Perayaan 3 Tahun Panda di Taman Safari Bogor, Ada Edukasi Soal Panda

Kompas.com - 29/09/2020, 12:50 WIB

KOMPAS.com - Pada akhir September 2017, sepasang panda bernama Huchun dan Caitao jadi pembicaraan hangat di Indonesia.

Pasalnya, sepasang panda tersebut didatangkan langsung dari China ke Indonesia, dan resmi menjadi salah satu penghuni Taman Safari Bogor. Momen tersebut pun tak terlupakan.

Lantas, bagaimana kabar sepasang panda yang kini menetap di Taman Safari Bogor tersebut?

Dalam keterangan pers yang diterima Kompas.com, Selasa (29/9/2020), Taman Safari Bogor menyebut Huchun dan Caitaon masih menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan

Baca juga: Selesai Karantina Sepasang Panda Taman Safari Siap Menyapa Wisatawan

Kelucuan tingkah laku kedua ekor satwa pemakan bambu ini cukup menghibur pengunjung yang datang ke Istana Panda Indonesia.

Sesekali mereka berguling guiling di atas rumput hijau, atau duduk santai sambil menikmati bambu yang merupakan makanan pokoknya.

Dalam memperingati 3 tahun kedatangan Huchun dan Cai Tao ini, tim edukasi akan memberikan wawasan pengetahuan kepada pengunjung melalui program keeper talk.

Program tersebut biasanya diadakan setiap hari, namun pada acara kedatangan tiga tahun Panda dikemas lebih berbeda.

Salah satu pembeda, misalnya, keeper menggunakan faceshield bergambar panda. Selain itu, akan ada kuis pertanyaan untuk pengunjung. Bagi yang bisa menjawab akan mendapat godie bag.

Keeper talk digelar pada pukul 12.00 WIB saat feeding time di lantai 3 Istana Panda Indonesia 

Pengunjung melihat panda di Taman Safari BogorTaman Safari Bogor Pengunjung melihat panda di Taman Safari Bogor
Protokol kesehatan masuk Istana Panda

Istana Panda Indonesia yang memiliki luas kurang lebih 5 ha ini, ditunjang dengan dengan nuansa alamnya yang indah dan sejuk.

Bangunan tersebut memiliki latar belakang bukit Gunung Pangrango, sehingga membuat pengunjung betah berlama lama sekedar untuk menghirup udara segar pegunungan maupun selfie di sky walk .

Untuk mengunjungi Istana Panda Indonesia, pengunjung wajib menggunakan bus panda yang telah disediakan. Perlu dicatat, pengunjung harus menerapkan protokol kesehatan yang berlaku.

Kapasitas bus panda, misalnya, dibatasi hanya 50 persen. Sebelum menaiki bus panda, petugas akan menyemprot desinfektan terlebih dahulu.

Baca juga: 7 Spot Foto yang Instagram Banget di Istana Panda Taman Safari

Panda di Taman Safari BogorTaman Safari Bogor Panda di Taman Safari Bogor
Protokol kesehatan Taman Safari Bogor

Manajemen Taman Safari Bogor menerapkan protokol kesehatan dengan ketat bagi setiap pengunjung yang datang. Saat memasuki gerbang utama, akan ada pengecekan penggunaan masker bagi pengunjung.

Selanjutnya, petugas akan memeriksa suhu tubuh. Setelah itu, semua kendaraan yang masuk akan dilakukan penyemprotan disenfektan oleh petugas yang menggunakan APD lengkap.

Setibanya di loket, pengunjung disarankan untuk melakukan pembayaran dengan kartu. Petugas loket menggunakan faceshield, masker, sarung tangan, dan akan menyemprotkan hand-sanitizer.

Seluruh petugas Taman Safari juga telah melakukan rapid test, dan hasilnya negatif atau tidak reaktif.

Baca juga: Harga Tiket Taman Safari Bogor 2020, Begini Cara Belinya

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ada 'Fashion Week' di Takengon Aceh, Bantu Promosi Wisata

Ada "Fashion Week" di Takengon Aceh, Bantu Promosi Wisata

Jalan Jalan
Serunya Berkelana Bareng Orang Asing, Pernah Coba?

Serunya Berkelana Bareng Orang Asing, Pernah Coba?

Travel Update
Karakter Ikonik di Pop Art Jakarta 2022! Dalang Pelo hingga Gatotkaca

Karakter Ikonik di Pop Art Jakarta 2022! Dalang Pelo hingga Gatotkaca

Jalan Jalan
Syarat Terbaru Pendakian Gunung Slamet via Bambangan, Siapkan Surat Dokter

Syarat Terbaru Pendakian Gunung Slamet via Bambangan, Siapkan Surat Dokter

Travel Tips
Pasar Seni Desa Kenalan Borobudur, Satukan Air Suci dari 3 Sumber Berbeda

Pasar Seni Desa Kenalan Borobudur, Satukan Air Suci dari 3 Sumber Berbeda

Travel Update
Pemegang Paspor RI yang Akan ke Jerman Bisa Ajukan Pengesahan Tanda Tangan di Kanim

Pemegang Paspor RI yang Akan ke Jerman Bisa Ajukan Pengesahan Tanda Tangan di Kanim

Travel Update
18 Pelanggaran pada Pendakian Gunung Prau, Ada yang Sanksinya Pidana

18 Pelanggaran pada Pendakian Gunung Prau, Ada yang Sanksinya Pidana

Travel Tips
Tour 6 Hari 5 Malam di Pulau Flores, Kunjungi Kampung Tradisional

Tour 6 Hari 5 Malam di Pulau Flores, Kunjungi Kampung Tradisional

Jalan Jalan
Hotel Artotel Batam Dibuka, Tawarkan Tarif Menginap Mulai Rp 598.000

Hotel Artotel Batam Dibuka, Tawarkan Tarif Menginap Mulai Rp 598.000

Travel Update
Travelin Fest Digelar di Bandara Soekarno-Hatta, Tawarkan Aneka Promo

Travelin Fest Digelar di Bandara Soekarno-Hatta, Tawarkan Aneka Promo

Travel Promo
Apa Bedanya Paspor Biasa dan Paspor Elektronik?

Apa Bedanya Paspor Biasa dan Paspor Elektronik?

Travel Tips
HUT Ke-77 RI, TikTok Ajak 4 Kreator Promosi Wisata Indonesia Selama 77 Jam

HUT Ke-77 RI, TikTok Ajak 4 Kreator Promosi Wisata Indonesia Selama 77 Jam

Travel Update
Panduan Wisata Jakarnaval 2022 di Ancol, Cara Pesan Tiket dan Rutenya

Panduan Wisata Jakarnaval 2022 di Ancol, Cara Pesan Tiket dan Rutenya

Travel Tips
Jelang HUT Ke-77 RI, Kuota Pendakian Gunung Binaiya Maluku Penuh

Jelang HUT Ke-77 RI, Kuota Pendakian Gunung Binaiya Maluku Penuh

Travel Update
Mengenal Desa Wisata Undisan Bali yang Berbasis Komunitas Adat

Mengenal Desa Wisata Undisan Bali yang Berbasis Komunitas Adat

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.