Yogyakarta Larang Bus Rombongan Turis Masuk DIY

Kompas.com - 09/09/2020, 12:05 WIB
Tugu Yogyakarta, ikon Kota Jogja. ShutterstockTugu Yogyakarta, ikon Kota Jogja.

KOMPAS.com - Kebijakan Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dalam mencegah penyebaran Covid-19 masih ketat, terutama dari sektor pariwisata.

Kepala Dinas Pariwisata DIY, Singgih Raharjo mengatakan, wisatawan yang datang dengan bus rombongan masih dilarang masuk. Hal ini sudah efektif dilakukan sejak pertengahan Juli 2020.

"Itu sudah lama, sejak pertengahan Juli kalau nggak salah. Sampai sekarang, peraturan itu masih berjalan atau berlaku,"  kata Singgih saat dihubungi Kompas.com, Selasa (8/9/2020).

"Karena situasi Covid-19 di sini kan juga belum kondusif untuk menerima rombongan besar," lanjutnya.

Baca juga: Rencana Pelesir ke Yogyakarta? Ini Syarat untuk Wisatawan Luar Daerah

Menurutnya, rombongan wisatawan dengan bus besar itu sangat berisiko akan kasus penyebaran Covid-19.

Wisatawan yang datang menggunakan bus rombongan, kata dia, juga berisiko tinggi membawa virus Covid-19 pada saat di perjalanan.

"Jadi bus rombongan wisatawan dari luar DIY ya masih dilarang masuk," tambahnya.

Hanya wisatawan rombongan keluarga, dan grup kecil dibolehkan masuk

Meski melarang bus rombongan wisatawan datang ke DIY, tetapi bukan berarti DIY menutup pintu wisatawan.

Ia menerangkan, DIY sudah boleh dikunjungi bagi wisatawan dari luar DIY dengan kategori wisatawan keluarga, dan grup kecil.

"Rombongan kecil ya seperti keluarga. Itu kan lebih mudah juga untuk dikontrol dan pengawasannya ketika di destinasi," jelasnya.

Baca juga: 10 Air Terjun di Yogyakarta yang Segar dan Wajib Dikunjungi

Selain itu, wisatawan keluarga juga tentunya sudah saling mengenal dekat satu sama lain dan tidak seperti rombongan wisatawan umum.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X