Kompas.com - 01/09/2020, 16:05 WIB

“Mereka saling terhubung dengan jembatan kaca. Kalau salah satu saja yang buka, orang tidak bisa menyeberang,” tutur Ida.

Kendati dua kampung tematik tersebut akan dibuka kembali pada awal September, tetapi kampung wisata lain masih belum tahu kapan akan dibuka kembali.

Baca juga: 5 Tempat Wisata Malang yang Sudah Buka Saat New Normal

“Kampung-kampung tematik belum semua dibuka. Mereka belum berani buka karena kebanyakan di Kota Malang di areal perumahan dan saling berhimpitan,” ujar Ida.

“Mereka takut terkontaminasi, mereka merasa kesehatan lebih perlu daripada menerima kunjungan,” lanjutnya.

Pada masa pandemi seperti saat ini, pastikan saat berkunjung tetap melakukan protokol kesehatan pencegahan Covid-19, yaitu dengan mengenakan masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, serta tidak bepergian jika demam atau suhu tubuh di atas 37,3 derajat Celsius.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.