Desa Wisata Edelweis Wonokitri, Tempat Resmi Beli Bunga Edelweis

Kompas.com - 02/09/2020, 18:05 WIB
Boneka Unyil dan kawan-kawan berfoto di Taman Edelweis, Desa Wisata Edelweis, Desa Wonokitri, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. Dokumentasi Teguh WibowoBoneka Unyil dan kawan-kawan berfoto di Taman Edelweis, Desa Wisata Edelweis, Desa Wonokitri, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur.


KOMPAS.com - Bunga Edelweis belakangan kembali mencuat ke publik karena adanya ulah usil sekelompok pendaki di Gunung Buthak, Jawa Timur. Para pendaki terpergok memetiknya.

Padahal, bunga yang dikenal sebagai bunga abadi itu, dilarang untuk dipetik jika tumbuh bebas di alam.

Jika tertarik memiliki bunga Edelweis, kamu masih bisa membawa pulang dengan cara membelinya. Caranya, bisa datang ke desa di kawasan Bromo, Jawa Timur-- Desa Wonokitri.

Desa ini dikenal sebagai desa wisata Edelweis dan juga tempat untuk membeli Edelweis secara resmi.

Desa ini terletak di Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. Lokasinya berada di kawasan penyangga Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).

Baca juga: Waktu Terbaik untuk Kunjungi Kebun Edelweis di Besakih Bali

Menurut Ketua Kelompok Tani Edelweis Hulun Hyang, Teguh Wibowo--awalnya Desa Wisata Edelweis ini dibangun untuk melestarikan kebudayaan masyarakat Desa Wonokitri.

"Edelweis buat masyarakat Wonokitri itu bukan hanya sekadar bunga seperti masyarakat umum kenal, tapi lebih pada bunga sakral yang memang ini diperuntukkan untuk beberapa upacara adat yang ada di kawasan Tengger khususnya di Desa Wonokitri," kata Teguh saat dihubungi Kompas.com, Rabu (2/9/2020).

Ia menceritakan, dulunya masyarakat Desa Wonokitri kerap mengambil Edelweis dari kawasan pegunungan.

Pengunjung berfoto di hamparan bunga Edelweis Taman Edelweis, Desa Wisata Edelweis, Desa Wonokitri, Pasuruan, Jawa TimurDokumentasi Teguh Wibowo Pengunjung berfoto di hamparan bunga Edelweis Taman Edelweis, Desa Wisata Edelweis, Desa Wonokitri, Pasuruan, Jawa Timur

Namun, seiring waktu berjalan ditambah dengan adanya larangan memetik bunga Edelweis, muncul Kelompok Tani bernama Hulun Hyang yang menginisiasi agar masyarakat bisa menanam sendiri bunga tersebut.

"Maka pada tahun 2018 itu terbitlah SK Bupati yang menyatakan bahwa desa ini adalah desa wisata Edelweis," terangnya.

Baca juga: Video Viral Pendaki Petik Edelweiss di Gunung Buthak, Langsung Ditegur

Dikenal sebagai desa wisata, lalu apa saja daya tarik wisata dari Desa Wisata Edelweis?

Teguh mengatakan, wisatawan yang datang berkunjung akan disuguhkan dengan beragam daya tarik yang ada mulai dari pemandangan indah hamparan Edelweis hingga belajar budidayanya.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X