titik Nol Kilometer.

"Zona 2 sempat melebihi kapasitas waktu malam Minggu. Bahkan, kami harus menahan satu rombongan, karena kita pantau, kok sudah terlalu penuh. Akhirnya, mereka harus menunggu dulu, sekitar setengah jam," ucapnya.

Baca juga: Mulai Maret 2020 Malioboro Bebas Rokok, Ini Alasannya

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Rental Mobil Jadi Pendukung Pariwisata DIY, Ini Cara Pemilik Cegah Praktik Penggelapan

Rental Mobil Jadi Pendukung Pariwisata DIY, Ini Cara Pemilik Cegah Praktik Penggelapan

Travel Update
Wisata Tanaman Aglaonema Park Terbesar di Indonesia Ada di Kabupaten Sleman

Wisata Tanaman Aglaonema Park Terbesar di Indonesia Ada di Kabupaten Sleman

Travel Update
4 Tips Lihat Video Mapping di Kota Tua pada HUT ke-497 Jakarta, Awas Copet

4 Tips Lihat Video Mapping di Kota Tua pada HUT ke-497 Jakarta, Awas Copet

Travel Tips
Pengalaman ke Istana Daendels di Jakarta, seperti Labirin yang Megah

Pengalaman ke Istana Daendels di Jakarta, seperti Labirin yang Megah

Jalan Jalan
Kota Tua Dipadati Pengunjung Jelang Video Mapping HUT ke-497 Jakarta

Kota Tua Dipadati Pengunjung Jelang Video Mapping HUT ke-497 Jakarta

Travel Update
Mengenang Karya Benyamin Sueb Lewat Pameran Biang Kerok di Museum Kebangkitan Nasional

Mengenang Karya Benyamin Sueb Lewat Pameran Biang Kerok di Museum Kebangkitan Nasional

Travel Update
Bromo Kebakaran Lagi, Kali Ini di Kawasan Gunung Batok

Bromo Kebakaran Lagi, Kali Ini di Kawasan Gunung Batok

Travel Update
Sejarah Gedung AA Maramis di Jakarta, Dikenal sebagai Istana Daendels

Sejarah Gedung AA Maramis di Jakarta, Dikenal sebagai Istana Daendels

Jalan Jalan
Munich Jadi Kota Paling Nyaman untuk Berjalan Kaki di Dunia

Munich Jadi Kota Paling Nyaman untuk Berjalan Kaki di Dunia

Jalan Jalan
Acara Seru pada HUT Ke-497 Jakarta, Pertunjukan Cahaya hingga Seni Budaya Betawi

Acara Seru pada HUT Ke-497 Jakarta, Pertunjukan Cahaya hingga Seni Budaya Betawi

Travel Update
4 Wisata di Jember Dekat Stasiun, Ada Kampoeng Batja

4 Wisata di Jember Dekat Stasiun, Ada Kampoeng Batja

Jalan Jalan
Rute Menuju ke Nusantara Edupark Madiun

Rute Menuju ke Nusantara Edupark Madiun

Jalan Jalan
9 Wisata Keluarga di Sentul, Kunjungi Saat Berlibur

9 Wisata Keluarga di Sentul, Kunjungi Saat Berlibur

Jalan Jalan
Harga Tiket Masuk di Nusantara Edupark Madiun

Harga Tiket Masuk di Nusantara Edupark Madiun

Jalan Jalan
5 Kota di Dunia yang Tidak Ramah Pejalan Kaki, Ada dari Asia Tenggara

5 Kota di Dunia yang Tidak Ramah Pejalan Kaki, Ada dari Asia Tenggara

Jalan Jalan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com