25 Tempat Wisata Keren di Magelang, Pas untuk Liburan

Kompas.com - 16/09/2020, 07:07 WIB
Pemandangan di Silancur Highland, Kaliangkrik, Magelang. KOMPAS.com/ANGGARA WIKAN PRASETYAPemandangan di Silancur Highland, Kaliangkrik, Magelang.

KOMPAS.com – Kabupaten Magelang menawarkan wisata yang menawan dan indah, mulai dari wisata sejarah, wisata alam, sampai wisata yang sedang tren.

Berlibur ke Magelang, memberikan pengalaman yang membuat takjub dan juga memperluas wawasan sejarah dan budaya.

Di sana, ada banyak daya tarik wisata, mulai dari candi, pergunungan, telaga, hingga spot panorama menawan.

Berikut ini adalah 25 tempat wisata keren di Magelang yang pas untuk tujuan liburan:

1. Candi Borobudur

Candi Borobudur merupakan candi Buddha terbesar di dunia antara 780-840 Masehi yang dibangun pada zaman Mataram Kuno.

Menjadi salah satu keajaiban dunia, akan sangat disayangkan bila tidak bertandang ke Candi Borobudur saat sedang berlibur di Magelang.

Kemegahan Candi dengan stupa-stupa yang berjejer dihiasi dengan pemandangan yang luar biasa indahnya, candi ini tak luput menjadi spot foto yang menarik dan luar biasa keren.

Candi Borobudur dilihat dari Puncak Surloyo, Kulon Progo, DIY dari jarak sekitar 4,96 kilometer.KOMPAS.com/ANGGARA WIKAN PRASETYA Candi Borobudur dilihat dari Puncak Surloyo, Kulon Progo, DIY dari jarak sekitar 4,96 kilometer.

Wisatawan domestik akan dikenai biaya sebesar Rp 50.000 per orang untuk usia 10 tahun keatas dan Rp 25.000 per orang untuk usia 3 sampai 10 tahun. Untuk rombongan dengan minimal 20 orang dikenai biaya Rp25.000 per orang.

Terdapat juga dua jenis paket kunjungan, yaitu paket Borobudur–Prambanan dan Borobudur–Ratu Boko dengan harga yang sama.

Harga paket sebesar Rp 75.000 per orang untuk usia 10 tahun keatas dan Rp35.000 per orang untuk usia 3 s/d 10 tahun.

2. Candi Selogriyo

Candi Selogriyo berada di lereng Gunung Sumbing, terletak di lokasi terpencil di antara Bukit Giyanti, Bukit Condong, dan Bukit Malang, tepatnya di Desa Candisari, Kecamatan Windusari.

Candi Selogriyo di Desa Candisari, Kecamatan Windusari, Kabupaten Magelang.shutterstock/pengejar senja Candi Selogriyo di Desa Candisari, Kecamatan Windusari, Kabupaten Magelang.

Candi Selogriyo merupakan peninggalan purbakala yang diperkirakan dibangun pada masa Mataram Kuno dan dianggap sebagai bukti perkembangan nilai-nilai agama Hindu.

Berada di antara perbukitan, candi ini menawarkan pemandangan dari pergunungan yang indah dan udara sejuk yang menenangkan.

Baca juga: Candi Borobudur Penuh Saat Akhir Pekan, Pengelola Minta Tambah Kuota Pengunjung

Pengunjung dapat berkunjung ke candi ini pukul 08.00-16.00 WIB dengan membayar tiket masuk sebesar Rp 7.000 untuk wisatawan asing dan Rp25.000 untuk wisatawan mancanegara.

3. Candi Mendut

Candi Mendut berjarak sekitar 3 km dengan Candi Borobudur, terletak di Jalan Mayor Kusen, Sumberrejo, Mendut, Kecamatan Mungkid, Kabupaten Magelang, merupakan candi peninggalan agama Buddha.

Candi ini penuh dengan nilai sejarah dan penuh makna kehidupan tertuang dalam relief-relief pada dinding candi. Candi Mendut sebagai wisata sejarah, budaya, serta religi sangat cocok untuk berwisata edukasi atau keluarga.

Candi Mendut di Magelang, Jawa Tengah.KOMPAS.com/ANGGARA WIKAN PRASETYA Candi Mendut di Magelang, Jawa Tengah.

Untuk menunjang kunjungan pengunjung, tersedia fasilitas seperti area parkir dan toilet.
Kendati pandemi virus Corona, Candi Mendut beroperasi setiap hari Selasa – Minggu, terbagi menjadi 2 pembukaan yaitu pukul 08.30 – 11.00 WIB dan pukul 12.00 – 16.00 WIB.

Pengunjung akan dikenai biaya masuk sebesar Rp10.500 per orang untuk wisatawan domestik dan sebesar Rp20.500 per orang untuk wisatawan mancanegara, tiket sudah termasuk untuk mengunjungi Candi Pawon.

4. Candi Pawon

Candi Pawon disebut juga Candi Brajanalan merupakan candi dengan corak agama Buddha, berada tak jauh dari andi Mendut, tepatnya di Brojonalan, Dusun 1, Wanurejo, Borobudur, Kabupaten Magelang.

Candi ini memiliki ukuran yang tidak terlalu besar dan terbuat dari batu dengan relief pada dindingnya, seperti Candi Borobudur.

Meskipun berukuran kecil, candi ini dilengkapi dengan fasilitas seperti toilet, area parkir, dan penjual makanan disekitar candi.

Candi Pawon di Magelang, Jawa Tengah menyimpan berbagai cerita pada relief-reliefnya. Salah satu ceritanya adalah cerita Kinara-Kinari.Nicholas Ryan Aditya Candi Pawon di Magelang, Jawa Tengah menyimpan berbagai cerita pada relief-reliefnya. Salah satu ceritanya adalah cerita Kinara-Kinari.

Meski pandemi Covid-19, Candi Mendut tetap beroperasi setiap Selasa–Minggu, terbagi menjadi 2 pembukaan, yaitu pukul 08.30–11.00 WIB dan pukul 12.00–16.00 WIB.

Pengunjung akan dikenai biaya masuk sebesar Rp 10.500 per orang untuk wisatawan domestik dan Rp 20.500 per orang untuk wisatawan mancanegara. Tiket sudah termasuk untuk mengunjungi Candi Mendut.

5. Candi Umbul

Candi Umbul merupakan situs purbakala berupa pemandian air panas, yang dipercaya bahwa pemandian ini tempat sang putri raja membersihkan diri.

Pemandian ini terletak di Desa Kartoharjo, Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang. Lokasinya dekat dengan Telaga Boleder dan Curug Sekar. Tempat ini menawarkan pemandangan alam yang indah.

Candi Umbul Magelang dengan kolam pemandian air panas alaminya.Kompas.com/Anggara Wikan Prasetya Candi Umbul Magelang dengan kolam pemandian air panas alaminya.

Dari dasar candi, muncul air hangat yang dipercaya mampu membuat awet muda dan menyembuhkan berbagai penyakit kulit.

Untuk merasakan pemandian ala putri raja, pengunjung akan dikenai biaya sebesar Rp 6.000 saja per orang.

6. Mangli Sky View

Mangli Sky View atau dikenal dengan wisata menembus awan, berada pada ketinggian 1.570 meter di atas permukaan laut (mdpl), sebelah timur Gunung Sumbing, tepatnya di Desa Mangli, Kecamatan Kaliangkrik.

Tempat ini menawarkan pemandangan alam yang menawan, berupa hamparan awan yang membentang di langit yang indah.

Baca juga: Wisata Magelang: Sambut Pagi di Silancur Highland yang Menawan

 

Semua itu lengkap dengan latar 9 Gunung, yaitu Merapi, Merbabu, Andong, Telomoyo, Tidar, Giyanti, Ungaran, dan Sumbing.

Tidak hanya dengan pemandangan langit dan gunung, Mangli Sky View juga menyajikan hamparan kebun sayuran yang hijau dan kicauan burung menambah suasana asri di tempat ini.

Mangli Sky Viewpariwisata.magelangkab Mangli Sky View

Pengunjung juga dapat bermalam di area camping ground dilengkapi fasilitas seperti mushola, toilet, warung, listrik, hingga WIFI.

Pengunjung akan dikenai biaya tiket masuk sebesar Rp 5.000 per orang, dan bila ingin berkemah akan dikenai biaya sebesar Rp 15.000 per orang.

Pihak pengelola juga menyediakan penyewaan alat kemah, seperti tenda, matras, sleeping bag, kompor, gas, nesting, dan lainnya. Harga sewa peralatan tersebut berkisar dari Rp 5.000 sampai Rp50.000.

7. Ladon Little Island

Ladon Little Island menawarkan pesona alam ala pantai dengan pasir putih di pinggir Sungai Progo, tepatnya di Dusun Sangen, Desa Candirejo, Kecamatan Borobudur.

Berada di pinggiran aliran sungai dengan pasir putih yang berasal dari abu material letusan Gunung Merapi, menyuguhkan pemandangan lereng perbukitan yang hijau.

Ladon Little Islandpariwisata.magelangkab Ladon Little Island

Di sana pengunjungdapat mengambil foto dan menunggang kuda menyusuri aliran Sungai Progo. Disarankan datang saat musim kemarau, karena saat musim hujan tempat ini banjir.

Tersedia waarung-warung yang menjual makanan dan minuman tradisional untuk mengisi perut ketika lapar.

Pengunjung akan dikenai tiket masuk dengan harga hanya Rp 2.000 per orang saja. Untuk biaya parkir kendaraan adalah Rp 2.000 untuk motor dan Rp 5.000 untuk mobil.

8. Nepal van Java Dusun Butuh, Kaliangkrik

Dusun Butuh Kaliangkrik atau dikenal dengan Nepal Van Java terletak pada ketinggian 1.620 mdpl, tepatnya di bawah kaki Gunung Sumbing. Sekilas, dusun ini mirip dengan Pergunungan Himalaya di Nepal.

Di Dusun Butuh ini menyuguhkan panorama indah dengan udara yang dingin dan sejuk, pada saat pagi hari matahari terbit dari dusun ini terlihat sangat jelas dan cantik. Pada malam hari akan terlihat jelas hamparan bintang-bintang yang bertabur di langit.

Dusun Butuh di Magelang yang mendapat julukan Nepal van Java.KOMPAS.com/ANGGARA WIKAN PRASETYA Dusun Butuh di Magelang yang mendapat julukan Nepal van Java.

Desa ini hits dan viral dikalanga anak-anak muda untuk dijadikan spot foto untuk diunggah di media sosial.

Baca juga: Nepal van Java Dusun Butuh Magelang yang Unik Berlatar Gunung Sumbing

 

Spot yang disediakan pengelola desa yaitu spot berada di atas atap rumah warga dengan menyuguhkan pemandangan Dusun Butuh berpadu dengan kemegahan Gunung Sumbing.

Pengunjung yang bertandang ke desa ini, dikenai tarif parkir sebesar Rp 2.000 untuk roda dua dan Rp 5.000 untuk roda empat.

9. Silancur Highland

Silancur Highland berada di sebelah tenggara Gunung Sumbing, tepatnya di Desa Mangli, Kecamatan Kaliangkrik, Kabupaten Magelang.

Dengan menawarkan pemandangan indah berupa pegunungan yang terbentang dengan pepohonan nan hijau dan langit biru, sangat cocok untuk bersantai dan menghilangkan penat akan kesibukan kota.

Silancur Highland dengan taman bunga berlatar Gunung Sumbing.KOMPAS.com/ANGGARA WIKAN PRASETYA Silancur Highland dengan taman bunga berlatar Gunung Sumbing.

Dengan menyuguhkan pemandangan matahari terbit yang memesona dan pemandangan kota magelang saat malam hari, semua itu benar-benar sangat memanjakan mata.

Dekat dengan loket masuk terdapat kebun penuh dengan bunga berwarna-warni sangat cocok untuk spot foto selain di gardu. Tersedia pula wisata malam di Silancur, seperti tempat nongkrong dan camping.

Pengunjung akan dikenai biaya tiket masuk sebesar Rp 10.000 per orang. Biaya untuk berkemah adalah Rp 15.000 per orang.

10. Ketep Pass

Ketep Pass merupakan gardu pandang yang berada pada ketingian 1.200 mdpl. Lokasinya ada di Jalan Blabak Boyolali kilometer 16, Ketep, Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang.

Di tempat ini pengunjung dapat menikmati pemandangan Gunung yang mengelilingi Magelang seperti Merapi, Merbabu, Sumbing, dan Sindoro.

Di Ketep Pass juga terdapat Museum Volcanologi bernama Ketep Vulcano Centre yang memberikan informasi terkait Gunung Merapi.

Gunung Merapi.KOMPAS.com/ANGGARA WIKAN PRASETYA Gunung Merapi.

Pengunjung juga dapat menikmati kuliner yan tersedia di Ketep Pass Restaurant, sambil menikmati pemandangan indah yang disuguhkan dari tempat ini.

Pengunjung akan dikenai biaya tiket masuk sebesar Rp 10.500 pada hari biasa dan Rp 12.500 pada hari Libur/Minggu.

11. Air Terjun Kedung Kayang

Air Terjun Kedung Kayang dengan air mengalir di antara kaki Gunung Merapi dan Gunung Merbabu, menawarkan pemandangan menawan. Lokasinya ada di Nagrong, Wonolelo, Sawangan, Kabupaten Magelang.

Air terjun ini sangat cocok untuk bermain air atau sekadar berburu foto yang instagramable.  Obyek wisata ini juga dilengkapi gardu pandang di atas pohon,

Spot Panorama di Kawasan Air Terjun Kedung Kayang, Magelang.Kompas.com/Anggara Wikan Prasetya Spot Panorama di Kawasan Air Terjun Kedung Kayang, Magelang.

Pengunjung dapat melihat pemandangan dari Air Terjun Kedung Kayang dengan jelas bergandengan dengan latar Gunung Merapi yang berdiri kokoh.

Untuik mengunjungi tempat ini, pengunjung harus mengeluarkan biaya tiket masuk sebesar Rp 4.000 per orang. Wahana Gardu Pandang adalah Rp 5.000, biaya parkir sebesar Rp 2.000 untuk motor dan Rp 5.000 untuk mobil.

12. Air Terjun Sekar Langit

Air Terjun Sekar Langit terkenal dengan legenda kisah Jaka Tarub yang mencuri selendang bidadari.

Lokasinya ada di lereng Gunung Telomoyo, tepatnya di Desa Tlogorejo, Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang.

Air Terjun Sekar Langit, Magelang, Jawa TengahKompas.com/Anggara Wikan Prasetya Air Terjun Sekar Langit, Magelang, Jawa Tengah

Air terjun ini menawarkan air yang jernih yang terjun dari ketinggian sekitar 25 meter, dengan suasana yang asri dan sejuk.

Dekat dengan kawasan air terjun, terdapat jembatan pelangi yang cocok untuk dijadikan spot foto yang instagramable.

Untuk mengunjungi Air Terjun Sekar Langit, pengunjung akan dikenai biaya masuk sebesar Rp 5.000 per orang.

13. Curug Silawe

Curug Silawe berada di kaki Gunung Sumbing, tepatnya di Dusun Kopeng, Desa Sutopati, Kecamatan Kajoran, Kabupaten Magelang.

Memiliki ketinggian mencapai 60 meter, air terjun ini mengalirkan air yang jernih dan segar, serta dihiasi pepohonan yang hijau menambah suasana asri dan sejuk.

Curug Silawe di Kecamatan Kajoran, Magelang, Jawa Tengah.KOMPAS.com/ANGGARA WIKAN PRASETYA Curug Silawe di Kecamatan Kajoran, Magelang, Jawa Tengah.

Curug ini berada di lokasi yang masih sangat alami dan asri, juga jauh dari keramaian kota, sehingga sangat cocok untuk melepas penat dari kesibukan sehari-hari.

Baca juga: Curug Silawe Magelang, Sejuk, Indah, dan Menyegarkan

Untuk mengunjungi Curug Silawe, pengunjung akan dikenai tiket masuk sebesar Rp6.000 per orang.

14. Air Terjun Grenjengan Kembar

Air Terjun Grenjengan Kembar memiliki dua aliran yang bersebelahan. Lokasinya ada di Dusun Citran, Desa Muneng Warangan, Kecamatan Pakis, Kabupaten Magelang.

Berada di kawasan lereng Gunung Merbabu, Air Terjun ini mengalirkan air yang bersumber dari mata air Gunung Merbabu.

Air Terjun Grenjengan Kembar di Lereng Gunung Merbabu.Kompas.com/Anggara Wikan Prasetya Air Terjun Grenjengan Kembar di Lereng Gunung Merbabu.

Tidak hanya air terjun saja, tempat ini cocok untuk mengambil foto yang bagus di beberapa spot foto selama perjalanan menuju air terjun dan juga dengan latar belakang hutan pinus.

Pengunjung yang ingin mengunjungi Air Terjun Grenjengan Kembar, akan dikenai biaya masuk sebesar Rp 10.000 dan sudah termasuk dalam tiket parkir.

15. Telaga Bleder

Telaga Bleder merupakan wisata alam yang terbentuk secara alami dan bersumber dari mata air Gunung Andong.

Tempat ini terletak di Dusun Bleder, Desa Ngasinan, Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang dan menawarkan pemandangan asri berupa Gunung Andong berpadu hamparan sawah hijau.

Untuk menunjang aktivitas wisata, tersedia fasilitas, seperti toilet, area parkir, gazebo, kolam renang anak, dan wahana air berupa speedboat, perahu dayung, dan becak air.

Telaga Blederpariwisata.magelangkab Telaga Bleder

Di sini, juga kerap kali diselenggarakan festival, seperti pelepasan seribu lampion air ke telaga, lomba perahu dayung, lomba kesenian rakyat, melodi telaga, dan ritual Larung Sangkala.

Pengunjung harus membayar tiket masuk pada hari biasa sebesar Rp 5.500 per orang dewasa dan Rp 4.500 per anak-anak. Pada Hari Minggu/Libur Rp 6.500 per orang dewasa dan Rp 5.500 per anak-anak.

Pada hari festival, biaya tiket masuk sebesar Rp 10.000 per orang dewasa dan Rp 9.000 per anak-anak.

Pengunnjung juga harus mengeluarkan biaya lain seperti biaya parkir sebesar Rp 2.000 untuk motor dan Rp 5.000 untuk mobil, biaya wahana speedboat Rp 4.000, perahu dayung Rp 5.000, dan becak air Rp5.000.

16. Punthuk Setumbu

Punthuk Setumbu berada di kawasan perbukitan tepatnya di gugusan Bukit Menoreh. Lokasinya ada di Jalan Borobudur Ngadiharjo km 4, Karangrejo, Borobudur, Kabupaten Magelang.

Berada pada ketinggian 1.300 mdpl, tempat ini awalnya hanya sebuah ladang milik warga yang kemudian dijadikan tempat wisata dengan menawarkan pemandangan dan matahari terbit yang indah.

Kabut pagi menyelimuti Candi Borobudur dilihat dari atas bukit yang disebut Punthuk Setumbu, sekitar 3 kilometer barat Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah.KOMPAS IMAGES / FIKRIA HIDAYAT Kabut pagi menyelimuti Candi Borobudur dilihat dari atas bukit yang disebut Punthuk Setumbu, sekitar 3 kilometer barat Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah.

Tempat ini sangat cocok dijadikan spot foto yang cantik dengan latar Candi Borobudur dan pergunungan, atau sakedar untuk bersantai menikmati pemandangan dan udara sejuk.

Pengunjung dapat berkunjung setiap hari mulai pukul 04.00 dengan membayar tiket masuk sebesar Rp 20.000 per orang untuk wisatawan domestik dan Rp 50.000 per orang untuk wisatawan mancanegara.

17. Punthuk Mongkrong

Punthuk Mongkrong berada di kawasan Bukit Menoreh, berjarak kurang lebih 5 km dari Candi Borobudur, tepatnya di Desa Giritengah, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang.

Punthuk Mongkrong menawarkan panorama pemandangan alam yang menawan berupa pergunungan dan pesona matahari terbit yang menawan.

Keindahan Sunrise dari Punthuk Mongkrong, Magelang (24/06/2019).Kompas.com/Anggara Wikan Prasetya Keindahan Sunrise dari Punthuk Mongkrong, Magelang (24/06/2019).

Disertai keindahan langit yang mempesona, tempat ini sangat cocok dijadikan spot foto yang instagramable atau sakadar bersantai menikmati pemandangan dan kesejukan.

Untuk mengunjungi Punthuk Mongkrong, pengunjung harus membayar biaya sebesar Rp 10.000 dan sudah termasuk biaya parkir.

18. Gereja Ayam Bukit Rhema

Gereja Ayam Bukit Rhema menjadi viral karena menjadi tempat shooting film Ada Apa dengan Cinta 2. Lokasinya ada di Karangrejo, Gombong, Kurahan, Kembanglimus, Borobudur, Magelang.

Berada pada ketinggian, tempat ini cocok untuk menikmati sunrise dari mahkota Gereja Ayam dan mengambil foto yang cantik dengan pemandangan indah pergunungan.

Bukit Doa Rhema atau dikenal pula Dove Hill, Gereja Ayam, atau Gereja Burung, yang berlokasi di Magelang, Jawa Tengah.KOMPAS.COM/SILVITA AGMASARI Bukit Doa Rhema atau dikenal pula Dove Hill, Gereja Ayam, atau Gereja Burung, yang berlokasi di Magelang, Jawa Tengah.

Pengunjung dapat menikmati koleksi lukisan edukasi yang terdapat di dalam gedung, menikmati kuliner makanan tradisional di belakang bangunan, atau melakukan ibadah.

Gereja Ayam Bukit Rhema beroperasi pukul 06.00-17.00 WIB dengan membayar biaya tiket masuk sebesar Rp 20.000 per orang.

19. Bukit Grenden

Bukit Grenden berada di lereng Gunung Merbabu, tepatnya di Dusun Grenden, Desa Pogalan, Kecamatan Pakis, Kabupaten Magelang.

Wisata Alam Bukit Grenden menawarkan banyak spot foto yang unik dan instagramable, seperti rumah kurcaci, Hammock, dan Gardu Pandang.

Wisatawan sedang berswafoto di rumah hobbit di Taman Wisata Grenden, Kecamatan Pakis, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Kamis (2/11/2017).KOMPAS.com/IKA FITRIANA Wisatawan sedang berswafoto di rumah hobbit di Taman Wisata Grenden, Kecamatan Pakis, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Kamis (2/11/2017).

Tempat ini juga bisa dijadikan tempat bersantai sambil menikmati pemandangan dan kesejukan pergunungan, serta pesona sunrise dan sunset yang memesona.

Pengunjung dapat berkunjung mulai pukul 08.00 WIB dengan membayar tiket masuk sebesar Rp 5.000 pada hari biasa dan Rp 10.000 pada hari Minggu/Libur.

20. Svargabumi

Svargabumi merupakan tempat wisata baru yang hits di Magelang, tak jauh dari Candi Borobudur, tepatnya terletak di Jalan Borobudur–Ngadiharjo, Sawah, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang.

Tempat hits ini menyajikan spot foto instagramable dengan view hamparan sawah yang hijau serta pemandangan dari arsitektur Candi Borobudur yang megah.

Baca juga: Svargabumi, Wisata Tengah Sawah dengan Spot Instagramable

Spot foto yang ditawarkan, seperti ayunan, ranjang jaring-jaring, hingga kolam renang lengkap dengan floating breakfast.

Satu lagi destinasi wisata yang sedang hits di Kabupaten Magelang, SvargaBumi, di perbatasan Dusun Ngaran dan Dusun Gopalan, Desa Borobudur, Kecamatan Borobudur, Magelang, Rabu (12/8/2020). 
TRIBUNJOGJA.COM / Rendika Ferri Satu lagi destinasi wisata yang sedang hits di Kabupaten Magelang, SvargaBumi, di perbatasan Dusun Ngaran dan Dusun Gopalan, Desa Borobudur, Kecamatan Borobudur, Magelang, Rabu (12/8/2020).

Menikmati wisata baru yang hits di Magelang ini, pengunjung harus membayar tiket masuk sebesar Rp 25.000 per orang dewasa dan Rp 15.000 per anak-anak.

Jam operasional Svargabumi adalah pukul 08.00-17.00 WIB pada hari biasa dan pada akhir pekan buka pukul 06.30-17.30 WIB. Tempat ini tutup setiap Kamis.

21. Jembatan Gantung Mangunsuko

Jembatan Gantung Mangunsuko juga dikenal dengan Jembatan Jokowi Merapi. Jembatan yang hits di Magelang ini terletak di Desa Sumber, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang.

Jembatan ini memiliki panjang 120 meter yang menghubungkan Desa Mangunsuko dan Desa Sumber, terbentang di atas Sungai Senowo.

Dari atas jembatan ini, pemandangan indah tersaji berupa sungai kecil dengan hiasan air terjun mini lengkap dengan rerumputan hijau dan penampakan Gunung Merapi yang berdiri kokoh.

Baca juga: Restoran Mata Langit di Magelang, Pengunjung Suka Selfie di Spot Ini

Dengan keindahan pemandangan dan jembatan yang berwarna, tempat ini sangat cocok untuk dijadikan spot foto yang menarik dan instagramabe.

Pengunjung dapat menikmati pemandangan dan berfoto di jembatan hits ini kapan pun dan tidak dipungut biaya.

22. Taman Dewari

Taman Dewari merupakan taman kincir angin pertama dan terbesar di Indonesia, terletak di Desa Baturono, Salam, Kabupaten Magelang.

Tempat ini sangat cocok untuk dijadikan spot foto yang menarik di beberapa spot yang tersedia seperti kebun bunga Matahari, Taman Kitiran dengan 10.00 kincir angin plastik berwarna, Panggung Kayu, Perahu Kertas, sampai Rumah Warna-warni.

Seorang pengunjung mengabadikan momen di tenagh ribuan kincir angin di lokasi wisata Taman Dewari, Magelang.Instagram/ @tamandewari Seorang pengunjung mengabadikan momen di tenagh ribuan kincir angin di lokasi wisata Taman Dewari, Magelang.

Pengunjung juga dapat menikmati kuliner di Dapur Dewari sambil menikmati pemandangan Taman Dewari yang indah.

Untuk mengunjungi Taman Dewari, pengunjung harus membayar biaya tiket masuk sebesar Rp 10.000 per orang.

Waktu kunjungan yang baik diharap untuk memantau akun instagram resmi @tamandewari karena dibuka berdasarkan season dengan menghadirkan tema baru.

23. Camera House Borobudur

Camera House Borobudur berupa rumah yang memiliki arsitektur mirip dengan kamera DSLR, milik seorang seniman bernama Tanggol Angien Jatikusumo, terletak di Jalan Majaksingi, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang.

Camera House Borobudurpariwisata.magelangkab Camera House Borobudur

Tempat ini menyajikan lukisan karya Tanggol Angien, Art Gallery, Mirror Castle, 3D Trick-art photo, cocok untuk dijadikan spot foto yang keren dan unik.

Pengunjung dapat berkunjung setiap hari pukul 07.00-19.00 WIB dengan dikenai biaya masuk sebesar Rp 50.000 per orang.

24. Taman Ramadanu

Taman Ramadanu mengusung konsep taman bunga ala Belanda yang penuh dengan bunga Celosia lengkap dengan kincir angin ala Belanda, terletak di Dusun Danurojo, Sambi Roro, Jamuskauman, Ngluwar, Kabupaten Magelang.

Tempat wisata ini diisi sekitar 15.000 bunga celosia dan menyajikan spot foto menarik dikelilingi bunga dan spot bunga sakura yang cantik.

Keindahan Taman Ramadanu bagaikan di Negeri Belanda.Kompas.com/Anggara Wikan Prasetya Keindahan Taman Ramadanu bagaikan di Negeri Belanda.

Merasakan suasana ala Eropa di Taman Ramadanu Magelang, pengunjung dikenai biaya masuk sebesar Rp 10.000 per orang.

Namun dalam masa pandemi corona ini masih ditutup, disarankan untuk memantau akun instagram resmi untuk update terbaru.

25. Sungai Elo

Rafting Sungai Elo sangat cocok untuk pemula menikmati keseruan olahraga air, dengan memacu adrenalin bermain arung jeram dengan arus sungai yang stabil dan aman, yang terletak di Desa Pare, Blondo, Mungkid, Kabupaten Magelang.

Rafting di Sungai Elo dengan panjang rute sekitar 12 km dan lama waktu pengarungan selama 2,5 sampai 3 jam.

Kegiatan wisata alam rafting Sungai Elo, Magelang, Jawa Tengah.KOMPAS.com/NICHOLAS RYAN ADITYA Kegiatan wisata alam rafting Sungai Elo, Magelang, Jawa Tengah.

Bermain arung jeram di Sungai Elo, pengunjung juga dapat menikmati pemandangan yang asri dan sejuk, serta tak jauh dari Candi Borobudur dan Candi Mendut.

Pengunjung dapat menikmati wisata air ini dengan beberapa paket dengan harga kisaran Rp 650.000 per perahu untuk kapastias maksimal 6 orang dan selama pandemi covid-19 maksimal 4 orang.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X