Kompas.com - 25/08/2020, 14:02 WIB
Taman Nasional Gunung Gede Pangrango KOMPAS.com/FIRMAN TAUFIQURRAHMANTaman Nasional Gunung Gede Pangrango

KOMPAS.com - Gunung Gede Pangrango kembali dibuka untuk aktivitas pendakian mulai Selasa (25/8/2020) setelah sebelumnya tutup akibat pandemi Covid-19.

Para pendaki yang ingin mendaki, wajib untuk melakukan registrasi online dengan mengunjungi situs resmi TNGGP di www.gedepangrango.org.

Sebelum memulai pendakian, kamu juga wajib sudah menyiapkan beberapa protokol kesehatan seperti masker, hand sanitizer, dan tentunya perlengkapan pendakian standar.

Jika sudah lengkap, kamu juga wajib tahu mana saja jalur pendakian Gunung Gede Pangrango.

Baca juga: 2 Jalur Pendakian Gunung Prau Ini Masih Buka, Ini Panduannya

Ada 3 jalur resmi pendakian Gunung Gede Pangrango, yakni jalur Cibodas, jalur Gunung Putri, dan jalur Selabintana.

Berikut Kompas.com rangkum panduan dan informasi seputar tiga jalur pendakian tersebut:

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

1. Jalur Cibodas

Jalur pendakian Gunung Gede Pangrango via Cibodas merupakan jalur yang paling sering dilalui para pendaki.

Kemah para pendaki di kawasan savana Suryakancana, Gunung Gede Pangrango, Jawa Barat. Pihak pengelola menutup kawasan konservasi itu dari aktivitas pendakian umum selama tiga bulan terhitung 31 Desember hingga akhir Maret 2020.KOMPAS.COM/FIRMAN TAUFIQURRAHMAN Kemah para pendaki di kawasan savana Suryakancana, Gunung Gede Pangrango, Jawa Barat. Pihak pengelola menutup kawasan konservasi itu dari aktivitas pendakian umum selama tiga bulan terhitung 31 Desember hingga akhir Maret 2020.

Terdapat beberapa pos peristirahatan di jalur pendakian via Cibodas. Pos-pos tersebut juga beratap dan bermanfaat untuk tempat berteduh para pendaki.

Awal pendakian, kamu akan menyusuri jalan setapak berbatu. Kawasan hutan tropis yang lebat juga akan menjadi pemandanganmu sepanjang awal perjalanan.

Pemandangan alam yang eksotis dan indah ini menjadi daya tarik tersendiri bagi pendaki yang memilih jalur ini.

Baca juga: Ini Syarat Mendaki Gunung Gede Pangrango Lewat Rute Selabintana

Mulai dari telaga biru, rawa gayonggong, hingga air terjun Panca Weuleuh, semua akan tersaji ketika kamu melewati Pos Kandang Batu.

Pendaki yang melalui jalur Cibodas biasanya akan mendirikan tenda di Kandang Badak sebelum lanjut summit atau menuju puncak sekitar pukul 03.00 WIB.

Sampai di puncak, kamu akan dimanjakan dengan pemandangan indah empat kawah yang masih aktif yaitu Kawah Ratu, Kawah Wadon, Kawah Lanang, dan Kawah Baru.

Jalur pendakian via Cibodas memakan waktu sekitar 7-10 jam untuk sampai puncak.

2. Jalur Gunung Putri

Jalur berikutnya yang biasa dipilih pendaki adalah jalur Gunung Putri. Trek yang akan dilalui pendaki di sini lebih sulit daripada Cibodas.

Pemandangan gunung Gede dan gunung Pangrango dari Cibodas,Cianjur, Jawa Barat.Firmansyah/Volunteer Panthera@ Pemandangan gunung Gede dan gunung Pangrango dari Cibodas,Cianjur, Jawa Barat.

Medan terjal dan trek curam akan menjadi makanan para pendaki di jalur ini. Kamu akan merasakannya ketika melalui kawasan hutan tropis, sekitar Tanah Merah dan sekitar Lawang Seketeng.

Baca juga: Panduan Mendaki Gunung Gede Pangrango saat Musim Hujan

Pos Jaga Gunung merupakan titik awal pendakian. Setelah itu, pendaki akan lanjut menuju trek melewati hutan pinus yang dikelola KPH Perhutani Cianjur.

Jalur Gunung Putri memiliki estimasi waktu lebih cepat untuk sampai puncak yaitu 6-8 jam.

3. Jalur Selabintana Sukabumi

Jalur pendakian resmi yang terakhir yaitu jalur Selabintana di Sukabumi. Jalur ini merupakan jalur terpanjang menuju puncak Gunung Gede Pangrango.

Peserta Nanjak Bareng Pesona Gurilaps melintas jalan tembok menuju jalur pendakian di pintu masuk TNGGP Resort Selabintana, Sukabumi, Jawa Barat, Sabtu (27/7/2019).KOMPAS.com/BUDIYANTO Peserta Nanjak Bareng Pesona Gurilaps melintas jalan tembok menuju jalur pendakian di pintu masuk TNGGP Resort Selabintana, Sukabumi, Jawa Barat, Sabtu (27/7/2019).

Namun, bagi kamu yang belum paham, pemula dan belum mengetahui informasi seputar jalur ini, disarankan untuk tidak melaluinya karena medan yang menantang.

Pendaki akan menemui pacet, sejenis lintah yang bisa mengisap darah dari tubuhmu. Biasanya kaki para pendaki akan dipenuhi pacet ketika mendaki di jalur ini.

Menyusuri sungai dan hutan juga menjadi makanan selama pendakian di jalur Selabintana. Bagi kamu penyuka tantangan, jalur ini bisa menjadi pilihan yang tepat.

Adapun, estimasi waktunya untuk sampai puncak sekitar 9-12 jam.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jam Buka dan Harga Tiket Masuk Wisata Puncak Kuik Ponorogo

Jam Buka dan Harga Tiket Masuk Wisata Puncak Kuik Ponorogo

Travel Tips
Festival Kota Cerutu Jember, Momen Kenalkan Kekayaan Wisata

Festival Kota Cerutu Jember, Momen Kenalkan Kekayaan Wisata

Travel Promo
Wisata Puncak Kuik, Salah Satu Atap Ponorogo yang Memesona

Wisata Puncak Kuik, Salah Satu Atap Ponorogo yang Memesona

Jalan Jalan
Jangan Lakukan 3 Hal Ini di Polandia, Bisa Datangkan Nasib Buruk

Jangan Lakukan 3 Hal Ini di Polandia, Bisa Datangkan Nasib Buruk

Jalan Jalan
6 Fakta Menarik Polandia, Punya Kosakata yang Sama dengan Indonesia

6 Fakta Menarik Polandia, Punya Kosakata yang Sama dengan Indonesia

Jalan Jalan
Intip Mewahnya Vila Lokasi Syuting Film 'House of Gucci' di Italia

Intip Mewahnya Vila Lokasi Syuting Film "House of Gucci" di Italia

Jalan Jalan
Bandara Adisutjipto Yogyakarta Kembali Buka Rute Yogyakarta-Bali

Bandara Adisutjipto Yogyakarta Kembali Buka Rute Yogyakarta-Bali

Travel Update
Citilink Jadi Maskapai Pertama yang Terbang Komersial ke Bandara Ngloram Blora

Citilink Jadi Maskapai Pertama yang Terbang Komersial ke Bandara Ngloram Blora

Travel Update
Slowakia Lockdown karena Ada Lonjakan Kasus Covid-19

Slowakia Lockdown karena Ada Lonjakan Kasus Covid-19

Travel Update
Negara-negara di Eropa Lockdown Lagi, Penjualan Paket Wisata Tak Terpengaruh

Negara-negara di Eropa Lockdown Lagi, Penjualan Paket Wisata Tak Terpengaruh

Travel Update
Kapal Pesiar Masih Dilarang Berlayar ke Hawaii hingga 2022

Kapal Pesiar Masih Dilarang Berlayar ke Hawaii hingga 2022

Travel Update
Desa Ara di Bulukumba Sulsel Bakal Punya Wisata Kapal Phinisi

Desa Ara di Bulukumba Sulsel Bakal Punya Wisata Kapal Phinisi

Travel Update
Polres Semarang Bentuk Satgas Jalur Wisata Saat Nataru, Antisipasi Lonjakan Pengunjung

Polres Semarang Bentuk Satgas Jalur Wisata Saat Nataru, Antisipasi Lonjakan Pengunjung

Travel Update
Wow! Ubud Jadi Kota Ke-4 Terbaik Sedunia, Kalahkan Kyoto dan Tokyo

Wow! Ubud Jadi Kota Ke-4 Terbaik Sedunia, Kalahkan Kyoto dan Tokyo

BrandzView
Per 1 Desember 2021, WNI Bisa Terbang Langsung ke Arab Saudi Tanpa Karantina 14 Hari di Negara Ketiga

Per 1 Desember 2021, WNI Bisa Terbang Langsung ke Arab Saudi Tanpa Karantina 14 Hari di Negara Ketiga

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.