Kompas.com - 11/09/2020, 18:10 WIB

KOMPAS.comDesa Jatiluwih di Kabupaten Tabanan memiliki pemandangan alam yang patut dilihat oleh wisatawan saat berlibur di Bali.

Salah satu pemandangan yang bisa dilihat selama berada di desa wisata tersebut adalah pemandangan sawahnya.

“Di Jatiluwih bisa melihat pemandangan alam dan para petani lokal yang melakukan aktivitas sehari-hari seperti menanam padi, serta melihat air terjun,” kata Ketua Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Bali, I Nyoman Nuarta, kepada Kompas.com, Rabu (9/9/2020).

Baca juga: Obama dan Rombongan Kunjungi Jatiluwih di Tabanan

Pada 29 Juni 2020, Google Doodle menampilkan keindahan subak yang juga dikenal sebagai sistem irigasi tradisional sawah di Bali.

Keindahan subak di Bali membuatnya menjadi salah satu tempat yang kerap dikunjungi wisatawan.

Subak Desa Jatiluwih merupakan warisan budaya tak benda yang ditetapkan oleh UNESCO pada 2012. Subak adalah sesuatu yang diwariskan dari generasi ke generasi.

Mantan Presiden AS Barack Obama dan rombongan beristirahat setelah berjalan keliling sawah di Jatiluwih di Tabanan, Bali, Minggu (25/6/2017). Obama berlibur selama 10 hari di Indonesia, yaitu di Bali dan Jakarta, kota tempatnya menghabiskan masa kecil. Demikian disampaikan oleh pihak berwenang, 24 Juni.STR / AFP Mantan Presiden AS Barack Obama dan rombongan beristirahat setelah berjalan keliling sawah di Jatiluwih di Tabanan, Bali, Minggu (25/6/2017). Obama berlibur selama 10 hari di Indonesia, yaitu di Bali dan Jakarta, kota tempatnya menghabiskan masa kecil. Demikian disampaikan oleh pihak berwenang, 24 Juni.

Tidak heran jika Subak Jatiluwih terlihat indah karena ditangani oleh masyarakat setempat yang sudah ahli.

Berkunjung dan berfoto-foto di sana mungkin akan memberi pengalaman yang menarik tersendiri.

Selain karena pemandangan sawah yang indah, namun sistem irigasinya memiliki nilai tersendiri.

Baca juga: Jatiluwih Jadi Ikon Pariwisata Tabanan

Adapun nilai yang dimaksud adalah nilai agama Hindu termasuk Tri Hita Karana atau falsafah hidup harmonis antara Tuhan, manusia, dan alam.

Sambil menikmati persawahan terasering yang masuk dalam sistem pengairan subak, wisatawan juga bisa melihat hamparan perbukitan dan pepohonan rindang di sekitarnya.

“Sama seperti Tegallalang, tapi daerahnya lebih bagus di Jatiluwih,” ungkap Nyoman.

  • Belajar bertani

Tidak hanya sekadar berswafoto ria sambil menikmati pemandangan sawah, pengunjung yang datang ke Desa Jatiluwih juga bisa belajar bertani.

Melalui konsep wisata agro, masyarakat setempat menawarkan pembelajaran terkait pertanian, subak, dan aktivitas lainnya yang berkaitan dengan pertanian seperti menanam padi.

Baca juga: Subak Jatiluwih, Warisan Budaya Dunia hingga Dikunjungi Obama

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

5 Tempat Nobar Piala Dunia 2022 di Jakarta, Ada yang Suasananya Mirip Qatar

5 Tempat Nobar Piala Dunia 2022 di Jakarta, Ada yang Suasananya Mirip Qatar

Jalan Jalan
Wisata ke Malang, Kunjungi Spot Gerbong Trem di Kayutangan Heritage

Wisata ke Malang, Kunjungi Spot Gerbong Trem di Kayutangan Heritage

Jalan Jalan
Pandemi hingga Longsor Persulit Gunungkidul Capai Target Pendapatan Sektor Wisata Tahun 2022

Pandemi hingga Longsor Persulit Gunungkidul Capai Target Pendapatan Sektor Wisata Tahun 2022

Travel Update
Sejarah Loji Gandrung di Kota Solo yang Jadi Tempat Ngunduh Mantu Kaesang

Sejarah Loji Gandrung di Kota Solo yang Jadi Tempat Ngunduh Mantu Kaesang

Jalan Jalan
Biaya Bikin Visa Schengen, Syarat Berkunjung ke Sejumlah Negara Eropa

Biaya Bikin Visa Schengen, Syarat Berkunjung ke Sejumlah Negara Eropa

Travel Tips
Festival Budaya Jalin Merapi di Deles Indah Klaten, Berlatar Panorama Gunung Api

Festival Budaya Jalin Merapi di Deles Indah Klaten, Berlatar Panorama Gunung Api

Travel Update
3 Tips Bikin Visa Schengen, Jangan Beri Itinerary Fiktif

3 Tips Bikin Visa Schengen, Jangan Beri Itinerary Fiktif

Travel Tips
3 Rumah Sakit di Malang Siap Beri Layanan Wisata Medis

3 Rumah Sakit di Malang Siap Beri Layanan Wisata Medis

Travel Update
7 Alasan Mengapa Kamu Perlu Jalan-jalan #DiIndonesiaAja untuk Liburan Akhir Tahun Ini

7 Alasan Mengapa Kamu Perlu Jalan-jalan #DiIndonesiaAja untuk Liburan Akhir Tahun Ini

Jalan Jalan
Itenarary 3 hari 2 malam di Lombok dan Gili Trawangan, Gowes di Desa

Itenarary 3 hari 2 malam di Lombok dan Gili Trawangan, Gowes di Desa

Itinerary
Lokasi Ngunduh Mantu Kaesang-Erina, Ini 5 Fakta Loji Gandrung Solo

Lokasi Ngunduh Mantu Kaesang-Erina, Ini 5 Fakta Loji Gandrung Solo

Jalan Jalan
Taman Langit Gunung Banyak Ditetapkan Jadi Shelter Tourism, Apa Itu?

Taman Langit Gunung Banyak Ditetapkan Jadi Shelter Tourism, Apa Itu?

Travel Update
Warga Hawaii Beramai-ramai Tonton Letusan Mauna Loa yang Langka

Warga Hawaii Beramai-ramai Tonton Letusan Mauna Loa yang Langka

Travel Update
6 Fakta Pura Mangkunegaran, Lokasi Pernikahan Kaesang-Erina

6 Fakta Pura Mangkunegaran, Lokasi Pernikahan Kaesang-Erina

Jalan Jalan
10 Hidden Gem Bali, Wisata Anti-mainstream buat Libur Akhir Tahun

10 Hidden Gem Bali, Wisata Anti-mainstream buat Libur Akhir Tahun

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.