Kompas.com - 03/09/2020, 13:01 WIB

KOMPAS.com – Kini, masyarakat memiliki banyak pilihan penginapan yang unik. Salah satunya adalah hotel kontainer.

Hotel semacam ini memiliki kamar yang dibangun menggunakan beberapa kontainer. Bagian dalamnya telah dilapisi dinding tambahan agar para tamu merasa nyaman saat bermalam.

Marketing Manager HAU Eco Lodges Citumang Budiyanto mengatakan, fasilitas hotel kontainer tidak kalah dari hotel berbintang pada umumnya.

Baca juga: Rekomendasi 5 Hotel Kontainer untuk Libur Akhir Pekan

“Setiap kamar cukup mewah. Full AC, tv kabel, shower air panas dan air dingin, ada juga toilet duduk,” kata dia kepada Kompas.com, Minggu (30/8/2020).

Senada dengan Budiyanto, Public Relations Kontena Hotel Winda juga mengatakan bahwa hotel kontainer bisa dibuat unik dengan mengombinasikannya dengan gaya arsitektur lain.

Hotel kontainer bernama Kontena Hotel di Batu, Jawa Timur.dok. Kontena Hotel Hotel kontainer bernama Kontena Hotel di Batu, Jawa Timur.

Adapun, gaya arsitektur yang dimaksud adalah gaya industrialis ala Jepang yang khas dengan warna monokromnya.

“Kamar kontainer dengan nuansa Jepang dan tempat tidur model tatami. Setiap lorong kamar hotel kontainer ada taman untuk memberi nuansa seperti rumah sendiri,” ujar Winda kepada Kompas.com, Senin (31/8/2020).

Hotel ramah lingkungan

Hotel kontainer HAU Eco Lodges Citumang sendiri berlokasi di tengah hutan Pangandaran, Jawa Barat yang dipenuhi dengan pepohonan rindang.

Baca juga: 4 Penginapan di Pangandaran, Harga Mulai Rp 400.000-an

Menurut Budiyanto, konsep hotel kontainer diusung lantaran penginapan lebih mudah dibangun tanpa harus merusak lingkungan.

“Untuk membangun hotel, kami tidak pakai paku sama sekali. Kami juga tidak menebang satu pohon pun saat pembangunan. Kalau pakai besi, besinya kami belokkan,” kata dia.

Hotel kontainer HAU Eco Lodges Citumang di Pangandaran, Jawa Barat.dok. Traveloka Hotel kontainer HAU Eco Lodges Citumang di Pangandaran, Jawa Barat.

Sebelumnya, lahan penginapan tersebut merupakan lahan kosong yang dipenuhi semak belukar dan pepohonan.

Konsep ramah lingkungan yang diusung membuat pihak hotel membiarkan pepohonan tetap tumbuh, dan menaruh kontainer-kontainer calon kamar hotel di lahan kosong di sekitarnya.

Hotel unik yang masih belum banyak di Indonesia

Di Indonesia, hotel kontainer jumlahnya masih belum banyak. Di Batu, Jawa Timur, Winda mengungkapkan bahwa Kontena Hotel adalah satu-satunya hotel kontainer di sana.

Baca juga: 5 Tempat Wisata Malang yang Sudah Buka Saat New Normal

“Kami pilih kontainer karena ingin mencari sesuatu yang berbeda di Batu. Belum ada hotel yang unik. Kami cari keunikan sendiri,” kata dia.

Selain unik, imbuh Winda, hotelnya juga menawarkan konsep ruang terbuka, sehingga sirkulasi udara sangat aman di sana.

Hotel kontainer bernama Kontena Hotel di Batu, Jawa Timur.dok. Kontena Hotel Hotel kontainer bernama Kontena Hotel di Batu, Jawa Timur.

“Ada lapisan dalam kontainer, tidak langsung kontainer dijadikan kamar. Ada peredam, dan sebagainya. Dijamin suasana di dalam kamar tidak panas dan tidak dingin,” sambung dia.

Selain mengusung konsep hotel yang unik, pihaknya juga memiliki pelayanan staf yang terbilang cukup berbeda untuk memberikan kesan unik tersendiri.

Baca juga: Voucher Menginap di Hotel Laku Keras Selama Pandemi

“Kalau ada tamu yang datang sendiri dan nongkrong di kafe, staf kami wajib untuk ajak ngobrol mereka,” kata Winda.

Digemari para tamu

Sejauh ini, Winda mengungkapkan bahwa para tamu memberi kesan yang positif terhadap konsep hotel kontainer di Kontena Hotel.

Menurut dia, kesan positif itu didapat karena di area Malang Raya belum ada hotel yang memanfaatkan kontainer sebagai kamar hotel.

Hotel kontainer HAU Eco Lodges Citumang.dok. Instagram @hau.citumang Hotel kontainer HAU Eco Lodges Citumang.

“Ditambah lagi kami punya banyak ruang terbuka. Sirkulasi udaranya enak. Itu yang dicari, kesegaran hawa Batu. Hotelnya juga Instagramable di setiap sudut, bukan hanya di Taman Jepang,” kata Winda.

Budiyanto pun mengutarakan hal yang sama. Para tamu sangat antusias dengan konsep hotel kontainer di tengah hutan.

Selain bermalam di hotel yang ramah lingkungan, para tamu juga bisa melihat beberapa hewan di habitat aslinya.

Baca juga: Pola Menginap Wisatawan di Hotel Kapsul Selama Pandemi, seperti Apa?

“Mereka sangat antusias karena hotel kontainer sangat baru untuk mereka. Sangat unik. Mereka sangat merekomendasikan untuk menginap di kami,” pungkas Budiyanto.

HAU Eco Lodges Citumang yang berdiri sejak 27 September 2017 berlokasi di Desa Bojong, Kecamatan Parigi, Dusun Sukamanah, Pangandaran, Jawa Barat.

Hotel kontainer bernama Kontena Hotel di Batu, Jawa Timur.dok. Kontena Hotel Hotel kontainer bernama Kontena Hotel di Batu, Jawa Timur.

Penginapan tersebut menawarkan beberapa tipe kamar kontainer dengan harga yang cukup beragam. Untuk Kontainer Deluxe, misalnya, harga dibanderol mulai dari Rp 1 juta.

Selama menginap di sana, wisatawan bisa berenang di kolam alam, memanfaatkan fasilitas kano, atau kegiatan body rafting, dan bersantai di Barbeque Area.

Sementara itu, Kontena Hotel yang sudah ada sejak 16 Desember 2019 berlokasi di Jalan KH Agus Salim nomor 106, Batu, Jawa Timur.

Penginapan ini memiliki 150 hotel kontainer dan 16 hotel kapsul yang dibanderol mulai dari Rp 367.000.

Baca juga: Ini Tanggapan OTA Soal Tren Voucher Menginap di Hotel yang Fleksibel

Selama menginap di sana, para tamu bisa menjelajahi spot Instagramable hotel, atau bersantai di cafe yang harga minumannya dibanderol mulai Rp 20.000.

Pada masa pandemi seperti saat ini, pastikan saat berkunjung tetap patuh protokol kesehatan pencegahan Covid-19, yaitu memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, dan tidak bepergian jika demam atau suhu tubuh di atas 37,3 derajat Celsius.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Misteri Ekskavator Tenggelam di Kebun Buah Magunan, Ini Penjelasannya

Misteri Ekskavator Tenggelam di Kebun Buah Magunan, Ini Penjelasannya

Jalan Jalan
Tingkat Pencarian Perjalanan Domestik Naik 51 Persen pada April-Mei 2022

Tingkat Pencarian Perjalanan Domestik Naik 51 Persen pada April-Mei 2022

Travel Update
Monumen Bajra Sandhi Jadi Media Promosi Sejarah Bali kepada Turis Asing

Monumen Bajra Sandhi Jadi Media Promosi Sejarah Bali kepada Turis Asing

Travel Update
6 Destinasi Wisata Disiapkan untuk Sport Tourism, Ada F1 di Danau Toba

6 Destinasi Wisata Disiapkan untuk Sport Tourism, Ada F1 di Danau Toba

Travel Update
8 Jembatan Gantung Terpanjang di Dunia dengan Sensasi Berjalan di Awan

8 Jembatan Gantung Terpanjang di Dunia dengan Sensasi Berjalan di Awan

Jalan Jalan
Mesut Oezil di Indonesia, Ingin Salat Jumat di Masjid Istiqlal

Mesut Oezil di Indonesia, Ingin Salat Jumat di Masjid Istiqlal

Travel Update
Tradisi Roko Molas Poco di Manggarai NTT, Budaya Hormati Perempuan sebagai Ibu Bumi

Tradisi Roko Molas Poco di Manggarai NTT, Budaya Hormati Perempuan sebagai Ibu Bumi

Travel Update
Sering Lihat Pramugari Letakkan Tangan Dibelakang, Ini Penjelasannya

Sering Lihat Pramugari Letakkan Tangan Dibelakang, Ini Penjelasannya

Travel Update
7 Tips Keliling Jakarta Naik Bus Wisata Gratis, Naik di Halte Pertama

7 Tips Keliling Jakarta Naik Bus Wisata Gratis, Naik di Halte Pertama

Travel Tips
Panduan Wisata Pantai Pulau Merah Banyuwangi, Ada Tips Lihat Sunset

Panduan Wisata Pantai Pulau Merah Banyuwangi, Ada Tips Lihat Sunset

Travel Tips
Mesut Oezil Pilih Rendang Sebagai Makanan Terenak Indonesia

Mesut Oezil Pilih Rendang Sebagai Makanan Terenak Indonesia

Travel Update
Mesut Oezil Ingin Kunjungi Bali dan Masjid Istiqlal

Mesut Oezil Ingin Kunjungi Bali dan Masjid Istiqlal

Travel Update
Menparekraf Sasar Micro Influencer Atlet untuk Promosi Sport Tourism

Menparekraf Sasar Micro Influencer Atlet untuk Promosi Sport Tourism

Travel Update
Kemenparekraf Gandeng Mesut Oezil, Bidik Pasar Timur Tengah dan Eropa

Kemenparekraf Gandeng Mesut Oezil, Bidik Pasar Timur Tengah dan Eropa

Travel Update
Harga Tiket Masuk dan Jam Buka Pantai Pulau Merah Banyuwangi

Harga Tiket Masuk dan Jam Buka Pantai Pulau Merah Banyuwangi

Travel Tips
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.