Kompas.com - 05/09/2020, 10:40 WIB
Ilustrasi: Jembatan Ampera, Palembang, Sumatera Selatan.  TRIBUN PEKANBARU/MELVINAS PRIANANDAIlustrasi: Jembatan Ampera, Palembang, Sumatera Selatan.

KOMPAS.comPalembang memiliki sejumlah tempat wisata menarik untuk dikunjungi. Tempat tersebut menyuguhkan ragam hal menarik. 

Wisatawan bisa melihat warisan budaya hingga sejarah yang menarik untuk menambah wawasan.

Jika sedang berlibur ke Palembang, berikut 10 tempat wisata yang harus dikunjungi.

Baca juga: Resep Asam-asam Iga Palembang, Simak di Live Instagram Kompas.Travel

Jembatan Ampera

Jembatan Ampera di Palembang. SHUTTERSTOCK/RYAN ZULQUDSIE Jembatan Ampera di Palembang.

Jembatan Ampera terletak di Jalan Lintas Sumatera, Kecamatan Seberang Ulu I, Kota Palembang, merupakan ikon kebanggaan Kota Palembang paling terkenal.

Berkunjung ke Palembang akan terasa kurang jika belum mengunjungi jembatan ikonik ini.

Jembatan yang sempat menjadi jembatan terpanjang di Asia Tenggara ini memiliki panjang lebih dari 1000 meter, lebar 22 meter, dan tinggi 63 meter.

Jembata Ampera dibenahi sedemikian untuk pelaksanaan ajang Asian Games 2018 dengan dipasangi dua jam analog ukuran besar pada kedua menara, sehingga jembatan terlihat keren dan modern.

Pada malam hari, Jembatan Ampera tampak makin cantik dengan lampu yang menghiasi.

Baca juga: Mulai September, Scoot Kembali Layani Rute Palembang-Singapura dan Pekanbaru-Singapura

Benteng Kuto Besak

Benteng Kuto Besak di Palembang, Sumatera Selatan, Selasa (22/8/2017).KOMPAS.COM/ I MADE ASDHIANA Benteng Kuto Besak di Palembang, Sumatera Selatan, Selasa (22/8/2017).

Benteng Kuto Besak terletak di Jalan Sultan Mahmud Badarudin, 19 Ilir, Bukit Kecil, Palembang.

Benteng ini merupakan tempat wisata dengan bangunan sejarah yang terletak di tepian Sungai Musi.

Benteng yang dibangun pada tahun 1780, ditata oleh pemerintah kota Palembang menjadi alun-alun di halaman depan benteng dilengkapi dengan bangku-bangku, pedagang makanan, serta fasilitas penyewaan perahu untuk berwisata di Sungai Musi.

Untuk mengunjungi Benteng Kuto Besak, pengunjung akan dikenai tiket masuk sebesar Rp 5.000.

Berada cukup dekat pusat kota Palembang, dengan jarak sekitar 4 km dapat ditempuh dalam waktu sekitar 15 menit.

Masjid Cheng Ho

Masjid Cheng Ho di Pandaan, Pasuruan, Jawa Timur.Kompas.com/Andi Hartik Masjid Cheng Ho di Pandaan, Pasuruan, Jawa Timur.

Masjid Cheng Ho terletak di Jalan Pangeran Ratu Perumahan TOP Atlit, Kelurahan 15 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu I, Kota Palembang, merupakan masjid dengan arsitektur dengan perpaduan budaya Palembang, Tionghoa, dan Arab.

Masjid dengan nama lengkap Masjid Al Islam Muhammad Cheng Ho, menjadi simbol multikultur di Palembang, Masjid didominasi dengan warna khas hijau dan merah.

Pengunjung dapat menikmati masjid dengan konsep yang unik dan mengambil foto disini, tanpa perlu membayar biaya masuk.

Untuk mencapai Masjid Cheng Ho dari pusat kota Palembang berjarak sekitar 8 km dapat ditempuh dalam waktu sekitar 20 menit dengan kendaraan roda dua atau roda empat.

Baca juga: Intip Rumah Limas Khas Palembang seperti di Uang Rp 10.000

 

Taman Wisata Alam Punti Kayu

Presiden Joko Widodo menghadiri acara pembagian Surat Keputusan Perhutanan Sosial di Taman Wisata Alam Punti Kayu, Palembang, Minggu (25/11/2018). Jokowi beridalog dengan Bambang, salah satu petani karet.KOMPAS.com/Ihsanuddin Presiden Joko Widodo menghadiri acara pembagian Surat Keputusan Perhutanan Sosial di Taman Wisata Alam Punti Kayu, Palembang, Minggu (25/11/2018). Jokowi beridalog dengan Bambang, salah satu petani karet.

Taman Wisata Alam Punti Kayu merupakan kawasan hutan kota yang terletak di Jalan Kolonel Burlian Km 6,5, Karya Baru, Alang-alang Lebar, Palembang.

Taman ini memiliki luas sekitar 50 hektar sangat cocok untuk dijadikan wisata keluarga, karena sering dijadikan tempat piknik dengan menggelar tikar dan menyantap makanan.

Taman Wisata Alam Punti Kayu memiliki wahana permainan yang bisa dinikmati oleh pengunjung, seperti replika keajaiban dunia, farm zone, flying fox, dan lainnya.

Untuk mengunjungi Punti Kayu, pengunjung dikenai tiket masuk yang dibedakan pada hari biasa dan hari libur.

Pada hari biasa sebesar Rp25.000 per orang dewasa, Rp20.000 per anak. Pada hari libur sebesar Rp30.000 per orang dewasa, Rp25.000 per anak.

Kendaraan yang dibawa pengunjung juga dikenai biaya parkir Rp5.000 untuk motor, dan Rp10.000 untuk mobil.

Sekanak Sidewalk

Sekanak Sidewalk terletak di Talang Semut, Bukit Kecil, Palembang. Tempat wisata ini tergolong baru karena dibangun untuk persiapan Asian Games 2018 di Palembang.

Berada di bagian Sungai Sekanak, Sekanak Sidewalk dihiasi sedemikian rupa dengan cat bewarna-warni dan menjadi daya tarik wisatawan untuk berkunjung.

Dengan konsep yang cerah dan berwarna, tempat ini sangat cocok dijadikan spot untuk berburu foto Instagramable.

Pengunjung tidak dikenai biaya masuk alias gratis untuk menikmati kawasan ini, namun harus tetap menjaga kebersihan.

Sekanak Sidewalk berada dekat dengan Jembatan Ampera, pengunjung bisa berjalan-jalan santai sambil menikmati keindahan dari Sungai Musi.

Baca juga: Liburan Singkat di Palembang, Ini Itinerary 2 Hari 1 Malam

Museum Balaputradeva

Rumah Limas khas Palembang yang masih berdiri kokoh di Museum Balaputra Dewa.KOMPAS.com/AJI YK PUTRA Rumah Limas khas Palembang yang masih berdiri kokoh di Museum Balaputra Dewa.

Museum Balaputradeva menyimpanan koleksi dari zaman pra-sejarah, zaman Keajaan Sriwijaya, zaman Kesultanan Palembang, hingga zaman kolonialisme Belanda.

Lokasinya terletak di Jalan Srijaya nomor 1, Kecamatan Alang-alang Lebar, Kota Palembang.

Di museum ini, pengunjung dapat melihat koleksi arca yang berasal dari zaman megalitikum di Sumatera Selatan, informasi sejarah berdirinya Kerajaan Sriwijaya.

Kemudian benda-benda peninggalan zaman Kesultanan Palembang, rumah Limas yang menjadi gambar di uang Rp10.000, dan rumah Ulu.

Berkunjung ke Museum Balaputradeva, pengunjung akan dikenai tiket masuk sebesar Rp2.000 untuk orang dewasa dan Rp1.000 untuk anak-anak.

Taman Wisata Kerajaan Sriwijaya

Taman Wisata Kerajaan Sriwijaya merupakan peninggalan Kerajaan Sriwijaya yang terletak di tepian Sungai Musi--tepatnya di Jalan Syakyakirti, Kelurahan Karanganyar, Kecamatan Gandus.

Taman Wisata Kerajaan Sriwijaya menyimpan berbagai artefak yang dilengkapi dengan informasi pendukung guna meambah wawasan pengunjung.

Di tempai ini juga terdapat pulau buatan, taman rumput, dan replika kapal Laksamana Cheng Ho, yang menjadi spot foto favorit.

 

Bukit Siguntang

Bukit Siguntang.https://pesona.travel Bukit Siguntang.

Bukit Siguntang merupakan tempat makan tokoh keturunan Kerajaan Sriwijaya, terletak di Jalan Srijaya Negara, Kelurahan Bukit Lama, Kecamatan Ilir Barat I, Palembang.

Berdasarkan sejarah, Bukit Siguntang juga menjadi tempat ibadah penganut agama Buddha, dengan bukti arca Buddha yang terbuat dari batu granit yang memiliki tinggi 2,77 meter.

Bukit Siguntang dikunjungi pengunjung untuk melakukan ziarah, sekadar bersantai, sampai menjadi lokasi foto pre-wedding.

Untuk mengunjungi Bukit Siguntang dimulai dari jam 7 pagi hingga jam 4 sore, pengunjung dikenai tiket masuk sebesar Rp3.000 per orang dewasa dan Rp2.000 per anak-anak.

Baca juga: Mengenal Ziarah Kubro, Wisata Religi Jelang Ramadhan di Palembang

Masjid Agung Sultan Mahmud Badaruddin

Masjid Agung Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang dipenuhi ribuan jemaah shalat idul adhaKOMPAS.com/ Aji YK Putra Masjid Agung Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang dipenuhi ribuan jemaah shalat idul adha

Masjid Agung Sultan Mahmud Badaruddin II yang terletak di Jalan Jend. Sudirman, 19 Ilir, Kecamatan Bukit Kecil, Kota Palembang merupakan masjid terbesar di Palembang peninggalan Kesultanan Palembang Darussalam.

Masjid yang dibangun pada tahun 1748 ini, memiliki perpaduan arsitektur dari Palembang, Tionghoa, dan Eropa.

Masjid ini juga menjadi saksi bisu dari perjuangan dalam melawan penjajahan Belanda.
Berkunjung ke Palembang, sempatkan waktu untuk berwisata religi di Masjid Agung Sultan Mahmud Badaruddin II.

Pulau Kemaro

Pulau Kemaro di Palembang, Sumatera Selatan, Selasa (22/8/2017).KOMPAS.COM/ I MADE ASDHIANA Pulau Kemaro di Palembang, Sumatera Selatan, Selasa (22/8/2017).

Pulau Kemaro terletak di tengah Sungai Musi, yang terbentuk dari proses alam dari tanah dan lumpur yang terkumpul di muara sungai dan membentuk pulau.

Pulau Kemaro memiliki situs sejarah seperti Pagoda berlantai 9, Klenteng Hok Tjing Rio, Klenteng, pohon cinta, dan makam penunggu pulau. Pengunjung yang datang akan merasakan suasana ala negeri tirai bambu.

Pulau yang hanya dihuni oleh ratusan orang ini selalu ramai oleh wisatawan dan menjadi salah satu destinasi favorit di Palembang.

Baca juga: Pulau Kemaro, Legenda Cinta di Bulan Purnama Cap Go Meh

Waktu paling bagus saat berkunjung adalah saat perayaan Cap Go Meh atau 15 hari pasca tahun baru imlek, karena digelar sejumlah kegiatan untuk memeriahkan Cap Go meh seperti Barongsai, Drama, Wayang Potehi, pertunjukan musik, sampai wisata kuliner.

Pulau Kemaro berada tak jauh dari Jembatan Ampera, pengunjung dapat menyewa perahu dengan berbagai ukuran sesuai kapasitas, dengan harga sewa kapal mulai dari 200 ribu hingga 2 juta rupiah untuk perjalanan pulang – pergi.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Seperti Apa Pesiapan Ngawi Sambut Wisatawan Lokal Saat Libur Lebaran?

Seperti Apa Pesiapan Ngawi Sambut Wisatawan Lokal Saat Libur Lebaran?

Travel Update
Tempat Wisata di Luar Lembaga Konservasi Dilarang Sajikan Atraksi Lumba-lumba

Tempat Wisata di Luar Lembaga Konservasi Dilarang Sajikan Atraksi Lumba-lumba

Travel Update
5 Hotel di Bogor untuk Staycation Bersama Keluarga Saat Mudik Dilarang

5 Hotel di Bogor untuk Staycation Bersama Keluarga Saat Mudik Dilarang

Jalan Jalan
5 Kota Ramah Muslim di Eropa, Pas Dikunjungi Usai Pandemi

5 Kota Ramah Muslim di Eropa, Pas Dikunjungi Usai Pandemi

Jalan Jalan
Pemugaran Benteng Pendem Ngawi Selesai 2023, Ini Rencana ke Depannya

Pemugaran Benteng Pendem Ngawi Selesai 2023, Ini Rencana ke Depannya

Travel Update
Larangan Mudik Dikhawatirkan Sebabkan Pariwisata Anjlok Lagi

Larangan Mudik Dikhawatirkan Sebabkan Pariwisata Anjlok Lagi

Travel Update
Kebun Raya Indrokilo Berlakukan Aturan Reservasi Tiket Lewat Aplikasi

Kebun Raya Indrokilo Berlakukan Aturan Reservasi Tiket Lewat Aplikasi

Travel Update
Kebun Raya Indrokilo Boyolali Buka Lagi, tetapi Tutup Saat Akhir Pekan

Kebun Raya Indrokilo Boyolali Buka Lagi, tetapi Tutup Saat Akhir Pekan

Travel Update
Biasa Dibanderol Rp 9 Juta, Harga Paket Wisata Turki Kini Mulai Rp 5 Juta

Biasa Dibanderol Rp 9 Juta, Harga Paket Wisata Turki Kini Mulai Rp 5 Juta

Travel Promo
Istana Raja Thailand Ditutup Sementara Akibat Kasus Covid-19

Istana Raja Thailand Ditutup Sementara Akibat Kasus Covid-19

Travel Update
Tahiti Hingga Moorea di Polinesia Perancis Buka Lagi 1 Mei 2021

Tahiti Hingga Moorea di Polinesia Perancis Buka Lagi 1 Mei 2021

Travel Update
6 Wisata di Bogor Tengah, Pas Dikunjungi Saat Libur Lebaran

6 Wisata di Bogor Tengah, Pas Dikunjungi Saat Libur Lebaran

Itinerary
Catat, Ide Staycation di Kota Bandung Saat Libur Lebaran 2021

Catat, Ide Staycation di Kota Bandung Saat Libur Lebaran 2021

Itinerary
Uni Emirat Arab Catat Okupansi Hotel Tertinggi Kedua di Dunia 2020

Uni Emirat Arab Catat Okupansi Hotel Tertinggi Kedua di Dunia 2020

Travel Update
Yunani akan Cabut Aturan Karantina untuk Turis Asing, Indonesia Masuk?

Yunani akan Cabut Aturan Karantina untuk Turis Asing, Indonesia Masuk?

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X