Air Terjun Sri Gethuk di Gunungkidul, Ada Flying Fox yang Seru

Kompas.com - 07/09/2020, 10:06 WIB
Tempat wisata Air Terjun Sri Gethuk di Gunungkidul, Yogyakarta. dok. Air Terjun Sri GethukTempat wisata Air Terjun Sri Gethuk di Gunungkidul, Yogyakarta.

KOMPAS.comWisata alam diprediksi bakal makin diminati selama era new normal. Namun, wisata alam ternyata bukan sekadar menikmati pemandangan saja, seperti yang ada di Air Terjun Sri Gethuk Gunungkidul.

Di sana, pengunjung juga bisa melakukan kegiatan rekreasi menarik. seperti bermain flying fox.

“Wisatawan bisa uji adrenalin dengan naik flying fox. Dari usia enam tahun sudah bisa, tetapi didampingi orang tua atau pemandu,” kata Marketing Freelance Air Terjun Sri Gethuk Miftah Abdul Majid kepada Kompas.com, Sabtu (5/9/2020).

Baca juga: Berburu Sunset di Pantai Kesirat Gunungkidul

Selanjutnya, imbuh dia, wisatawan juga bisa naik rakit ke lokasi air terjun dan body rafting sambil menikmati pemandangan alam.

Tempat wisata Air Terjun Sri Gethuk di Gunungkidul, Yogyakarta.dok. Air Terjun Sri Gethuk Tempat wisata Air Terjun Sri Gethuk di Gunungkidul, Yogyakarta.

Untuk menaiki rakit, pengunjung harus berjalan ke sungai dari loket pembelian tiket sekitar 2 kilometer (km). Perjalanan dari sungai menuju air terjun akan ditempuh selama sekitar 7 menit naik rakit.

“Sebelum pandemi, rakit muat untuk 14 orang. Sekarang dibatasi menjadi 8 orang,” ujar Miftah.

Baca juga: Pemkab Gunungkidul Perpanjang Masa Uji Coba Pembukaan Puluhan Tempat Wisata

Dalam area tempat wisata yang sudah dibuka kembali sejak pertengahan Juli 2020 itu, Miftah mengatakan bahwa selain air terjun, ada juga Goa Rancang Kencana yang sudah dibuka kembali untuk publik.

Pihaknya telah menerapkan serangkaian protokol kesehatan yang wajib dipatuhi wisatawan sebelum memasuki area tempat wisata.

Tempat wisata Air Terjun Sri Gethuk di Gunungkidul, Yogyakarta.dok. Air Terjun Sri Gethuk Tempat wisata Air Terjun Sri Gethuk di Gunungkidul, Yogyakarta.

“Setiap pengunjung yang datang kami cek suhu tubuhnya, kemudian dipersilakan cuci tangan. Pengunjung yang tidak memakai masker tidak diperkenankan masuk,” ujar Miftah.

Namun, bagi pengunjung yang tidak atau lupa bawa masker, pihak tempat wisata sudah menyiapkan masker yang bisa dibeli.

Baca juga: Pengunjung Wisata di Gunungkidul Capai Puluhan Ribu Selama Libur Panjang

“Kalau wisatawan datang rombongan, kami minta satu orang turun untuk diminta identitas diri, kami foto, dan dicatat beserta dengan nomor telepon,” imbuh Miftah.

Kunjungan masih cukup sepi

Sejak dibuka kembali, Miftah menuturkan bahwa Air Terjun Sri Gethuk hanya menerima sekitar 500 wisatawan saja.

Tempat wisata Air Terjun Sri Gethuk di Gunungkidul, Yogyakarta.dok. Air Terjun Sri Gethuk Tempat wisata Air Terjun Sri Gethuk di Gunungkidul, Yogyakarta.

“Hari biasa paling 50–100 orang. Akhir pekan atau hari libur 300–500 orang. Sekarang, 500 orang saja tidak sampai,” katanya.

Padahal sebelum pandemi Covid-19, kunjungan ke tempat wisata tersebut bisa mencapai sekitar 2.000 orang.

Air Terjun Sri Gethuk sendiri terletak di Kecamatan Playen, Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta. Tempat wisata tersebut buka setiap Selasa–Minggu pukul 08.00–16.00 WIB.

Baca juga: Rekomendasi 4 Penginapan di Gunungkidul, Mulai dari Rp 350.000

Harga tiket masuk ke Air Terjun Sri Gethuk dan Goa Rancang Kencana adalah Rp 15.000 per orang. Untuk naik rakit PP, wisatawan harus merogoh kocek sebesar Rp 10.000.

Sementara itu, flying fox tarifnya Rp 35.000 per orang dan body rafting Rp 30.000. Jika ingin berkunjung, pastikan tetap melakukan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Protokol kesehatan yang dimaksud yaitu memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, jaga jarak, dan tidak bepergian jika demam atau suhu tubuh di atas 37,3 derajat Celsius.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X