Kompas.com - 25/09/2020, 07:10 WIB
Warga membuat tenun geringsing di Desa Adat Tenganan, Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem, Bali, Sabtu (3/2/2018).  Produksi tenun kain geringsing buatan tangan menjadi andalan desa ini. KRISTIANTO PURNOMOWarga membuat tenun geringsing di Desa Adat Tenganan, Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem, Bali, Sabtu (3/2/2018). Produksi tenun kain geringsing buatan tangan menjadi andalan desa ini.


KOMPAS.com - Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Budi Arie Setiadi menyebut Provinsi Bali paling siap mengembangkan desa wisata.

Hal tersebut ia sampaikan dalam webinar TelusuRI bersama dengan Kok Bisa pada Rabu (23/9/2020) bertemakan "Ngobrol Bareng: Menggali Potensi Desa untuk Mendukung Pariwisata Berkelanjutan".

"Memang oleh pantauan sekilas kami, Provinsi Bali paling siap masyarakatnya untuk mendorong dan mendukung program pariwisata khususnya desa wisata," kata Budi.

Adapun alasan di balik pendapat tersebut yakni pengalamannya mengunjungi empat daerah di Bali yang terkenal denngan desa wisatanya.

Empat daerah yang ia kunjungi itu di antaranya Gianyar, Badung, Nusa Penida dan Karangasem. Keempat kawasan tersebut dianggap menerapkan pembangunan desa wisata untuk menarik wisatawan.

"Saya melihat bagaimana desa-desa di sana betul-betul menghargai kekayaan budayanya, dan juga potensi kekayaan budayanya untuk menarik wisatawan baik asing maupun domestik," ujarnya.

Baca juga: Penglipuran, Desa Wisata Bali dengan Sederet Penghargaan

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Warga di Desa Tenganan, Kabupaten Karangasem, Bali dan hasil kerajinan tangan yang dijual untuk wisatawan.BARRY KUSUMA Warga di Desa Tenganan, Kabupaten Karangasem, Bali dan hasil kerajinan tangan yang dijual untuk wisatawan.

Prinsip pengelolaan desa wisata berbasis manusia

Budi juga menjelaskan prinsip dasar dari berdirinya desa wisata di Indonesia. Menurutnya, desa wisata harus memiliki prinsip dasar pengelolaan berbasis manusia.

Hal yang paling penting dari berdirinya desa wisata, kata dia, adalah dukungan dari masyarakat setempat.

"Paradigma pembangunan desa harus menjadikan warga desa sebagai subyek pembangunan itu sendiri," kata Budi.

"Dalam pengertian, warga desa lah yang menjadi penggerak utama bagi pengembangan dan pembangunan desa tersebut," paparnya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

46 Negara Bisa Wisata ke Thailand Tanpa Karantina, Ada Indonesia?

46 Negara Bisa Wisata ke Thailand Tanpa Karantina, Ada Indonesia?

Travel Tips
Aturan Ganjil Genap, Puluhan Bus Wisata Gagal Masuk Gunungkidul

Aturan Ganjil Genap, Puluhan Bus Wisata Gagal Masuk Gunungkidul

Travel Update
Tempat Wisata Majalengka Boleh Buka Walau Masih PPKM Level 3

Tempat Wisata Majalengka Boleh Buka Walau Masih PPKM Level 3

Travel Update
Kepulauan Banyak Aceh, 99 Pulau dengan Paduan Pasir Putih dan Laut Biru

Kepulauan Banyak Aceh, 99 Pulau dengan Paduan Pasir Putih dan Laut Biru

Jalan Jalan
Desa Wisata Nusa Aceh, Desa Wisata Pertama Bertema Kebencanaan

Desa Wisata Nusa Aceh, Desa Wisata Pertama Bertema Kebencanaan

Jalan Jalan
9 Oleh-oleh Populer Khas Ambon, Ada Kerajinan Besi Putih

9 Oleh-oleh Populer Khas Ambon, Ada Kerajinan Besi Putih

Travel Tips
3 Tempat Wisata di Jakarta yang Bisa Dikunjungi Anak Usia di Bawah 12 Tahun

3 Tempat Wisata di Jakarta yang Bisa Dikunjungi Anak Usia di Bawah 12 Tahun

Jalan Jalan
8 Satwa Langka Dilepasliarkan di Suaka Margasatwa Padang Sugihan

8 Satwa Langka Dilepasliarkan di Suaka Margasatwa Padang Sugihan

Travel Update
Daftar Tempat Wisata yang Boleh Dikunjungi Anak Usia di Bawah 12 Tahun

Daftar Tempat Wisata yang Boleh Dikunjungi Anak Usia di Bawah 12 Tahun

Jalan Jalan
InterContinental Bandung Dago Pakar Jadi Hotel Terbaik di Indonesia 2021

InterContinental Bandung Dago Pakar Jadi Hotel Terbaik di Indonesia 2021

Travel Update
5 Oleh-oleh Kerajinan Khas Banjarmasin, Ada Batu Permata dan Kain Sasirangan

5 Oleh-oleh Kerajinan Khas Banjarmasin, Ada Batu Permata dan Kain Sasirangan

Travel Tips
Wisata Sejarah ke Sawahlunto, Kunjungi Lubang Tambang Batu Bara

Wisata Sejarah ke Sawahlunto, Kunjungi Lubang Tambang Batu Bara

Jalan Jalan
Anak Usia di Bawah 12 Tahun Boleh Wisata ke Taman Margasatwa Ragunan

Anak Usia di Bawah 12 Tahun Boleh Wisata ke Taman Margasatwa Ragunan

Travel Update
Langgar Aturan Ganjil Genap di Ragunan, Wisatawan Harus Rela Putar Balik

Langgar Aturan Ganjil Genap di Ragunan, Wisatawan Harus Rela Putar Balik

Travel Update
Itinerary 1 Hari di Pekalongan Jawa Tengah, Wisata Alam dan Glamping

Itinerary 1 Hari di Pekalongan Jawa Tengah, Wisata Alam dan Glamping

Itinerary

Video Pilihan

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.