Kompas.com - 14/09/2020, 19:07 WIB
Desa Adat Wae Rebo di Manggarai, Nusa Tenggara Timur telah dibuka kembali untuk wisatawan dengan protokol kesehatan. Dokumentasi Divisi Komunikasi Publik Badan Otorita Pariwisata Labuan Bajo (BOPLBF)Desa Adat Wae Rebo di Manggarai, Nusa Tenggara Timur telah dibuka kembali untuk wisatawan dengan protokol kesehatan.

MAUMERE, KOMPAS.com - Meski Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Vikotor Bungtilu Laskodat telah membuka desa wisata Wae Rebo untuk umun, masyarakat adat setempat menutup kembali tempat tersebut.

Ketua Lembaga Pelestarian Budaya Wae Rebo Frans Mudir mengatakan, masyarakat memutuskan menutup kembali Obyek Wisata Wae Rebo.

Keputusan itu berdasarkan musyawarah bersama selurah masayarakat Wae Rebo, Kamis (10/09/2020) di rumah Gendang Wae Rebo.

“Dibuka atau tidak itu tergantung kesepakatan bersama seluruh masyarakat. Karena masyarakat minta tutup lagi, maka kami harus ikut,” kata Frans dalam rilis tertulis yang diterima Kompas.com, Senin (14/9/2020).

Baca juga: Gubernur NTT Buka Kembali Destinasi Wisata Kampung Adat Wae Rebo

Menurut dia, masyarkat Wae Rebo ingin agar destinasi tersebut bisa dikunjungi setelah wabah Covid-19 berakhir.

 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara itu, Kepala Biro (Kabiro) Humas NTT Marianus Jelamu, mengatakan bahwa yang mesti dilakukan di Wae Rebo adalah kontrol ketat di pintu masuk tempat wisata itu.

Ia mencontohkan, sebelum wisatawan masuk harus cek suhu terlebih dahulu oleh penjaga di gerbang masuk sebagai syarat utama bagi mereka yang datang ke sana.

“Jika masyarakat terlalu khawatir, mungkin tidak perlu izinkan wisatawan menginap di sana. Wisawatwan datang melihat dan memotret di tempat itu. Kata kuncinya ada pemasukan bagi warga setempat," kata Marianus melalui sambungan telepon, Senin (14/9/2020).

Foto : Objek wisata Wae Rebo, Kabupaten Manggarai NTT.Kompas.com/Nansianus Taris Foto : Objek wisata Wae Rebo, Kabupaten Manggarai NTT.

Ia pun berharap tidak ada keputusan menolak wisatawan masuk ke Wae Rebo, agar bisa menopang ekonomi warga.

Marius mengungkapkan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTT akan berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manggarai melalui Dinas Pariwisata untuk menyosialisasikan hal tersebut ke masyarakat Wae Rebo.

“Kami akan koordinasi dengan Pemkab Manggarai, karena di sana itu kewenangannya mereka,” imbuh dia. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pelaku Wisata di Bantul Sambut Pembatalan PPKM Level 3 Saat Nataru

Pelaku Wisata di Bantul Sambut Pembatalan PPKM Level 3 Saat Nataru

Travel Update
Daftar Negara Asal Turis Asing yang Bisa ke Indonesia Tak Berubah meski Ada Omicron

Daftar Negara Asal Turis Asing yang Bisa ke Indonesia Tak Berubah meski Ada Omicron

Travel Update
Wisatawan di Gunung Bromo Dilarang Masuk Radius 1 Km dari Kawah Aktif, Ada Apa?

Wisatawan di Gunung Bromo Dilarang Masuk Radius 1 Km dari Kawah Aktif, Ada Apa?

Travel Update
Kembangkan Wellness Tourism, Yuk Kenali Rekomendasi Wisata Sehat di Korea

Kembangkan Wellness Tourism, Yuk Kenali Rekomendasi Wisata Sehat di Korea

BrandzView
Desa Wisata Sekitar Semeru Terdampak Erupsi, Ini Bantuan Kemenparekraf

Desa Wisata Sekitar Semeru Terdampak Erupsi, Ini Bantuan Kemenparekraf

Travel Update
Indonesia Perketat Kedatangan Internasional, Antisipasi Varian Omicron

Indonesia Perketat Kedatangan Internasional, Antisipasi Varian Omicron

Travel Update
Libur Nataru, Kebijakan Ganjil Genap di Kawasan Wisata Bukan dari Kemenparekraf

Libur Nataru, Kebijakan Ganjil Genap di Kawasan Wisata Bukan dari Kemenparekraf

Travel Update
PPKM Level 3 Saat Nataru Batal, Tempat Wisata Boleh Buka tapi Diperketat

PPKM Level 3 Saat Nataru Batal, Tempat Wisata Boleh Buka tapi Diperketat

Travel Update
Wisata Saat Nataru, Anak Usia di Bawah 12 Tahun Wajib Tes PCR

Wisata Saat Nataru, Anak Usia di Bawah 12 Tahun Wajib Tes PCR

Travel Update
7 Tempat Paling Kotor dan Penuh Kuman di Bandara

7 Tempat Paling Kotor dan Penuh Kuman di Bandara

Travel Tips
PPKM Level 3 Serentak Saat Nataru Batal

PPKM Level 3 Serentak Saat Nataru Batal

Travel Update
Cara Cuci Baju di Hotel, Tanpa Ribet dan Hasilnya Bersih

Cara Cuci Baju di Hotel, Tanpa Ribet dan Hasilnya Bersih

Travel Tips
Indonesia Resmi Jadi Tuan Rumah World Tourism Day 2022

Indonesia Resmi Jadi Tuan Rumah World Tourism Day 2022

Travel Update
Hindari Pakai Gelas Hotel untuk Minum, Ini Sebabnya

Hindari Pakai Gelas Hotel untuk Minum, Ini Sebabnya

Travel Tips
12 Desa Wisata yang Terdampak Erupsi Gunung Semeru, Ada Oro Oro Ombo

12 Desa Wisata yang Terdampak Erupsi Gunung Semeru, Ada Oro Oro Ombo

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.