Video Viral Pendaki Petik Edelweiss di Gunung Buthak, Langsung Ditegur

Kompas.com - 01/09/2020, 12:10 WIB
Bunga Edelweiss di Gunung Semeru. Kompas.com/Anggara Wikan PrasetyaBunga Edelweiss di Gunung Semeru.


KOMPAS.com - Mendaki gunung merupakan aktivitas untuk menikmati keindahan alam, mulai dari awan yang menggumpal hingga tanaman yang ditemui di sekitar jalur pendakian.

Namun, tak jarang pula, ada oknum pendaki yang tidak mengetahui bahwa salah satu tindakannya bukan menikmati keindahan alam, justru merusak alam. Salah satu tindakan ini yaitu memetik bunga edelweiss.

Publik media sosial Instagram diramaikan oleh video sekelompok pendaki yang tampak memetik bunga edelweiss di Gunung Buthak, Jawa Timur.

Baca juga: Cerita Pendaki Usil Petik Edelweis yang Terus Berulang...

Video ini pertama kali diunggah oleh pendaki bernama Agus Kurniawan. Kepada Kompas.com, ia pun menceritakan bagaimana awal mula kejadian tersebut di mana ia memergoki sekelompok pendaki pemetik edelweiss.

"Jadi itu kejadiannya kemarin pagi, Mas. Sekitar jam 09.30, Minggu 30 Agustus 2020. Waktu itu saya dari tempat nge-camp mau ke arah puncak," kata Agus kepada Kompas.com, Senin (31/8/2020).

"Setengah perjalanan kami menjumpai beberapa rombongan yang kami dapati sedang membawa pohon edelweiss dan bunganya," lanjutnya.

Baca juga: Edelweis di Gunung Tak Boleh Diambil

Dalam video berdurasi 28 detik tersebut, terlihat pria dan beberapa wanita membawa beberapa bunga edelweiss.

Si perekam video yaitu Agus pun langsung menegur tiga orang pendaki itu dan menginformasikan bahwa edelweiss tidak boleh dipetik.

"Seketika kami tegur, Mas, supaya tidak dicontoh oleh pendaki lainnya. Dan bunganya langsung ditaruh di bawah seperti yang ada di video saya, Mas. Orang-orangnya juga paham akhirnya," jelasnya.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X