Kompas.com - 31/08/2020, 18:20 WIB
Wisatawan menikmati keindahan kawasan wisata Geopark Gunung Batur di Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Bali, Rabu (4/10/2017). Banyak wisatawan yang berkunjung ke kawasan tersebut merupakan wisatawan yang mengurungkan niatnya ke Gunung Agung di Karangasem. KOMPAS/BAHANA PATRIA GUPTAWisatawan menikmati keindahan kawasan wisata Geopark Gunung Batur di Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Bali, Rabu (4/10/2017). Banyak wisatawan yang berkunjung ke kawasan tersebut merupakan wisatawan yang mengurungkan niatnya ke Gunung Agung di Karangasem.


KOMPAS.com - Pariwisata Bali belum seramai seperti sebelum pandemin Covid-19. Kondisi Bali yang sepi tersebut diungkapkan sejumlah wisatawan nusantara (wisnus) yang sudah berwisata ke Bali di era pandemi, khususnya ketika Bali dibuka 31 Juli 2020.

Kondisi Bali yang sepi ini juga lantaran wisatawan mancanegara (wisman) yang belum bisa datang. Seperti diketahui, pulau Dewata ini merupakan salah satu destinasi favorit wisman di Indonesia.

Kondisi Bali yang sepi saat ini, seolah-olah mengingatkan kondisi pariwisata Bali di era 1970-an.

Baca juga: Bali Sepi seperti Era 1970-an, Bagaimana Wisata di Bali Saat Itu?

Menurut Ketua Asita Bali, Ketut Ardana, pada saat itu, pariwisata Bali baru mulai menggeliat dengan ditandai datangnya wisman asal Australia dan beberapa negara Eropa lainnya.

"(Saat itu) sepi, (karena) pariwisata baru mulai menggeliat tahun itu," kata Ketut saat dihubungi Kompas.com, Senin (31/8/2020).

Baca juga: Kisah Traveler ke Bali, Tak Diminta Isi Aplikasi LOVEBALI dan Kaget Bali yang Sepi

Ia pun sempat merasakan membawa rombongan wisman asal Australia melalui jalur darat pada era tersebut.

Ia membawa rombongan wisman ke beberapa tempat wisata seperti Kintamani, Besakih, Sangeh, Tanah Lot, Museum Bali, dan Museum Lukisan Ubud.

Tertarik menjajal nostalgia wisata di Bali seperti era 1970-an, berikut Kompas.com rangkum tempat wisatanya.

Jangan lupa untuk memakai kostum pakaian ala 70-an agar liburan nostalgiamu semakin terasa.

Pemandangan Gunung Batur di Kintamani, Bali. Ilustrasi Shutterstock Pemandangan Gunung Batur di Kintamani, Bali.

  • Kintamani

Bali tak melulu menawarkan keindahan pantainya. Wisatawan yang berwisata ke Bali, sejak era 1970-an, sudah tak asing mendengar nama daerah Kintamani.

Lokasi ini terletak di dataran tinggi Bali yang tentunya, menawarkan keindahan alam pegunungan disertai udara dingin.

Kintamani berada di ketinggian sekitar 1.500 mdpl dan berjarak sekitar 2 jam perjalanan dari Kota Denpasar.

Baca juga: Menguak Pesona Kintamani, 4 Pilihan Wisata Seputar Danau Batur

Kamu bisa merasakan pariwisata Bali di era 1970-an yang masih sepi dengan mengunjungi Kintamani misalnya ke Penelokan.

Tempat ini menawarkan keindahan alam dan suasana tenang Bali. Udara dingin dan daya tarik berupa pemandangan gunung Batur serta danaunya, menjadi perpaduan istimewa yang tak bisa kamu lupakan.

Wisatawan Australia dan beberapa negara Eropa lainnya di era 1970-an, menurut Ketut, memilih tempat yang tenang untuk berwisata, salah satunya Kintamani.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

6 Wisata di Bogor Tengah, Pas Dikunjungi Saat Libur Lebaran

6 Wisata di Bogor Tengah, Pas Dikunjungi Saat Libur Lebaran

Itinerary
Catat, Ide Staycation di Kota Bandung Saat Libur Lebaran 2021

Catat, Ide Staycation di Kota Bandung Saat Libur Lebaran 2021

Itinerary
Uni Emirat Arab Catat Okupansi Hotel Tertinggi Kedua di Dunia 2020

Uni Emirat Arab Catat Okupansi Hotel Tertinggi Kedua di Dunia 2020

Travel Update
Yunani akan Cabut Aturan Karantina untuk Turis Asing, Indonesia Masuk?

Yunani akan Cabut Aturan Karantina untuk Turis Asing, Indonesia Masuk?

Travel Update
Kabar Gembira, Taman Hiburan di Coney Island AS Buka Lagi

Kabar Gembira, Taman Hiburan di Coney Island AS Buka Lagi

Travel Update
Dana Hibah Pariwisata 2021 akan Diperluas untuk Biro Perjalanan Wisata

Dana Hibah Pariwisata 2021 akan Diperluas untuk Biro Perjalanan Wisata

Travel Update
Saat Ramadhan, Masjidil Haram dan Kakbah Diberi Parfum 10 Kali Sehari

Saat Ramadhan, Masjidil Haram dan Kakbah Diberi Parfum 10 Kali Sehari

Travel Update
Raja Salman Izinkan Shalat Tarawih di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi

Raja Salman Izinkan Shalat Tarawih di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi

Travel Update
Mudik Dilarang, Kunjungan Wisata ke Bantul dan Gunungkidul Saat Lebaran Diprediksi Anjlok

Mudik Dilarang, Kunjungan Wisata ke Bantul dan Gunungkidul Saat Lebaran Diprediksi Anjlok

Travel Update
Brasil Bangun Patung Yesus, Lebih Tinggi dari Rio de Janeiro

Brasil Bangun Patung Yesus, Lebih Tinggi dari Rio de Janeiro

Travel Update
Bulan Puasa, Candi Borobudur dan Prambanan Tawarkan Paket Ngabuburit

Bulan Puasa, Candi Borobudur dan Prambanan Tawarkan Paket Ngabuburit

Travel Update
Ngabuburit, 4 Festival di Korea yang Bisa Disaksikan Online

Ngabuburit, 4 Festival di Korea yang Bisa Disaksikan Online

Jalan Jalan
Parade Lentera Tahunan di Korea Selatan Batal Akibat Covid-19

Parade Lentera Tahunan di Korea Selatan Batal Akibat Covid-19

Travel Update
5 Wisata Instagramable Garut, Pas untuk Libur AKhir Pekan

5 Wisata Instagramable Garut, Pas untuk Libur AKhir Pekan

Jalan Jalan
6 Tips Wisata di Bali saat Kuningan, Cari Kenalan Orang Bali

6 Tips Wisata di Bali saat Kuningan, Cari Kenalan Orang Bali

Travel Tips
komentar di artikel lainnya
Close Ads X