Kompas.com - 25/08/2020, 09:20 WIB
Ilustrasi hotel DragonImagesIlustrasi hotel

KOMPAS.com – Beberapa bulan belakangan, sejumlah hotel di Indonesia sudah mulai beroperasi kembali setelah adanya pelonggaran pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

Guna memulai kembali arus kas yang sempat terhenti lantaran operasional harus dihentikan, beberapa hotel menjual voucer menginap dengan periode fleksibel.

Lantas, bagaimana pandangan asosiasi perhotelan di Bali dan Yogyakarta terhadap penjualan voucer menginap di hotel dengan periode yang fleksibel?

“(Penjualan voucer menginap di hotel) cukup lumayan. 30 persen telah laku, dan ada yang memberikan periode menginap sampai Desember 2021,” kata Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) BPD DIY Yogyakarta Deddy Pranowo saat dihubungi Kompas.com, Rabu (19/8/2020).

Baca juga: Voucher Menginap di Hotel Laku Keras Selama Pandemi

Senada dengan Deddy, Wakil Ketua Indonesian Hotel General Manager Association (IHGMA) Bali I Made Ramia Adnyana menuturkan hal yang sama.

Penjualan voucer menginap di hotel area Kuta dan Nusa Dua lebih banyak dibandingkan area lain. Penjualan voucer mencapai 30 persen.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Di luar area itu kurang laku, kurang dari 30 persen. Mayoritas periode menginap sampai 20 Desember 2021,” ujar Made kepada Kompas.com, Jumat (21/8/2020).

Ilustrasi hotelSHUTTERSTOCK Ilustrasi hotel

Untuk periode menginap, sebanyak 70 persen voucer menginap di hotel Yogyakarta sudah dipakai untuk tahun 2020.

Sementara di Bali, Made mengungkapkan bahwa voucer menginap lebih banyak akan dipakai untuk tahun depan. Namun, ada juga yang sudah dan akan dipakai tahun ini.

“Untuk tahun ini pada hari biasa. Kemungkinan untuk kerja dari hotel,” kata Made.

Banyak diminati wisatawan luar daerah

Deddy mengatakan, 80 persen pembelian voucer menginap di hotel-hotel Yogyakarta dilakukan para tamu dari luar daerah.

Sementara itu, untuk voucer menginap di Bali, Made menuturkan bahwa penjualan lebih banyak diborong masyarakat dari Jakarta.

“Dari Jakarta kebanyakan yang laku dari government, corporate, asosiasi. (Selain Jakarta) ada Surabaya, Bandung, dan beberapa kota lain, seperti Medan dan Makassar,” imbuh dia.

Efektif untuk menutupi biaya operasional

Penjualan voucer menginap dengan periode yang fleksibel, menurut Made, dirasa efektif karena hotel mendapat pemasukan untuk biaya operasional.

“Bisa menutupi biaya pengeluaran, sehingga bisa dipakai untuk operasional. Ada yang mungkin tidak terlalu laku, tetapi tetap bisa membantu setengahnya,” kata Made.

Sementara itu, Deddy mengatakan bahwa meski penjualan voucer merupakan langkah yang tepat untuk mengurangi kerugian selama efektif, upaya itu dirasa belum terlalu efektif dalam menutupi biaya operasional.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Taman Langit Malang, Wisata Spot Foto Kekinian Berlatar Gunung Banyak

Taman Langit Malang, Wisata Spot Foto Kekinian Berlatar Gunung Banyak

Jalan Jalan
4 Galeri Seni Amsterdam, Kota Digelarnya Belanda Vs Ukraina Euro 2020

4 Galeri Seni Amsterdam, Kota Digelarnya Belanda Vs Ukraina Euro 2020

Jalan Jalan
5 Bangunan Sejarah Bucharest, Lokasi Tanding Austria Vs Makedonia Utara Euro 2020

5 Bangunan Sejarah Bucharest, Lokasi Tanding Austria Vs Makedonia Utara Euro 2020

Jalan Jalan
Pandemi, PNBP Kawasan Bromo dan Semeru Turun Drastis Jadi Rp 6 M

Pandemi, PNBP Kawasan Bromo dan Semeru Turun Drastis Jadi Rp 6 M

Travel Update
Kampung Mandar Fish Market Festival, Tempat Berburu Ikan di Banyuwangi

Kampung Mandar Fish Market Festival, Tempat Berburu Ikan di Banyuwangi

Jalan Jalan
5 Objek Wisata di London, Tempat Laga Inggris Vs Kroasia di Euro 2020

5 Objek Wisata di London, Tempat Laga Inggris Vs Kroasia di Euro 2020

Jalan Jalan
Apa itu Paspor Vaksin Uni Eropa? Ini Penjelasannya

Apa itu Paspor Vaksin Uni Eropa? Ini Penjelasannya

Travel Update
5 Fakta Stadion Wembley, Tempat Laga Inggris Vs Kroasia di Euro 2020

5 Fakta Stadion Wembley, Tempat Laga Inggris Vs Kroasia di Euro 2020

Travel Update
2 Paket Wisata Bali Masuk Daftar Terbaik Sedunia 2020 Versi TripAdvisor

2 Paket Wisata Bali Masuk Daftar Terbaik Sedunia 2020 Versi TripAdvisor

Travel Update
5 Fakta Menarik Kota Baku, Tempat Tanding Wales Vs Swiss di Euro 2020

5 Fakta Menarik Kota Baku, Tempat Tanding Wales Vs Swiss di Euro 2020

Travel Update
8 Tips Naik Pesawat Selama PPKM Mikro, Jangan Lupa Minta Cap!

8 Tips Naik Pesawat Selama PPKM Mikro, Jangan Lupa Minta Cap!

Travel Tips
Yadna Kasada 2021, Wisata Gunung Bromo Tutup 24-26 Juni 2021

Yadna Kasada 2021, Wisata Gunung Bromo Tutup 24-26 Juni 2021

Travel Update
Aturan Naik Pesawat Saat PPKM Mikro Lebih Banyak, Menyesal Sudah Beli Tiket?

Aturan Naik Pesawat Saat PPKM Mikro Lebih Banyak, Menyesal Sudah Beli Tiket?

Jalan Jalan
5 Fakta Menarik Roma, Kota Digelarnya Laga Pembuka Euro 2020

5 Fakta Menarik Roma, Kota Digelarnya Laga Pembuka Euro 2020

Travel Update
Pengalaman Naik Pesawat Saat PPKM Mikro, Pemeriksaan Berkas Secepat Kilat

Pengalaman Naik Pesawat Saat PPKM Mikro, Pemeriksaan Berkas Secepat Kilat

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X