Jembatan Gantung Terpanjang di Asia Tenggara Ada di Sukabumi, Apa yang Menarik?

Kompas.com - 07/09/2020, 21:11 WIB
Sejumlah wisatawan melintas jembatan gantung Situgunung di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) Resort Situgunung, Kadudampit, Sukabumi, Jawa Barat, Minggu (17/6/2018). KOMPAS.com/BUDIYANTOSejumlah wisatawan melintas jembatan gantung Situgunung di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) Resort Situgunung, Kadudampit, Sukabumi, Jawa Barat, Minggu (17/6/2018).

KOMPAS.com – Jawa Barat memiliki sejumlah destinasi wisata yang menawarkan tempat wisata alam menarik dengan pemandangan yang indah.

Salah satu destinasi wisata yang bisa dikunjungi pada akhir pekan adalah Sukabumi. Selama berada di sana, wisatawan bisa berkunjung ke kawasan wisata Situ Gunung di Kecamatan Cisaat.

Baca juga: Gunung Gede Pangrango Buka Lagi, tapi Pendakian Belum Diizinkan

Kawasan wisata alam yang berada di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) ini menawarkan panorama hutan yang masih asri dan udara yang sejuk.

Sejak 10 Juli 2020, TNGGP secara resmi sudah membuka kembali aktivitas wisata alam dan perkemahan termasuk Situ Gunung.

Jika berencana untuk liburan ke sana dalam waktu dekat, berikut sejumlah aktivitas yang bisa dilakukan di Situ Gunung yang telah Kompas.com rangkum, Senin (7/9/2020):

1. Naik jembatan gantung

Situ Gunung Suspension Bridge atau Jembatan Gantung Situ Gunung diresmikan oleh Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan pada Maret 2019.

Jembatan tersebut merupakan jembatan gantung terpanjang di Asia Tenggara. Panjangnya adalah 243 meter dengan lebar 1,2 meter dan berada di ketinggian 107 meter dari dasar tanah.

Sejumlah wisatawan melintas jembatan gantung di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) Resort Situgunung, Kadudampit, Sukabumi, Jawa Barat, Minggu (17/6/2018).KOMPAS.com/BUDIYANTO Sejumlah wisatawan melintas jembatan gantung di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) Resort Situgunung, Kadudampit, Sukabumi, Jawa Barat, Minggu (17/6/2018).

Selama berada di sana, kamu bisa melihat pemandangan hutan asri yang dikelilingi oleh hamparan perbukitan yang megah.

Pengunjung tidak perlu khawatir jatuh karena jembatan sangat aman. Selain itu, petugas akan memasang sabung pengaman sebagai bagian dari standar keselamatan bagi pengunjung.

Baca juga: Sensasi Melintasi Jembatan Gantung Terpanjang di Indonesia

Jika selama berada di jembatan tiba-tiba terjadi guncangan, pengunjung dapat mengaitkan sabuk ke ram di tepi jembatan agar posisi tetap seimbang. Harga tiketnya adalah Rp 50.000 per orang.

Pengunjung berfoto di dekat Curug Sawer yang terletak di dalam kawasan wisata Situ Gunung, Sukabumi, Jawa Barat.Kompas.com/SHERLY PUSPITA Pengunjung berfoto di dekat Curug Sawer yang terletak di dalam kawasan wisata Situ Gunung, Sukabumi, Jawa Barat.

2. Main air di Curug Sawer

Jembatan Gantung Situ Gunung menghubungkan wisatawan langsung ke Curug Sawer. Setibanya di ujung jembatan, kamu hanya perlu berjalan sekitar 1 km atau kurang lebih 30 menit.

Setibanya di sana, wisatawan akan disambut oleh tebing batu yang menjulang tinggi yang salah salah satu sisinya dialiri oleh air dari Sungai Cigunung.

Derasnya aliran air membuat area tersebut disebut sebagai Curug Sawer. Ketinggiannya mencapai 35 meter.

Tidak hanya menikmati pemandangan alam dan sejuknya udara khas Sukabumi, pengunjung bisa berswafoto ria dengan latar belakang air terjun di sebuah jembatan di atas sungai.

Ada juga bebatuan besar dekat air terjun yang kerap dimanfaatkan oleh wisatawan untuk berfoto-foto.

3. Kemah dekat air terjun

Bagi wisatawan yang masih ingin menikmati keindahan Situ Gunung, pihak tempat wisata menyediakan lima area berkemah. Salah satunya terletak di sekitar Curug Sawer.

Untuk menuju area berkemah, kamu bisa berjalan memutar ke arah Curug Sawer. Sementara cara lain adalah memotong jalan melalui jembatan gantung.

Baca juga: Serunya Kemping di Dekat Curug Sawer Situ Gunung

Jika ingin menjelajahi area Situ Gunung, kamu bisa coba berjalan dari gerbang masuk menuju lokasi kemah melalui jalan berbatu yang menanjak dan menurun dengan jarak sekitar 3 km.

Kendati harus melewati medan yang cukup berat, pemandangan yang ditawarkan mungkin akan membuatmu lupa akan rasa lelah tersebut.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bisakah Indonesia Terapkan Special Tourist Visa seperti Thailand?

Bisakah Indonesia Terapkan Special Tourist Visa seperti Thailand?

Whats Hot
Jelang Akhir Tahun, Seperti Apa Mobilitas Wisatawan di Tengah Pandemi?

Jelang Akhir Tahun, Seperti Apa Mobilitas Wisatawan di Tengah Pandemi?

Whats Hot
Bagaimana Perkembangan Pariwisata Indonesia sejak Awal Pandemi Covid-19?

Bagaimana Perkembangan Pariwisata Indonesia sejak Awal Pandemi Covid-19?

Whats Hot
Jakarta Aquarium Buka Lagi, Harga Tiket Mulai Rp 135.000

Jakarta Aquarium Buka Lagi, Harga Tiket Mulai Rp 135.000

Whats Hot
Daftar 4 Maskapai yang Turunkan Tarif Tiket Pesawat hingga Akhir Tahun

Daftar 4 Maskapai yang Turunkan Tarif Tiket Pesawat hingga Akhir Tahun

Whats Hot
Jateng Bersiap Sambut Libur Panjang, Ada Rapid Test di Tempat Wisata

Jateng Bersiap Sambut Libur Panjang, Ada Rapid Test di Tempat Wisata

Whats Hot
Tempat Wisata di Bogor Boleh Buka, tetapi Harus Batasi Pengunjung

Tempat Wisata di Bogor Boleh Buka, tetapi Harus Batasi Pengunjung

Whats Hot
Pemkab Lebak Tutup Seluruh Tempat Wisata Saat Libur Panjang Oktober 2020

Pemkab Lebak Tutup Seluruh Tempat Wisata Saat Libur Panjang Oktober 2020

Whats Hot
Tarif Tiket Lion Air Group Turun Menyusul Kebijakan Pemerintah Tanggung Airport Tax

Tarif Tiket Lion Air Group Turun Menyusul Kebijakan Pemerintah Tanggung Airport Tax

Whats Hot
Harris Day 2020 Digelar Virtual, Peserta Lari dan Gowes dari Kota Sendiri

Harris Day 2020 Digelar Virtual, Peserta Lari dan Gowes dari Kota Sendiri

Whats Hot
Libur Panjang Akhir Oktober, Ini Daftar 27 KA Jarak Jauh dari Jakarta

Libur Panjang Akhir Oktober, Ini Daftar 27 KA Jarak Jauh dari Jakarta

Whats Hot
Airport Tax Ditanggung Pemerintah, Tarif Tiket Garuda Indonesia Turun

Airport Tax Ditanggung Pemerintah, Tarif Tiket Garuda Indonesia Turun

Whats Hot
Ada Tiket Murah Citilink hingga Akhir Tahun di 13 Kota Ini

Ada Tiket Murah Citilink hingga Akhir Tahun di 13 Kota Ini

Whats Hot
Peru Lanjutkan Penerbangan Internasional dan Buka Kembali Machu Picchu

Peru Lanjutkan Penerbangan Internasional dan Buka Kembali Machu Picchu

Whats Hot
Harga Tiket dan Rute Menuju Kampung Bali di Wonogiri

Harga Tiket dan Rute Menuju Kampung Bali di Wonogiri

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X