Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 07/09/2020, 20:30 WIB


KOMPAS.com – Bagi kamu yang sudah menonton versi remake live action dari Mulan, pasti telah melihat desa asal Mulan dengan bentuknya yang unik, yakni bulat dan seperti benteng.

Bangunan tersebut adalah Tulou. Dilansir dari China Highlights, tulou adalah bangunan seperti benteng dengan bentuk bulat yang dibangun dari campuran tanah liat dan tanah berpasir.

Tulou didesain oleh orang-orang Hakka untuk jadi tempat tinggal seperti apartemen sekaligus benteng besar. Tulou sudah jadi bagian dari World Cultural Heritage Sites pada 2008.

 

Sejarah Tulou

Dalam film Mulan, tulou-nya disebut juga sebagai desa. Desa berdinding ini dibangun pada masa Dinasti Song (960-1279) ketika Hakka Han bermigrasi dari kampung halaman mereka di China Tengah ke pegunungan China Tenggara.

Sejak itu konstruksi dari bangunan tulou masih tetap sama, sampai konflik dengan masyarakat lain di sekitar berujung pada pengembangan tulou yang bisa berfungsi sebagai benteng.

Hal itu terjadi sejak era Dinasti Ming (1368-1644) sampai era Republik China (1912-1949).

Kini tulou menjadi salah satu tempat wisata paling populer di Provinsi Fujian dan sebagian besar penghuninya banyak yang berkecimpung di industri pariwisata, bukannya pertanian.

Baca juga: Mengenal Museum Hakka Indonesia

Siapa orang-orang Hakka?

Asal usul orang-orang Hakka bisa dibilang kurang jelas. Seperti banyak orang Han di China, leluhur mereka berasal dari daerah di cekungan Yellow River di utara China. Namun tidak seperti yang lain, mereka hidup bermigrasi selama 1000 tahun terakhir.

Mereka orang-orang yang sering bermigrasi, baik karena keinginan atau kebutuhan. Mereka pindah dari China Tengah ke tenggara China lalu ke luar China selama beberapa ratus tahun terakhir.

Sebagian besar orang-orang Hakka tinggal di Provinsi Fujian yang ada di tenggara China, bagian utara Provinsi Guangdong. Provinsi ini berada di seberang laut dari Taiwan, yang juga ada orang-orang Hakka tinggal di pegunungan. Namun orang-orang Hakka hanya membangun tulou di Fujian.

Tulou Yongding tersebar di wilayah Nanjing, Yongding, dan Hua’an. Daerah yang terletak sekitar 150 km dari perbatasan Fujian-Guangdong, bisa ditempung 2,5-2,5 jam naik bus dari Xiamen.

Baca juga: Mengenal Museum Hakka Indonesia

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cara ke Solo Safari Naik Batik Solo Trans dari Stasiun Purwosari dan Solobalapan

Cara ke Solo Safari Naik Batik Solo Trans dari Stasiun Purwosari dan Solobalapan

Travel Tips
Sampah Plastik Masih Jadi Masalah di Area Konservasi TN Komodo

Sampah Plastik Masih Jadi Masalah di Area Konservasi TN Komodo

Travel Update
Naik Bus Macito di Malang, Wisatawan Segera Bisa Berfoto di Kampung Heritage Kayutangan

Naik Bus Macito di Malang, Wisatawan Segera Bisa Berfoto di Kampung Heritage Kayutangan

Jalan Jalan
Waterfront Marina dan Puncak Waringin Labuan Bajo, Ruang Aktivitas Kreatif Masyarakat dan Wisatawan

Waterfront Marina dan Puncak Waringin Labuan Bajo, Ruang Aktivitas Kreatif Masyarakat dan Wisatawan

Jalan Jalan
Pantai Sekitar Samarinda dan Bontang, Ada yang Harus Menyeberang Dahulu

Pantai Sekitar Samarinda dan Bontang, Ada yang Harus Menyeberang Dahulu

Jalan Jalan
Hari Terakhir Grebeg Sudiro 2023, Lampion Pasar Gede Tetap Menyala sampai Cap Go Meh

Hari Terakhir Grebeg Sudiro 2023, Lampion Pasar Gede Tetap Menyala sampai Cap Go Meh

Travel Update
Kafe Unik di Malang, Bisa Ngopi Sambil Bikin Kaus

Kafe Unik di Malang, Bisa Ngopi Sambil Bikin Kaus

Jalan Jalan
Mumi Tertua dan Telengkap Ditemukan Dekat Piramida di Saqqara, Mesir

Mumi Tertua dan Telengkap Ditemukan Dekat Piramida di Saqqara, Mesir

Travel Update
Semesta's Gallery, Tempat Healing Baru nan Nyaman di Jakarta Selatan

Semesta's Gallery, Tempat Healing Baru nan Nyaman di Jakarta Selatan

Jalan Jalan
6 Tips ke Situ Cipondoh Tangerang, Bawa Kantong Sampah dan Uang Tunai

6 Tips ke Situ Cipondoh Tangerang, Bawa Kantong Sampah dan Uang Tunai

Travel Tips
Jadwal Bus Macito Terbaru, Keliling Kota Malang Gratis

Jadwal Bus Macito Terbaru, Keliling Kota Malang Gratis

Travel Tips
Cara Naik Kendaraan Pribadi ke Taman Gajah Tunggal di Tangerang

Cara Naik Kendaraan Pribadi ke Taman Gajah Tunggal di Tangerang

Travel Tips
Rute Sepedaan Shimanami Kaido di Jepang, Bisa Mampir ke Kuil Shinto

Rute Sepedaan Shimanami Kaido di Jepang, Bisa Mampir ke Kuil Shinto

Jalan Jalan
8 Festival Unggulan Jatim 2023, Tak Cuma Jember Fashion Carnaval

8 Festival Unggulan Jatim 2023, Tak Cuma Jember Fashion Carnaval

Travel Update
Ini Rute Pawai Tatung Cap Go Meh 2023 di Singkawang pada 5 Februari

Ini Rute Pawai Tatung Cap Go Meh 2023 di Singkawang pada 5 Februari

Travel Update
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+