Itinerary Seharian Wisata di Badung Bali

Kompas.com - 12/09/2020, 17:20 WIB
Panorama langit dan laut di Pantai Kuta, Bali Jumat (17/2/2017). KOMPAS/MOHAMMAD HILMI FAIQPanorama langit dan laut di Pantai Kuta, Bali Jumat (17/2/2017).

KOMPAS.com – Mulai dari wisata pantai, alam, sejarah, budaya, rekreasi, hingga kuliner bisa ditemukan di Kabupaten Badung, Bali.

Jika berencana untuk menjelajahi Badung dalam satu hari pada akhir pekan nanti, kamu harus memulai perjalanan dari pagi hari sebagai antisipasi lokasi antar tempat wisata yang mungkin cukup jauh.

Baca juga: Pesona 3 Danau di Bali yang Terbentuk dari Letusan Gunung Lesung

Berikut daftar lima tempat wisata di Badung yang bisa dikunjungi dalam satu hari yang telah Kompas.com rangkum, Jumat (11/9/2020).

Salah satu pantai yang paling terkenal dan sudah mendunia di Bali adalah Pantai Kuta. Pantai yang memiliki pasir putih nan halus ini cocok untuk dikunjungi bagi wisatawan yang ingin berenang.

Jika ingin coba berselancar, kamu juga bisa melakukannya di sini karena Pantai Kuta merupakan salah satu pantai dengan gelombang ombak yang ramah bagi peselancar baru.

  • Sarapan di Made’s Warung Berawa

Made’s Warung Berawa terletak di Jalan Subak Sari 13 No. 8, Tibubeneng. Rumah makan yang telah berdiri sejak 1969 ini menawarkan menu khusus sarapan yang hanya akan disajikan hingga pukul 12 siang.

Tempat makan dekat Pantai Seminyak bernama Mades Warung Berawa, Bali.dok. Instagram @madeswarungberawa Tempat makan dekat Pantai Seminyak bernama Mades Warung Berawa, Bali.

Jarak dari Pantai Kuta menuju Made’s Warung Berawa adalah sekitar 9,6 km menggunakan mobil. Mereka menyajikan berbagai piilhan menu sarapan tradisional khas Indonesia dan internasional mulai dari Rp 35.000.

Beberapa hidangan yang bisa dipilih adalah bakso, nasi goreng, Spanish Omelette, Avocado Bacon Brioche, Red Smoothie Bowl, dan Nasi Campur Ayam Totoo.

 

Pura Taman Ayun di Badung, Bali.SHUTTERSTOCK.com/MAREK POPLAWSKI Pura Taman Ayun di Badung, Bali.

 

Usai menyantap sarapan, kamu bisa melanjutkan perjalanan ke Pura Taman Ayun di Jalan Ayodya No. 10, Kecamatan Mengwi. Jarak menuju ke sana adalah sekitar 19,2 km. Waktu tempuhnya sekitar 38 menit menggunakan mobil.

Pura Taman Ayun sudah berdiri sejak abad ke-17 atau sekitar tahun 1634. Kendati demikian, bangunannya masih megah dan tertara rapih.

Baca juga: Wisata Desa Jatiluwih Bali, Air Terjun Tersembunyi hingga Warisan Budaya Dunia

Tidak hanya itu, kawasan pura dipenuhi dengan rerumputan hijau dan pepohonan rindang. Ada juga kolam yang mengelilingi area pura, dan candi air mancur.

Wisatawan bisa berfoto-foto dan menikmati keindahan tempat wisata tersebut. Namun, pengunjung tidak diperkenankan untuk memasuki kawasan pura utama atau Utama Mandala.

Kawasan Utama Mandala hanya boleh dimasuki oleh umat Hindu yang akan bersembahyang dan kalangan keluarga Kerajaan Mengwi.

  • Coba kuliner pinggir jalan

Untuk mencapai tempat wisata selanjutnya yakni Sangeh Monkey Forest, dari Pura Taman Ayun kamu hanya menempuh jarak 12,5 km atau sekitar 20 menit menggunakan mobil.

Baca juga: 5 Wisata Air Terjun di Bali, Indah dan Segar

Jika ingin makan siang, kamu bisa berkunjung ke beberapa tempat makan yang ada di sepanjang jalan menuju Sangeh Monkey Forest.

Beberapa tempat makan yang bisa dikunjungi misalnya seperti Warung Ikan Bakar Jimbaran Mengwi di Jalan Raya Denpasar-Singaraja atau Ack Sembung di Jalan Raya Denpasar.

 

Tempat wisata Sangeh Monkey Forest di Badung, Bali.dok. Instagram @sangehmonkeyforest Tempat wisata Sangeh Monkey Forest di Badung, Bali.

  • Sangeh Monkey Forest

Sangeh Monkey Forest terletak di Jalan Brahmana, Desa Sangeh, Kecamatan Abiansemal. Tempat wisata ini sudah berdiri sejak 1969 sebelum dikembangkan pada 1971.

Hutan seluas 10 hektar tersebut memiliki sebuah pura bernama Pura Bukit Sari yang sudah ada sejak abad ke-17.

Sembari bermain dengan sekitar 600 ekor kera abu ekor panjang, kamu juga bisa melihat pura kuno tersebut dan berfoto-foto di sana.

Wisatawan tidak perlu khawatir akan tersesat saat menjelajahi hutan asri tersebut karena pihak tempat wisata sudah menyediakan jalur setapak.

Tidak hanya itu, Sangeh Monkey Forest juga memiliki pemandu yang akan menemani wisatawan berkeliling sambil foto-foto dengan para kera.

  • Pod Chocolate

Pod Chocolate, atau Pod Origin, terletak di Jalan Tukad Ayung, Carangsari, Petang. Tepatnya 6,5 km dari Sangeh Monkey Forest.

Di Pod Origin, wisatawan bisa melihat proses pengolahan coklat mulai dari biji hingga menjadi coklat batang.

Baca juga: Rekomendasi 6 Tempat Agrowisata di Bali

Selain itu, kamu juga bisa mencoba sekitar 20 coklat yang ada di sana sambil menikmati secangkir coklat panas atau frappuccino. Jika tertarik, kamu bisa coba membuat coklat sendiri.

Pada masa pandemi seperti saat ini, pastikan saat berkunjung tetap melakukan protokol kesehatan pencegahan Covid-19, yaitu dengan mengenakan masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, serta tidak bepergian jika demam atau suhu tubuh di atas 37,3 derajat Celsius.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Liburan ke Puncak Bogor, Wisatawan Wajib Rapid Test Covid-19

Liburan ke Puncak Bogor, Wisatawan Wajib Rapid Test Covid-19

Whats Hot
Bisakah Indonesia Terapkan Special Tourist Visa seperti Thailand?

Bisakah Indonesia Terapkan Special Tourist Visa seperti Thailand?

Whats Hot
Jelang Akhir Tahun, Seperti Apa Mobilitas Wisatawan di Tengah Pandemi?

Jelang Akhir Tahun, Seperti Apa Mobilitas Wisatawan di Tengah Pandemi?

Whats Hot
Bagaimana Perkembangan Pariwisata Indonesia sejak Awal Pandemi Covid-19?

Bagaimana Perkembangan Pariwisata Indonesia sejak Awal Pandemi Covid-19?

Whats Hot
Jakarta Aquarium Buka Lagi, Harga Tiket Mulai Rp 135.000

Jakarta Aquarium Buka Lagi, Harga Tiket Mulai Rp 135.000

Whats Hot
Daftar 4 Maskapai yang Turunkan Tarif Tiket Pesawat hingga Akhir Tahun

Daftar 4 Maskapai yang Turunkan Tarif Tiket Pesawat hingga Akhir Tahun

Whats Hot
Jateng Bersiap Sambut Libur Panjang, Ada Rapid Test di Tempat Wisata

Jateng Bersiap Sambut Libur Panjang, Ada Rapid Test di Tempat Wisata

Whats Hot
Tempat Wisata di Bogor Boleh Buka, tetapi Harus Batasi Pengunjung

Tempat Wisata di Bogor Boleh Buka, tetapi Harus Batasi Pengunjung

Whats Hot
Pemkab Lebak Tutup Seluruh Tempat Wisata Saat Libur Panjang Oktober 2020

Pemkab Lebak Tutup Seluruh Tempat Wisata Saat Libur Panjang Oktober 2020

Whats Hot
Tarif Tiket Lion Air Group Turun Menyusul Kebijakan Pemerintah Tanggung Airport Tax

Tarif Tiket Lion Air Group Turun Menyusul Kebijakan Pemerintah Tanggung Airport Tax

Whats Hot
Harris Day 2020 Digelar Virtual, Peserta Lari dan Gowes dari Kota Sendiri

Harris Day 2020 Digelar Virtual, Peserta Lari dan Gowes dari Kota Sendiri

Whats Hot
Libur Panjang Akhir Oktober, Ini Daftar 27 KA Jarak Jauh dari Jakarta

Libur Panjang Akhir Oktober, Ini Daftar 27 KA Jarak Jauh dari Jakarta

Whats Hot
Airport Tax Ditanggung Pemerintah, Tarif Tiket Garuda Indonesia Turun

Airport Tax Ditanggung Pemerintah, Tarif Tiket Garuda Indonesia Turun

Whats Hot
Ada Tiket Murah Citilink hingga Akhir Tahun di 13 Kota Ini

Ada Tiket Murah Citilink hingga Akhir Tahun di 13 Kota Ini

Whats Hot
Peru Lanjutkan Penerbangan Internasional dan Buka Kembali Machu Picchu

Peru Lanjutkan Penerbangan Internasional dan Buka Kembali Machu Picchu

Whats Hot
komentar di artikel lainnya
Close Ads X