Jakarta PSBB Total, Kampanye Staycation Ditunda

Kompas.com - 10/09/2020, 17:00 WIB
Pengunjung mencoba wahana permainan saat berwisata di Dufan di Ancol Taman Impian, Jakarta Utara, Sabtu (20/6/2020). Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membuka empat objek wisata di wilayah Ibu Kota pada fase pertama Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi mulai Sabtu ini. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGPengunjung mencoba wahana permainan saat berwisata di Dufan di Ancol Taman Impian, Jakarta Utara, Sabtu (20/6/2020). Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membuka empat objek wisata di wilayah Ibu Kota pada fase pertama Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi mulai Sabtu ini.


JAKARTA, KOMPAS.com - Plt Kepala Dinas Pariwisata DKI Jakarta, Gumilar Ekalaya mengungkapkan, pihaknya terpaksa mengerem kampanye staycation di Jakarta.

Hal tersebut dikarenakan adanya peraturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Jakarta yang akan diperketat mulai Senin (14/9/2020).

"Tadinya dari Dinas Pariwisata ingin mulai menggalakkan staycation, artinya berwisata hanya antar sekitar Jakarta saja," kata Gumilar saat dihubungi Kompas.com, Kamis (10/9/2020).

"Misalnya orang Bekasi datang ke Jakarta seperti ke Ancol, Taman Mini atau ke Ragunan. Kita sedang galakkan itu, tapi karena kondisi begini otomatis kita harus rem dulu dan fokus ke Covid-19 dulu deh," lanjutnya.

Baca juga: PSBB Total Diterapkan, Tempat Wisata Milik DKI Jakarta akan Ditutup

Sebelumnya, tempat wisata di Jakarta memang hanya baru mengizinkan warga berKTP DKI Jakarta saja untuk bisa berwisata ke tempat rekreasi misalnya Taman Impian Jaya Ancol.

Namun, pihak Dinas Pariwisata DKI berencana untuk membuka kembali tempat wisata dan tempat rekreasi bagi wisatawan yang berasal dari luar Jakarta.

Akan tetapi, adanya peraturan PSBB yang diperketat mulai besok Senin, terpaksa menunda rencana-rencana itu.

Baca juga: Wisata Kepulauan Seribu Masih Buka, Tunggu Aturan Soal PSBB Total

Pihak pengelola tempat wisata sudah paham jika akan ditutup kembali

Rencana adanya pengetatan PSBB Jakarta mulai besok Senin (14/9/2020) juga telah diketahui tempat wisata dan tempat rekreasi di Jakarta.

Menurut Gumilar, pihaknya sudah melakukan komunikasi ke semua pengelola tempat wisata terkait hal ini.

Lanjutnya, sudah ada juga beberapa tempat wisata yang menanyakan langsung ke Dinas Pariwisata terkait PSBB ketat.

"Tentunya mereka sudah paham. Kemarin sudah ada beberapa tempat yang menanyakan terkait ini. Bagaimana nih? Ya memang kita kan intinya kembali seperti PSBB awal. Semua harus tutup gitu, saya rasa mereka semua memahami kondisi ini," jelasnya.

Baca juga: PSBB Total Diterapkan, 5 Museum Kemendikbud di Jakarta Bakal Tutup

Ia juga mengatakan bahwa kini tempat wisata sudah mulai berbenah dan mempersiapkan untuk penutupan operasionalnya kembali.

Adanya informasi terkait PSBB ketat yang terlebih dahulu diumumkan, menurutnya bertujuan untuk semua pihak termasuk sektor pariwisata agar dapat menyiapkan segala sesuatu salah satunya penutupan tempat wisata.

"Kenapa diumumkan dari sekarang? Ya, karena masyarakat harusnya mulai aware nih, bahwa hari Senin itu sudah mulai berlaku. Artinya semua sudah harus persiapan, tempat wisata yang tadinya buka, dipersiapkan gimana closingnya," pungkasnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X