Kompas.com - 01/09/2020, 09:10 WIB
Desa Mas di Ubud, Bali. https://disparda.baliprov.go.id/Desa Mas di Ubud, Bali.

 

Desa Mas

Desa berikutnya yang sering dikunjungi wisatawan mancanegara adalah Desa Mas. Desa ini terletak di Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali.

Desa Mas sudah lama dikenal wisman maupun nusantara sejak tahun 1930-an. Daya tariknya adalah kerajinan pahat yang dihasilkan dari masyarakat desa.

Baca juga: 4 Desa Wisata Indonesia Mendunia, Yuk Simak Aktivitas Seru di Sana

Melihat situs resmi Dinas Pariwisata Provinsi Bali, sebagian besar penduduk Desa Mas memang menggantungkan hidupnya menjadi pemahat kayu di samping berladang atau bertani.

Desa wisata ini berbasis kerajinan tangan, seni budaya, dan alam persawahan yang masih asri dan menjadi daya tarik wisatawan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Adapun ketiga hal tersebut yaitu kerajinan tangan, seni budaya dan alam persawahan merupakan aktualisasi dari konsep kehidupan manusia Bali "Tri Hita Karana" artinya kehidupan harmonis antara manusia dengan Tuhan, manusia dengan manusia, dan manusia dengan alam lingkungan.

Desa Budakeling

Bagi wisatawan mancanegara, desa Budakeling sudah begitu dikenal sejak era 1970-an. Namun, bagi wisatawan nusantara masih asing mendengar kata Desa Budakeling.

Desa ini banyak dikunjungi wisman karena merupakan desa penghasil kerajinan perak, selain Desa Celuk.

Desa ini terletak sekitar 7 kilometer sebelah utara Kota Amlapura, Kabupaten Karangasem. Untuk menuju ke sini, dari Kota Denpasar dapat ditempuh perjalanan sekitar 2 jam.

Sebagai salah satu desa berkonsep desa wisata, masyarakat desa juga menyediakan satu sampai dua kamar tidur bagi wisatawan yang ingin menginap.

Ketika wisman berkunjung ke sini, biasanya akan diajak ke pasar tradisional desa hingga berbelanja dan memasak di rumah warga.

Wisman juga akan diajak trekking menyusuri wilayah pedesaan dan melihat aktivitas penduduk. Sementara untuk wisnus biasa, akan berkunjung ke Candidasa, Amed, Taman Ujung dan Tirtagangga.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Festival Indonesia Hidden Heritage Week, Upaya Memajukan Wisata Sejarah Indonesia

Festival Indonesia Hidden Heritage Week, Upaya Memajukan Wisata Sejarah Indonesia

Travel Update
Itinerary 1 Hari di Wonogiri, Bisa Nikmati Suasana ala Bali

Itinerary 1 Hari di Wonogiri, Bisa Nikmati Suasana ala Bali

Itinerary
5 Tempat Wisata di Sekitar Candramaya Pool and Resort Klaten

5 Tempat Wisata di Sekitar Candramaya Pool and Resort Klaten

Jalan Jalan
Sepeda Motor Tidak Kena Aturan Ganjil Genap di Tempat Wisata Gunungkidul

Sepeda Motor Tidak Kena Aturan Ganjil Genap di Tempat Wisata Gunungkidul

Travel Update
Rute dan Harga Tiket Masuk Candramaya Pool and Resort Klaten

Rute dan Harga Tiket Masuk Candramaya Pool and Resort Klaten

Jalan Jalan
7 Tips Wisata ke Candramaya Pool and Resort Klaten, Reservasi dari Jauh Hari

7 Tips Wisata ke Candramaya Pool and Resort Klaten, Reservasi dari Jauh Hari

Travel Tips
Mengintip Pesona Desa Penglipuran di Bali, Desa Terbersih Ketiga di Dunia

Mengintip Pesona Desa Penglipuran di Bali, Desa Terbersih Ketiga di Dunia

BrandzView
Anak Usia di Bawah 12 Tahun Diizinkan Naik Kapal, Ini Aturannya Mulai 21 Oktober

Anak Usia di Bawah 12 Tahun Diizinkan Naik Kapal, Ini Aturannya Mulai 21 Oktober

Travel Update
Syarat Baru Naik Kereta Api per 22 Oktober 2021, Tidak Wajib Bawa STRP

Syarat Baru Naik Kereta Api per 22 Oktober 2021, Tidak Wajib Bawa STRP

Travel Update
Anak Usia di Bawah 12 Tahun Boleh Naik Kereta Api Jarak Jauh, Ini Syaratnya

Anak Usia di Bawah 12 Tahun Boleh Naik Kereta Api Jarak Jauh, Ini Syaratnya

Travel Update
Anak Usia di Bawah 12 Tahun Boleh Naik Pesawat, Kereta Api, dan Kapal

Anak Usia di Bawah 12 Tahun Boleh Naik Pesawat, Kereta Api, dan Kapal

Travel Update
Bantul Terapkan Aturan Ganjil Genap Kendaraan Wisatawan hingga 24 Oktober

Bantul Terapkan Aturan Ganjil Genap Kendaraan Wisatawan hingga 24 Oktober

Travel Update
60 Persen Anggota PHRI Yogyakarta Kantongi QR Code PeduliLindungi

60 Persen Anggota PHRI Yogyakarta Kantongi QR Code PeduliLindungi

Travel Update
Aturan Perjalanan Terbaru Jadi Rujukan untuk Antisipasi Libur Nataru

Aturan Perjalanan Terbaru Jadi Rujukan untuk Antisipasi Libur Nataru

Travel Update
Pemerintah Wajibkan Tes PCR Sebagai Syarat untuk Naik Pesawat, Ini Alasannya

Pemerintah Wajibkan Tes PCR Sebagai Syarat untuk Naik Pesawat, Ini Alasannya

Travel Update

Video Pilihan

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.