Wisata Malioboro Menggeliat, Ada 18.375 Kunjungan Wisatawan saat Libur Panjang

Kompas.com - 25/08/2020, 07:54 WIB
Foto dirilis Rabu (22/7/2020), memperlihatkan petugas Jogoboro memeriksa suhu tubuh pengunjung di Jalan Malioboro, DI Yogyakarta. Pihak pengelola dan penyedia jasa wisata di Yogyakarta mencoba kembali bangkit dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19 secara ketat dan melakukan simulasi untuk membiasakan tatanan era adaptasi kebiasaan baru. ANTARA FOTO/HENDRA NURDIYANSYAHFoto dirilis Rabu (22/7/2020), memperlihatkan petugas Jogoboro memeriksa suhu tubuh pengunjung di Jalan Malioboro, DI Yogyakarta. Pihak pengelola dan penyedia jasa wisata di Yogyakarta mencoba kembali bangkit dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19 secara ketat dan melakukan simulasi untuk membiasakan tatanan era adaptasi kebiasaan baru.

KOMPAS.com - Pariwisata Yogayarkarta, khususnya di daerah Malioboro mulai menggeliat.

Dilansir dari Tribun Jogja, sedikitnya 18.375 wisatawan memadati kawasan Malioboro, sepanjang long weekend pada 20-23 Agustus 2020.

Kepala Unit Pelaksana Tugas (UPT) Malioboro, Ekwanto merinci, pada Kamis (20/8/20) di terdapat 4.781 kunjungan.

Baca juga: Rute Sepeda di Yogyakarta, Jelajah Kampung hingga Belajar Batik

Kemudian, pada Jumat (21/8/2020), jumlah wisatawan di Malioboro turun , menjadi 3.772 kunjungam. Lalu pada Sabtu (22/8/2020), meningkat menjadi 5.149 orang kunjungan.

Terakhir, pada Minggu (23/8/2020) yang jadi penutup long weekend tahun baru Islam, menurun ke angka 4.673 kunjungan.

"Dari belasan ribu pengunjung itu, banyak yang dari luar kota, seperti Bandung, Jakarta, Solo, Pekalongan, dan lain sebagainya. Rata-rata memang rombongan keluarga ya, pakai mobil pribadi," ujarnya, Senin (24/8/20).

Baca juga: Mau Jalan-jalan di Malioboro? Simak Panduan Protokol Kesehatannya

Daerah favorit

Ekwanto pun mengungkapkan, Zona 2 khususnya di depan Malioboro Mall, masih menjadi primadona bagi wisatawan.

Alhasil, pihaknya pun berulangkali harus mengingatkan pengunjung yang sudah terlalu lama di situ untuk beranjak dan beralih ke zona-zona berikutnya.

Perlu diketahui, selama pandemi Covid-19, Jalan Melioboro telah dibagi dalam 5 zona. Zona 1 dimulai dari Grand Inna-Malioboro Mall; Zona 2 dari Malioboro Mall-Mutiara.

Kemudian Zona 3 dari Halte Transjogja 2-Suryatmajan; Zona 4 dari Suryatmajan-Pabringan, dan Zona 5 Pabringan-Titik Nol Kilometer.

"Zona 2 sempat melebihi kapasitas waktu malam Minggu. Bahkan, kami harus menahan satu rombongan, karena kita pantau, kok sudah terlalu penuh. Akhirnya, mereka harus menunggu dulu, sekitar setengah jam," ucapnya.

Baca juga: Mulai Maret 2020 Malioboro Bebas Rokok, Ini Alasannya

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X