Jelang PSBB, Asita: Masyarakat Jangan Lantas Berwisata Sebebasnya

Kompas.com - 11/09/2020, 12:32 WIB
Pengunjung mencoba wahana permainan saat berwisata di Dufan di Ancol Taman Impian, Jakarta Utara, Sabtu (20/6/2020). Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membuka empat objek wisata di wilayah Ibu Kota pada fase pertama Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi mulai Sabtu ini. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGPengunjung mencoba wahana permainan saat berwisata di Dufan di Ancol Taman Impian, Jakarta Utara, Sabtu (20/6/2020). Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membuka empat objek wisata di wilayah Ibu Kota pada fase pertama Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi mulai Sabtu ini.

KOMPAS.com - Pembatasan sosial berskala besar (PSBB) akan kembali diberlakukan secara ketat di Jakarta, Senin (14/9/2020).

Melihat waktu yang makin dekat PSBB, Wakil Ketua Umum Dewan Perwakilan Pusat (DPP) Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia ( Asita) Budijanto Ardiansjah meminta masyarakat agar tidak lantas menghabiskan waktu keluar rumah berwisata sepuasnya.

"Saya justru berharap masyarakat jangan jor-joran. 'Wah, masih empat hari nih, sebelum PSBB kita jor-joran aja dulu'. Nah, itu enggak boleh, justru akan menambah kalau sampai ada kasus baru ya repot kan," kata dia saat dihubungi Kompas.com, Kamis (10/9/2020).

Baca juga: PSBB Total Diterapkan, Tempat Wisata Milik DKI Jakarta akan Ditutup

Kata jor-joran yang dimaksudnya yaitu pergi sebebas-bebasnya sebelum PSBB kembali diterapkan Senin besok. Justru masyarakat lebih baik mulai bersiap di rumah saja.

Masyarakat harus disiplin terhadap protokol kesehatan

Menjelang kembali diterapkannya PSBB ketat, Budijanto meminta masyarakat agar mulai kembali berdisiplin menerapkan protokol kesehatan.

Anjungan Bali di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Minggu (5/7/2020).kompas.com / Nabilla Ramadhian Anjungan Bali di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Minggu (5/7/2020).

"Kuncinya di masyarakat juga. Kalau masyarakatnya enggak disiplin, ya susah. Nanti timbul kasus baru, waduh repot pariwisata kita. Ekonomi kita enggak bisa bangkit-bangkit," ujar dia.

Melihat kabar PSBB yang akan kembali diterapkan, ia juga meminta masyarakat dan para pelaku pariwisata tidak perlu takut, tetapi tetap waspada.

Baca juga: Wisata Kepulauan Seribu Masih Buka, Tunggu Aturan Soal PSBB Total

Kasus Covid-19, sambung Budijanto, merupakan masalah bersama yang harus dituntaskan bersama pula. Salah satu cara menuntaskan adalah dengan disiplin protokol kesehatan.

Pengunjung mencoba wahana permainan saat berwisata di Dufan di Ancol Taman Impian, Jakarta Utara, Sabtu (20/6/2020). Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membuka empat objek wisata di wilayah Ibu Kota pada fase pertama Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi mulai Sabtu ini.KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG Pengunjung mencoba wahana permainan saat berwisata di Dufan di Ancol Taman Impian, Jakarta Utara, Sabtu (20/6/2020). Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membuka empat objek wisata di wilayah Ibu Kota pada fase pertama Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi mulai Sabtu ini.

Selain itu, ia juga enggan meminta revisi terkait kebijakan PSBB yang akan berlaku pada Senin (14/9/2020).

Menurut dia, Gubernur Anies Baswedan telah memiliki pertimbangan untuk memutuskan hal yang paling baik untuk masalah Covid-19 di Jakarta yang belakangan meningkat.

"Saya anggap ini sudah langkah yang paling baik. Saya rasa Pak Gubernur tidak mungkin mengambil keputusan tanpa ada alasannya. Artinya, dia pasti tahu kondisi sekarang ini di lapangan seperti apa, terutama di DKI Jakarta," ujar Budijanto.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X