Kompas.com - 27/09/2020, 14:31 WIB
Wisatawan mancanegara memadati Pura Uluwatu untuk menyaksikan pertunjukan Tari Kecak. SHUTTERSTOCK/RADITYAWisatawan mancanegara memadati Pura Uluwatu untuk menyaksikan pertunjukan Tari Kecak.

Tokoh ketiga yaitu Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno. Selain mengucapkan mengucapkan Selamat Hari Pariwisata Dunia 2020, ia berpesan agar pariwisata tidak boleh menyerah, meski dilanda pandemi Covid-19.

"Justru pandemi ini harus kita jadikan sebagai tantangan baru untuk ditaklukkan bersama. Tentunya dengan disiplin menjalankan protokol kesehatan, terutama saat berwisata. Mari disiplin dan ayo bangkit, Insyaallah bisa," harap Gubernur Irwan.

Keempat, ada Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman. Pesan terkait pandemi Covid-19 ia sampaikan bersama dengan ucapan selamat Hari Pariwisata Dunia 2020.

Menurut dia, saat ini pandemi Covid-19 menyerang sektor pariwisata, baik Indonesia maupun dunia. Namun, Bangka Belitung sangat berkeyakinan bahwa dengan berpikir positif dan bekerja keras, pandemi Covid-19 bisa dilewati.

"Dengan disiplin protokol pencegahan Covid-19, mari tetap sematkan semangat jangan menyerah dalam diri kita untuk pariwisata Indonesia yang lebih maju dan lebih baik, sukses selalu," ujar Erzaldi.

Baca juga: Apakah PSBB Jakarta Berdampak pada Pariwisata Jabar?

Sementara itu, Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati atau biasa disapa Cok Ace juga turut mengucapkan Selamat Hari Pariwisata Dunia di tengah pandemi Covid-19.

Hari Pariwisata Dunia ini, kata dia, merupakan momentum yang sangat baik dan tepat bagi semua pihak untuk mengevaluasi kembali arah pembangunan pariwisata ke depan.

"Semoga pandemi Covid-19 ini segera bisa berakhir dan berlalu dan kita bisa kembali membangun pariwisata sebagaimana pernah mengalami masa-masa kejayaan sebelumnya," harap Cok Ace.

Panorama Danau Toba dilihat dari Bukit Holbung. Dok. Shutterstock Panorama Danau Toba dilihat dari Bukit Holbung.

Selanjutnya ada Bupati Lumajang Thoriqul Haq. Dalam kesempatan tersebut, ia mengatakan bahwa sektor pariwisata memiliki bukti dapat mengubah dunia dan memiliki peran atau kontribusi yang besar dalam peningkatan ekonomi masyarakat.

"Saya sangat mengharapkan pariwisata tidak boleh hancur. Pariwisata harus tetap bangkit dengan segala kondisi, termasuk pariwisata tetap hadir dengan memenuhi standar protokol kesehatan," tuturnya.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.