Kompas.com - 27/08/2020, 10:10 WIB
Kawasan Pantai Senggigi, Nusa Tenggara Barat. Dok. Shutterstock/ Imran Putra SasakKawasan Pantai Senggigi, Nusa Tenggara Barat.

KOMPAS.com – Sejumlah jasa pariwisata di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) sudah dibuka kembali secara bertahap sejak 27 Juni 2020.

Adapun jasa pariwisata yang dimaksud termasuk hotel, restoran, dan tempat wisata. Sebelum beroperasi kembali, terdapat syarat utama yang harus dipenuhi.

“Kesiapan jasa layanan dengan standar protokol kesehatan Cleanliness, Health, Safety, and Environment (CHSE). Kita sudah bagikan daftar pemeriksaan (apa yang harus sudah siap),” kata Kepala Dinas Pariwisata NTB Lalu Moh Faozal kepada Kompas.com, Rabu (26/8/2020).

Baca juga: Pesona Pantai Senggigi, Bisa Lihat Gunung Agung di Bali dari Lombok

Jika pegiat industri pariwisata terkait sudah menerapkan seluruh standarisasi dan protokol kesehatan aman Covid-19 dalam daftar tersebut, Faozal menuturkan pihaknya akan melakukan pemeriksaan.

Pemeriksaan tersebut juga meliputi seberapa siap sumber daya manusia dalam jasa pariwisata yang ditawarkan untuk memberi layanan yang sesuai dengan protokol kesehatan.

“Misal sudah punya standar operasional prosedur (SOP) untuk pengunjung, properti sudah memiliki fasilitas thermo gun atau tempat cuci tangan,” ujar Faozal.

Baca juga: Cerita Penumpang Terbang ke Lombok, Rogoh Kocek Rp 3 Juta Lebih

Sejauh ini, Faozal mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengeluarkan sebanyak 128 sertifikasi CHSE termasuk di tiga Gili yakni Gili Trawangan, Gili Meno, dan Gili Air, serta kawasan wisata Senggigi.

Salah satu protokol kesehatan di tiga Gili adalah adanya pos pemeriksaan kelengkapan berkas di Dermaga Bangsal.

“Kita cek hasil tes PCR untuk yang dari luar NTB. Untuk yang dari Lombok tidak kita syaratkan karena aturan memang memberi keluasan pada pengunjung dari Lombok,” tutur Faozal.

Baca juga: Simak, Syarat Terbaru Wisata ke Lombok

SOP untuk melakukan MICE

Saat ini, Faozal menuturkan bahwa pihaknya hanya mempersiapkan SOP kegiatan pariwisata untuk dibagikan kepada para pegiat industri pariwisata untuk memulai kembali operasionalnya.

Kendati demikian, SOP tersebut belum mencakup kegiatan pertemuan, insentif, konferensi, dan pameran (MICE).

“SOP MICE masih belum selesai,” pungkas Faozal.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Catat, Ide Staycation di Kota Bandung Saat Libur Lebaran 2021

Catat, Ide Staycation di Kota Bandung Saat Libur Lebaran 2021

Itinerary
Uni Emirat Arab Catat Okupansi Hotel Tertinggi Kedua di Dunia 2020

Uni Emirat Arab Catat Okupansi Hotel Tertinggi Kedua di Dunia 2020

Travel Update
Yunani akan Cabut Aturan Karantina untuk Turis Asing, Indonesia Masuk?

Yunani akan Cabut Aturan Karantina untuk Turis Asing, Indonesia Masuk?

Travel Update
Kabar Gembira, Taman Hiburan di Coney Island AS Buka Lagi

Kabar Gembira, Taman Hiburan di Coney Island AS Buka Lagi

Travel Update
Dana Hibah Pariwisata 2021 akan Diperluas untuk Biro Perjalanan Wisata

Dana Hibah Pariwisata 2021 akan Diperluas untuk Biro Perjalanan Wisata

Travel Update
Saat Ramadhan, Masjidil Haram dan Kakbah Diberi Parfum 10 Kali Sehari

Saat Ramadhan, Masjidil Haram dan Kakbah Diberi Parfum 10 Kali Sehari

Travel Update
Raja Salman Izinkan Shalat Tarawih di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi

Raja Salman Izinkan Shalat Tarawih di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi

Travel Update
Mudik Dilarang, Kunjungan Wisata ke Bantul dan Gunungkidul Saat Lebaran Diprediksi Anjlok

Mudik Dilarang, Kunjungan Wisata ke Bantul dan Gunungkidul Saat Lebaran Diprediksi Anjlok

Travel Update
Brasil Bangun Patung Yesus, Lebih Tinggi dari Rio de Janeiro

Brasil Bangun Patung Yesus, Lebih Tinggi dari Rio de Janeiro

Travel Update
Bulan Puasa, Candi Borobudur dan Prambanan Tawarkan Paket Ngabuburit

Bulan Puasa, Candi Borobudur dan Prambanan Tawarkan Paket Ngabuburit

Travel Update
Ngabuburit, 4 Festival di Korea yang Bisa Disaksikan Online

Ngabuburit, 4 Festival di Korea yang Bisa Disaksikan Online

Jalan Jalan
Parade Lentera Tahunan di Korea Selatan Batal Akibat Covid-19

Parade Lentera Tahunan di Korea Selatan Batal Akibat Covid-19

Travel Update
5 Wisata Instagramable Garut, Pas untuk Libur AKhir Pekan

5 Wisata Instagramable Garut, Pas untuk Libur AKhir Pekan

Jalan Jalan
6 Tips Wisata di Bali saat Kuningan, Cari Kenalan Orang Bali

6 Tips Wisata di Bali saat Kuningan, Cari Kenalan Orang Bali

Travel Tips
Restoran di Jakarta Sambut Buka Bersama di Tengah Pandemi Covid-19

Restoran di Jakarta Sambut Buka Bersama di Tengah Pandemi Covid-19

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X