Kompas.com - 19/09/2020, 15:03 WIB
Nepal van Java Dusun Butuh, Kaliangkrik, Magelang di Kaki Gunung Sumbing KOMPAS.com/ANGGARA WIKAN PRASETYANepal van Java Dusun Butuh, Kaliangkrik, Magelang di Kaki Gunung Sumbing

KOMPAS.com - Gunung Sumbing memiliki ketinggian 3.371 meter di atas permukaan laut (mdpl) dan dijuluki sebagai titik tertinggi kedua di Provinsi Jawa Tengah setelah Gunung Slamet.

Ada banyak jalur pendakian untuk sampai Puncak Gunung Sumbing, antara lain Garung, Capit Parakan, Butuh Kaliangkrik, Bowongso, dan Sipetung.

Dari sekian banyak jalur pendakian itu, ada satu yang kini diperbincangkan karena menawarkan suasana seperti berada di negara Nepal.

Jalur pendakian itu adalah via Dusun Butuh, Desa Temanggung, Kecamatan Kaliangkrik, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.

Baca juga: Nepal van Java Dusun Butuh Magelang yang Unik Berlatar Gunung Sumbing

Dusun Butuh belakangan memang dikenal sebagai Nepal van Java karena keindahan pemandangan rumah penduduk seolah bertumpuk di lereng gunung, seperti di Nepal.

Jalur Butuh terkenal akan treknya yang cukup panjang dan tidak disarankan bagi pendaki pemula. Namun, jalur ini memiliki daya tarik pemandangan alam yang indah dan masih asri sepanjang pendakian.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Jalur ini juga dikenal memiliki waktu pendakian sampai puncak, yakni sekitar 6-8 jam. Berikut estimasi pendakian Gunung Sumbing via Butuh Kaliangkrik:

Basecamp-Pos 1: Sekitar 2 jam

Perjalanan dimulai dari basecamp Butuh menuju Pos 1. Para pendaki akan melewati medan berbatu yang tersusun rapi. Oleh karenanya, pendaki akan merasa seperti menaiki tangga.

Sepanjang perjalanan, pendaki akan disuguhkan dengan hamparan perkebunan milik warga. Ada pula lima sumber air yang dapat dimanfaatkan mengisi bekal air minum.

Basecamp Pendakian Gunung Sumbing via Butuh, Kaliangkrik, Magelang.KOMPAS.com/ANGGARA WIKAN PRASETYA Basecamp Pendakian Gunung Sumbing via Butuh, Kaliangkrik, Magelang.

Sekitar 2 jam pendakian, kamu akan tiba di Pos 1 dengan penanda yakni berupa tiang pipa bertuliskan Camp 1.

Pendaki bisa menggunakan jasa ojek dari basecamp seharga Rp 20.000 yang bisa menghemat waktu perjalanan sekitar satu jam.

Baca juga: Wisata Nepal van Java Dusun Butuh, Jelajah Kampung hingga Petik Sayur

Pemandangan yang akan kamu temui di sana adalah tanah yang sedikit luas dan bisa menampung sekitar 3-4 tenda. Kamu juga bisa melihat hamparan bentang alam luas berwarna hijau menyegarkan mata.

Basecamp Butuh berada di ketinggian 1.722 mdpl, sedangkan Pos 1 berada di 2.127 mdpl.

Pos 1-Pos 2: Sekitar 1 jam

Perjalanan dilanjutkan dari Pos 1 menuju Pos 2. Kamu akan melalui medan berbatuan yang tersusun rapi, sama seperti perjalanan dari basecamp ke Pos 1.

Namun, pemandangan berbeda akan kamu temukan kala memasuki hutan pinus yang lebat. Tentu, yang akan kamu rasakan adalah udara sejuk dan suhu dingin mulai menyerang.

Jalur pendakian menuju pos 2 Gunung Sumbing via Butuh, Kaliangkrik, Magelang.KOMPAS.com/ANGGARA WIKAN PRASETYA Jalur pendakian menuju pos 2 Gunung Sumbing via Butuh, Kaliangkrik, Magelang.

Trek Pos 1 menuju Pos 2 terbilang lebih landai dari sebelumnya. Selain itu, sepanjang trek ini, kamu tidak akan menemukan sumber air.

Waktu tempuh Pos 1 menuju Pos 2 sekitar satu jam. Sampai di Pos 2, kamu akan melihat tanah datar yang luasnya lebih kecil dari Pos 1.

Sama seperti di Pos 1, ada penanda berupa tiang pipa bertuliskan Camp 2 yang menandakan bahwa kamu telah sampai di Pos 2 pada ketinggian 2.458 mdpl.

Pos 2-Pos 3: Sekitar 1 jam

Jika sebelumnya kamu akan menemukan trek berbatu, tidak demikian dengan perjalanan dari Pos 2 ke Pos 3.

Kamu akan melalui trek tanah dan sangat landai. Oleh karena trek berupa tanah, maka ketika hujan turun, jalur akan terasa licin.

Menuju Pos 3 Gunung Sumbing via Butuh, Kaliangkrik, Magelang.KOMPAS.com/ANGGARA WIKAN PRASETYA Menuju Pos 3 Gunung Sumbing via Butuh, Kaliangkrik, Magelang.

Sepanjang perjalanan Pos 2 ke Pos 3 ada sumber air berupa jalur sungai. Kamu bisa memanfaatkan sumber air tersebut untuk persediaan air minum atau untuk membasuh muka.

Pemandangan yang disajikan antara Pos 2 dan Pos 3 adalah hamparan Kota Magelang. Terlihat pula Gunung Merapi, Merbabu, Andong, Telomoyo, dan Ungaran jika cuaca cerah. Namun, terkadang semak dan pohon menutupi pemandangan itu.

Baca juga: Bolehkah Naik Motor Trail di Gunung Sumbing?

Pos 3 juga ditandai dengan adanya tiang pipa bertuliskan Camp 3. Pemandangan yang akan ditemukan adalah hutan sedikit terbuka. Pos 3 berada di ketinggian 2.638 mdpl.

Pos 3-Pos 4: Sekitar 2 jam

Rasa lelah mungkin akan kamu rasakan antara Pos 3 menuju Pos 4. Setelah sebelumnya dimanjakan jalan datar Pos 2 sampai Pos 3, kamu akan melalui trek yang berat.

Trek antara Pos 3 sampai Pos 4 didominasi medan tanah. Medan mulai terbuka dengan semak di kanan-kiri jalur. Saat siang hari, panas matahari sangat terasa di sini.

Namun, pendaki akan sedikit dimanjakan dengan melihat di sekeliling berupa pemandangan menawan ke arah timur. Perjalanan sampai ke Pos 4 memakan waktu sekitar dua jam.

Sore hari di Pos 4 Gunung Sumbing via Butuh, Kaliangkrik, Magelang.KOMPAS.com/ANGGARA WIKAN PRASETYA Sore hari di Pos 4 Gunung Sumbing via Butuh, Kaliangkrik, Magelang.

Sampai di Pos 4, kamu akan melihat sebidang tanah yang luas dan hanya ada satu pohon yang tumbuh.

Oleh karena itu, Pos 4 kerap dijuluki sebagai Pos Pohon Tunggal. Tak sedikit pendaki yang mendirikan tenda di Pos 4 karena pemandangan yang menarik berupa Gunung Merapi dan Gunung Merbabu di kaki langit sebelah timur.

Baca juga: 7 Tips Berkunjung ke Nepal van Java di Dusun Butuh, Magelang

Pos 4 berada di ketinggian 2.983 mdpl. Pos ini berada di medan yang terbuka dan angin kencang akan menjadi makanan para pendaki.

Pos 4 - Puncak Sejati: Sekitar 1 jam

Puncak terdekat yang bisa dicapai via jalur Butuh, Kaliangkrik, Magelang, adalah Puncak Sejati. Gunung Sumbing sendiri punya bebera puncak lain, seperti Puncak Rajawali, Puncak Kawah, dan Puncak Buntu.

Puncak Rajawali Gunung Sumbing.KOMPAS.com/ANGGARA WIKAN PRASETYA Puncak Rajawali Gunung Sumbing.

Menuju Puncak Sejati, barang-barang berat, seperti carrier dan tenda dapat ditinggal di Pos 4. Sekitar satu jam, kamu akan menemukan sebuah pertigaan.

Belok kanan adalah jalan menuju sabana, kawah, dan Puncak Rajawali, sedangkan arah kiri adalah rute menuju Puncak Sejati.

Puncak Sejati Sumbing berada di ketinggian 3.371 mdpl. Jika melakukan summit pukul 04.00 WIB, maka akan bisa menikmati sunrise berteman gugusan Gunung Merbabu, Merapi, dan Ungaran saat cuaca cerah.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Festival Kota Cerutu Jember, Momen Kenalkan Kekayaan Wisata

Festival Kota Cerutu Jember, Momen Kenalkan Kekayaan Wisata

Travel Promo
Wisata Puncak Kuik, Salah Satu Atap Ponorogo yang Memesona

Wisata Puncak Kuik, Salah Satu Atap Ponorogo yang Memesona

Jalan Jalan
Jangan Lakukan 3 Hal Ini di Polandia, Bisa Datangkan Nasib Buruk

Jangan Lakukan 3 Hal Ini di Polandia, Bisa Datangkan Nasib Buruk

Jalan Jalan
6 Fakta Menarik Polandia, Punya Kosakata yang Sama dengan Indonesia

6 Fakta Menarik Polandia, Punya Kosakata yang Sama dengan Indonesia

Jalan Jalan
Intip Mewahnya Vila Lokasi Syuting Film 'House of Gucci' di Italia

Intip Mewahnya Vila Lokasi Syuting Film "House of Gucci" di Italia

Jalan Jalan
Bandara Adisutjipto Yogyakarta Kembali Buka Rute Yogyakarta-Bali

Bandara Adisutjipto Yogyakarta Kembali Buka Rute Yogyakarta-Bali

Travel Update
Citilink Jadi Maskapai Pertama yang Terbang Komersial ke Bandara Ngloram Blora

Citilink Jadi Maskapai Pertama yang Terbang Komersial ke Bandara Ngloram Blora

Travel Update
Slowakia Lockdown karena Ada Lonjakan Kasus Covid-19

Slowakia Lockdown karena Ada Lonjakan Kasus Covid-19

Travel Update
Negara-negara di Eropa Lockdown Lagi, Penjualan Paket Wisata Tak Terpengaruh

Negara-negara di Eropa Lockdown Lagi, Penjualan Paket Wisata Tak Terpengaruh

Travel Update
Kapal Pesiar Masih Dilarang Berlayar ke Hawaii hingga 2022

Kapal Pesiar Masih Dilarang Berlayar ke Hawaii hingga 2022

Travel Update
Desa Ara di Bulukumba Sulsel Bakal Punya Wisata Kapal Phinisi

Desa Ara di Bulukumba Sulsel Bakal Punya Wisata Kapal Phinisi

Travel Update
Polres Semarang Bentuk Satgas Jalur Wisata Saat Nataru, Antisipasi Lonjakan Pengunjung

Polres Semarang Bentuk Satgas Jalur Wisata Saat Nataru, Antisipasi Lonjakan Pengunjung

Travel Update
Wow! Ubud Jadi Kota Ke-4 Terbaik Sedunia, Kalahkan Kyoto dan Tokyo

Wow! Ubud Jadi Kota Ke-4 Terbaik Sedunia, Kalahkan Kyoto dan Tokyo

BrandzView
Per 1 Desember 2021, WNI Bisa Terbang Langsung ke Arab Saudi Tanpa Karantina 14 Hari di Negara Ketiga

Per 1 Desember 2021, WNI Bisa Terbang Langsung ke Arab Saudi Tanpa Karantina 14 Hari di Negara Ketiga

Travel Update
PPKM Level 3 Serentak, Taman Rekreasi Diminta Serius Terapkan Protokol Kesehatan

PPKM Level 3 Serentak, Taman Rekreasi Diminta Serius Terapkan Protokol Kesehatan

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.