Kompas.com - 13/09/2020, 13:14 WIB
KEINDAHAN ALAM INDONESIA - Panorama kawasan wisata Gunung Bromo di Metigen, Desa Ngadisari, Probolinggo, Jawa Timur, Kamis (7/6/2018). Lokasi wisata tersebut menjadi tujuan favorit wisata karena panorama alamnya yang menjadi magnet wisatawan lokal maupun mancanegara. KOMPAS.com/MAULANA MAHARDHIKAKEINDAHAN ALAM INDONESIA - Panorama kawasan wisata Gunung Bromo di Metigen, Desa Ngadisari, Probolinggo, Jawa Timur, Kamis (7/6/2018). Lokasi wisata tersebut menjadi tujuan favorit wisata karena panorama alamnya yang menjadi magnet wisatawan lokal maupun mancanegara.

KOMPAS.com – Sejak Jumat (28/8/2020) mulai pukul 13:00 WIB, aktivitas wisata di Gunung Bromo sudah dibuka kembali.

Protokol kesehatan di era new normal pun diterapkan dalam rangka pembukaan kembali secara bertahap atau reaktivasi wisata tersebut.

Pihak Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BBTNBTS) juga menerapkan serangkaian aturan yang harus dipatuhi oleh pengunjung.

Baca juga: Kuota Wisatawan Gunung Bromo Ditambah, Jadi 1.265 Orang per Hari

Jika ada pengunjung yang melanggar, maka mereka akan dikenakan sanks, mulai dari pembinaan hingga blacklist untuk memasuki kawasan.

Berdasarkan informasi dari Instagram @tnbromotenggersemeru, Sabtu (12/9/2020), pihak BBTNBTS akan melakukan reaktivasi Tahap II yang berlaku mulai Senin (14/9/2020) dan menambah syarat kunjungan terbaru.

Untuk mengetahui lebih lanjut, berikut syarat terbaru ke Gunung Bromo yang telah Kompas.com rangkum, Minggu (13/9/2020):

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

1. Beli tiket online

Wisatawan hanya bisa membeli tiket masuk secara online melalui situs bookingbromo.bromotenggersemeru.org.

2. Bawa surat keterangan sehat

Sebelum berkunjung atau berwisata ke kawasan TNBTS, pengunjung harus berada dalam keadaan sehat. Mereka juga harus menunjukkan surat keterangan sehat dari dokter terlebih dahulu.

Wisatawan berkuda di kawasan Gunung BromoDok. Biro Komunikasi Publik Kemenparekraf Wisatawan berkuda di kawasan Gunung Bromo

3. Ada batas usia pengunjung

Wisatawan yang diperkenankan untuk berkunjung dan berwisata di kawasan TNBTS hanya yang berusia 10–60 tahun.

Sebelumnya pada reaktivasi Tahap I, hanya wisatawan berusia 14–60 saja yang boleh berkunjung ke kawasan TNBTS.

4. Wajib cek suhu tubuh

Saat memasuki kawasan TNBTS, pengunjung wajib melalui prosedur pemeriksaan suhu tubuh dua kali dengan jarak pemeriksaan 5 menit.

Jika sudah diperiksa dua kali dan suhu tubuh tetap lebih dari 37,30 derajat celcius, wisatawan tidak diizinkan masuk.

5. Wajib pakai masker dan sarung tangan

Selama berada di kawasan TNBTS, wisatawan wajib memakai masker dan sarung tangan. Jika tidak membawanya, pengunjung bisa membeli dari para pedagang di area TNBTS.

Baca juga: Panduan Cara Booking Online Tiket Wisata Bromo

Pengunjung tidak perlu khawatir karena para pedagang sudah menerapkan protokol kesehatan, seperti memakai masker dan face shield.

6. Wajib bawa hand sanitizer atau sabun cair

Pihak TNBTS memang telah menyediakan tempat cuci tangan di beberapa titik wisata, termasuk di pintu masuk.

Meski begitu,wisatawan wajib membawa hand sanitizer atau sabun cair masing-masing untuk cuci tangan.

7. Pakai peralatan pribadi

Pihak BBTNBTS mewajibkan para calon pengunjung untuk menggunakan peralatan pribadi untuk berbagai keperluan seperti peralatan makan, minum, ibadah, dan lain-lain.

8. Jaga jarak

Selama berada di kawasan TNBTS, wisatawan wajib menerapkan aturan jaga jarak dengan pengunjung lain. Tidak hanya itu, mereka juga dilarang berkerumun dan selalu tertib.

9. Jaga etika batuk dan bersin

Saat berkunjung, wisatawan wajib menjaga etika batuk dan bersin dengan cara menutup area mulut dan hidung menggunakan tisu, masker, atau dengan siku. Mereka juga dilarang meludah sembarangan.

Gunung BromoAlbert Supargo Gunung Bromo

10. Kuota kunjungan di area wisata

Pihak TNBTS menerapkan kuota kunjungan yang dibatasi di lima site wisata. Untuk Site Bukit Cinta, kuotanya hanya 42 orang per hari.

Sementara Site Pananjakan 250 orang per hari, Site Bukit Kedaluh 129 orang per hari, Site Savana Teletubies 694 orang per hari, dan Site Mentigen 150 orang per hari.

Untuk pembelian karcis, satu karcis hanya berlaku untuk satu site wisata yakni site sunrise view point, site laut pasir, dan site savana.

Baca juga: 3 Tempat Lihat Embun Es di Gunung Semeru dan Bromo

Jika wisatawan memilih untuk berkunjung ke site savana, mereka hanya dapat ke site sunrise view point setelah pukul 08.00 WIB. Site sunrise view point terdiri dari Bukit Cinta, Bukit Kedaluh, Pananjakan, dan Mentigen.

11. Dilarang ke Kawah Bromo

Berdasarkan rekomendasi PVMBG PGA Cemorolawang, wisatawan dilarang ke Kawah Bromo. Batas radius aman adalah 1 kilometer dari kawah.

12. Wajib bawa turun sampah

Guna menjaga kebersihan fasilitas publik, wisatawan harus mematuhi aturan untuk membawa turun kembali sampah.

Beberapa tempat publik seperti mushola, toilet, tempat parkir, dan lainnya harus tetap bersih dari sampah.

13. Batas maksimal kendaraan

Pihak TNBTS membatasi jumlah penumpang dalam kendaraan atau jasa angkutan yakni maksimal 50 persen dari kapasitas.

Bagi yang menggunakan jip, kapasitasnya hanya diperbolehkan untuk satu pengemudi dan tiga penumpang. Sementara motor hanya satu pengemudi dan satu penumpang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lion Air Buka Rute Baru Makassar-Biak PP, Harga Mulai Rp 1 Juta

Lion Air Buka Rute Baru Makassar-Biak PP, Harga Mulai Rp 1 Juta

Travel Promo
Syarat Naik Kereta Api Periode Nataru per 24 Desember 2021, Bawa Kartu Vaksin

Syarat Naik Kereta Api Periode Nataru per 24 Desember 2021, Bawa Kartu Vaksin

Travel Update
Daftar Kereta Api Jarak Jauh Daop 1 Jakarta yang Beroperasi pada Desember 2021

Daftar Kereta Api Jarak Jauh Daop 1 Jakarta yang Beroperasi pada Desember 2021

Travel Update
Okupansi Hotel di Aceh untuk Libur Nataru Baru 40 Persen

Okupansi Hotel di Aceh untuk Libur Nataru Baru 40 Persen

Travel Update
Libur Nataru, Wisata Gunung Pandan di Aceh Tamiang Tutup

Libur Nataru, Wisata Gunung Pandan di Aceh Tamiang Tutup

Travel Update
10 Fakta Menarik Gunung Semeru, Rumah Tertinggi Sepasang Arca Kuno

10 Fakta Menarik Gunung Semeru, Rumah Tertinggi Sepasang Arca Kuno

Jalan Jalan
Erupsi Gunung Semeru Tak Berdampak pada Wisata Bromo

Erupsi Gunung Semeru Tak Berdampak pada Wisata Bromo

Travel Update
Pendakian Gunung Semeru Bukan Tutup karena Erupsi, Tapi karena PPKM

Pendakian Gunung Semeru Bukan Tutup karena Erupsi, Tapi karena PPKM

Travel Update
Pihak TNBTS Tegaskan Tak Ada Pendaki Saat Gunung Semeru Erupsi

Pihak TNBTS Tegaskan Tak Ada Pendaki Saat Gunung Semeru Erupsi

Travel Update
Erupsi Gunung Semeru Tak Pengaruhi Bandara Malang

Erupsi Gunung Semeru Tak Pengaruhi Bandara Malang

Travel Update
Bandara Banyuwangi Masih Layani Penerbangan, Meski Gunung Semeru Meletus

Bandara Banyuwangi Masih Layani Penerbangan, Meski Gunung Semeru Meletus

Travel Update
2,92 Juta Orang Lakukan Penerbangan Domestik pada OKtober 2021

2,92 Juta Orang Lakukan Penerbangan Domestik pada OKtober 2021

Travel Update
Erupsi Gunung Semeru, Wisata Air Terjun Tumpak Sewu Tetap Aman

Erupsi Gunung Semeru, Wisata Air Terjun Tumpak Sewu Tetap Aman

Travel Update
Bandara Juanda di Sidoarjo Tak Terdampak Letusan Gunung Semeru

Bandara Juanda di Sidoarjo Tak Terdampak Letusan Gunung Semeru

Travel Update
Jembatan Gladak Perak Lumajang Hancur Kena Erupsi Semeru, Lalu-lintas Dialihkan via Probolinggo

Jembatan Gladak Perak Lumajang Hancur Kena Erupsi Semeru, Lalu-lintas Dialihkan via Probolinggo

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.