Galungan dan Kuningan Berbeda, Ini Penjelasannya

Kompas.com - 15/09/2020, 21:09 WIB
Umat Hindu memanjatkan doa saat mengikuti sembahyang perayaan hari raya Galungan di Pura Indra Prasta, Mutihan, Solo, Jawa Tengah, Rabu (1/11/2017). Upacara Hari Raya Galungan tersebut merupakan perayaan hari kemenangan kebenaran (dharma) atas kejahatan (adharma). ANTARA FOTO/MOHAMMAD AYUDHAUmat Hindu memanjatkan doa saat mengikuti sembahyang perayaan hari raya Galungan di Pura Indra Prasta, Mutihan, Solo, Jawa Tengah, Rabu (1/11/2017). Upacara Hari Raya Galungan tersebut merupakan perayaan hari kemenangan kebenaran (dharma) atas kejahatan (adharma).

KOMPAS.com - Masyarakat kerap mengucapkan Selamat Hari Raya Galungan dan Kuningan secara bersamaan.

Namun, ternyata kedua hari yang disucikan bagi umat Hindu itu berbeda satu sama lainnya.

Menurut Guru Besar Ilmu Pariwisata Universitas Udayana Bali I Gede Pitana, Galungan dan Kuningan berbeda hari perayaannya. Kuningan dirayakan 10 hari setelah Hari Suci Galungan.

"Jadi, katakanlah besok itu kan Galungan tanggal 16 September, maka berakhir perayaannya pada 26 September, yang disebut dengan Hari Raya Kuningan," kata dia saat dihubungi Kompas.com, Selasa (15/9/2020).

Meski berbeda hari dan tanggalnya, antara Galungan dan Kuningan masih merupakan satu rangkaian upacara Galungan.

Baca juga: Rangkaian Acara Hari Raya Galungan, Sembahyang hingga Mengarak Barong

Lalu apa yang membedakannya?

Galungan, saat di mana dewa-dewa dan leluhur turun ke bumi

Pitana menjelaskan, perbedaan pertama terletak dari inti pokok Hari Suci Galungan di mana umat Hindu merayakan turunnya Dewa-dewa dan para leluhur ke bumi dan menemui keturunannya.

Ilustrasi mengarak Barong. SHUTTERSTOCK/STEKLO Ilustrasi mengarak Barong.

"Galungan itu dewa-dewa dan leluhur turun, semua atman-atman (roh) yang sudah suci akan turun dari surga menemui keturunannya di dunia," kata dia.

Galungan juga hari di mana umat Hindu bersembahyang pada pagi hari ke pura desa masing-masing.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X