Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Jumlah Pengunjung Malioboro Berangsur Normal Seperti Sebelum Pandemi

Kompas.com - 29/08/2020, 17:50 WIB
Wisang Seto Pangaribowo,
Anggara Wikan Prasetya

Tim Redaksi

YOGYAKARTA, KOMPAS.COM - Jumlah wisatawan yang berkunjung ke Malioboro hampir mendekati normal seperti sebelum masa pandemi covid-19.

Meski demikian, jumlah thermogun yang dimiliki unit pelaksana teknis (UPT) Malioboro tinggal 3 buah.

Kepala UPT Malioboro Ekwanto mengatakan, sekarang jumlah wisatawan tiap harinya yang berkunjung ke Malioboro sudah mencapai 2.000 pengunjung.

"Hari biasa rata-rata 2.000 kurang sedikit. Sudah mulai beranjak normal, tetapi dibagi ke beberapa zona," kata dia saat ditemui wartawan di Malioboro, Jumat (28/8/2020).

Baca juga: Wisata Malioboro Menggeliat, Ada 18.375 Kunjungan Wisatawan saat Libur Panjang

Naiknya jumlah wisatawan tidak dibarengi ketersediaan thermogun yang disiapkan untuk mengukur suhu tubuh wisatawan di setiap pintu masuk Malioboro.

"Thermogun sempat rusak. Delapan unit harus diperbaiki, tetapi tiga hari setelahnya rusak lagi, sekarang tinggal 3," imbuh Ekwanto.

Pihaknya pun menginginkan agar alat pengukur suhu tubuh menggunakan sebuah layar yang diletakkan di sisi utara maupun selatan Malioboro.

"Kalau mau beli yang model layar, kami kesulitan di ruang terbuka. Kalau hujan gimana? Ini ruang terbuka, ya gimana susah," ujar dia.

Suasana Malioboro pada akhir libur panjang, Senin (17/8/2020)Kompas.com/Wisang Seto Pangaribowo Suasana Malioboro pada akhir libur panjang, Senin (17/8/2020)

Untuk menambah thermogun yang ada saat ini, UPT Malioboro harus melakukan pengadaan terlebih dahulu karena harus dengan mekanisme anggaran, sehingga tidak bisa langsung asal membeli.

"Kami proses pengusulan pengadaan dari maret sampai sekarang. 25 thermogun enggak mampu, rusak," kata Ekwanto ungkapnya.

Adapun, saat ini sudah 90 persen dari jumlah pedagang telah membuka lapaknya di sekitar Malioboro, mengingat saat ini jumlah pengunjung telah berangsur-angsur normal.

Akibatnya, petugas Jogoboro harus bekerja ekstra keras mengingatkan pengunjung untuk menerapkan protokol kesehatan dan mengimbau mereka agar tidak membuang sampah sembarangan.

Baca juga: Kata Sultan HB X soal Melonjaknya Jumlah Pengunjung Malioboro

"Sudah diberi tulisan imbauan, ettapi tetap banyak pelanggar. Sekali tempo kami bersihkan," ujar Ekwanto.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Kasus Covid-19 di Singapura Naik, Tidak ada Larangan Wisata ke Indonesia

Kasus Covid-19 di Singapura Naik, Tidak ada Larangan Wisata ke Indonesia

Travel Update
Museum Kebangkitan Nasional, Saksi Bisu Semangat Pelajar STOVIA

Museum Kebangkitan Nasional, Saksi Bisu Semangat Pelajar STOVIA

Travel Update
World Water Forum 2024 Diharapkan Dorong Percepatan Target Wisatawan 2024

World Water Forum 2024 Diharapkan Dorong Percepatan Target Wisatawan 2024

Travel Update
Tebing di Bali Dikeruk untuk Bangun Hotel, Sandiaga: Dihentikan Sementara

Tebing di Bali Dikeruk untuk Bangun Hotel, Sandiaga: Dihentikan Sementara

Travel Update
Garuda Indonesia dan Singapore Airlines Kerja Sama untuk Program Frequent Flyer

Garuda Indonesia dan Singapore Airlines Kerja Sama untuk Program Frequent Flyer

Travel Update
5 Alasan Pantai Sanglen di Gunungkidul Wajib Dikunjungi

5 Alasan Pantai Sanglen di Gunungkidul Wajib Dikunjungi

Jalan Jalan
Pantai Lakey, Surga Wisata Terbengkalai di Kabupaten Dompu

Pantai Lakey, Surga Wisata Terbengkalai di Kabupaten Dompu

Travel Update
Bali yang Pas untuk Pencinta Liburan Slow Travel

Bali yang Pas untuk Pencinta Liburan Slow Travel

Travel Tips
Turis Asing Beri Ulasan Negatif Palsu ke Restoran di Thailand, Berakhir Ditangkap

Turis Asing Beri Ulasan Negatif Palsu ke Restoran di Thailand, Berakhir Ditangkap

Travel Update
19 Larangan dalam Pendakian Gunung Lawu via Cemara Kandang, Patuhi demi Keselamatan

19 Larangan dalam Pendakian Gunung Lawu via Cemara Kandang, Patuhi demi Keselamatan

Travel Update
Harga Tiket Camping di Silancur Highland, Alternatif Penginapan Murah

Harga Tiket Camping di Silancur Highland, Alternatif Penginapan Murah

Travel Update
Harga Tiket dan Jam Buka Terkini Silancur Highland di Magelang

Harga Tiket dan Jam Buka Terkini Silancur Highland di Magelang

Travel Update
Awas Celaka! Ini Larangan di Waterpark...

Awas Celaka! Ini Larangan di Waterpark...

Travel Tips
BOB Downhill 2024, Perpaduan Adrenalin dan Pesona Borobudur Highland

BOB Downhill 2024, Perpaduan Adrenalin dan Pesona Borobudur Highland

Travel Update
Terraz Waterpark Tanjung Batu: Harga Tiket, Lokasi, dan Jam Buka

Terraz Waterpark Tanjung Batu: Harga Tiket, Lokasi, dan Jam Buka

Jalan Jalan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com