6 Kawasan Wisata Kalimantan Timur, Ada Sungai, Laut hingga Hutan

Kompas.com - 24/09/2020, 18:18 WIB
Nelayan mengkap ikan di Danau Semayang di daerah aliran Sungai Mahakam di Kecamatan Kota Bangun, Kutai Kartanegara, Kaltim, Rabu (3/9/2014). Kawasan ini merupakan salah satu habitat mamalia air tawar terancam punah  yaitu pesut mahakam, yang populasinya tidak lebih dari 90 ekor. KOMPAS.com / FIKRIA HIDAYATNelayan mengkap ikan di Danau Semayang di daerah aliran Sungai Mahakam di Kecamatan Kota Bangun, Kutai Kartanegara, Kaltim, Rabu (3/9/2014). Kawasan ini merupakan salah satu habitat mamalia air tawar terancam punah yaitu pesut mahakam, yang populasinya tidak lebih dari 90 ekor.

 

KSPP 2 Samarinda, Tenggarong, Tanjung Isuy dan sekitarnya

Kawasan ini memiliki basis dasar pariwisata yaitu ekowisata bahari sungai. Ada beragam macam aktivitas wisata yang bisa dilakukan di sini di antaranya susur sungai atau danau, wisata memancing, wisata Pesut Mahakam, pengamatan burung, pengamatan satwa endemik Kalimantan yaitu Bekantan.

Selain itu, wisatawan juga bisa menikmati eduwisata biodiversity Sungai Mahakam, berkunjung ke Desa Wisata Bahari berbasis sungai, Desa Wisata berbasis budaya, dan Desa Wisata berbasis agro.

Baca juga: 7 Tempat Makan di Samarinda yang Terkenal Lezat

"Sekarang desa-desa di tepian Sungai Mahakam sudah mulai aktif mengaktivasi kunjungan untuk datang ke desanya baik melalui dekorasi jembatan yang ada di sepanjang sungai Mahakam. Jembatan desa itu mulai dihias, misalnya ada juga kampung warna-warni," ujarnya.

Menurut Sri, dengan adanya kreativitas yang terlihat di sepanjang sungai Mahakam, menandai adanya animo yang baik dari masyarakat untuk membuka diri bahwa selain kampung nelayan, kampungnya juga bisa sebagai desa wisata.

Ia juga mengatakan, apabila ingin mempelajari soal ikan endemik di Sungai Mahakam bisa mengunjungi desa wisata Pela.

Masyarakat setempat sudah bekerja sama dengan Universitas Mulawarman untuk mengangkat keragaman sumber daya hayati Sungai Mahakam bisa memperkuat edukasi wisatawan.

KSPP 3 Karst Sangkulirang-Mangkalihat dan sekitarnya

Pada kawasan ini, wisatawan pencinta alam akan dimanjakan dengan pemandangan pegunungan Karst dan wisata gua.

Baca juga: Itinerary 3 Hari 2 Malam di Derawan, Snorkeling Bareng Whale Shark dan Ubur-ubur

Mengutip situs resmi Kabupaten Kutai Timur, kawasan Karst Sangkulirang-Mangkalihat terkenal dengan pesona goa telapak tangan peninggalan tahun 10.000 SM. Goa ini telah menjadi situs bersejarah yang populer di mancanegara.

Jajaran gunung karst yang berbaris di sepanjang Kecamatan Sangkulirang hingga Sandaran, Kutai Timur juga bisa menjadi tempat olahraga yang memacu adrenalin, wisata pendidikan dan lokasi wisata alam.

Kawasan ini memiliki hamparan luas 2.145.301 hektare dari Kabupaten Berau hingga Kabupaten Kutai Timur.

Ilustrasi orangutan.PIXABAY Ilustrasi orangutan.

KPPP 1 Samboja, Penajam, Balikpapan, Paser dan sekitarnya

Kawasan ini akan dikembangkan tiga ekowisata yaitu ekowisata hutan, bahari dan gua. Untuk ekowisata hutan, wisatawan bisa menikmati aktivitas wisata konservasi satwa endemik Kalimantan seperti melihat Orangutan, Beruang Madu, dan Bekantan.

Baca juga: Wisata Bukit Lawang Sumut, Lihat Orangutan hingga Masuk Goa Kelelawar

Selain itu, untuk ekowisata bahari, wisatawan bisa menikmati aktivitas wisata mangrove, wisata pantai, dan ke desa wisata bahari.

Untuk wilayah Paser akan didominasi oleh ekowisata gua. Wisatawan bisa mengunjungi beberapa goa yang populer di sana yaitu Goa Tengkorak, Goa Loyang, dan masih banyak lainnya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X