Kompas.com - 30/09/2020, 11:49 WIB
Adegan Istri AH Nasution menggendong Ade Irma, putri mereka yang tewas tertembak di rumahnya. Youtube/Pesantren Al Kautsar Cipaku CianjurAdegan Istri AH Nasution menggendong Ade Irma, putri mereka yang tewas tertembak di rumahnya.

 

Ade Irma terbangun dan langsung memeluk kaki Johana. Adik Jenderal Nasution, Mardiah, bergegas menggendong Ade Irma dan menyelamatkannya ke kamar lain.

Sayangnya, Mardiah salah membuka pintu, dan Ade Irma terkena tembakan.

Ketegangan ini tergambar dalam museum dengan diorama pasukan Tjakrabhirawa yang sedang dalam posisi mengendap ke depan kamar Jenderal Nasution.

Dalam pelukan Johana, Ade Irma berlumuran darah, tetapi tidak menangis.

 

Baca juga: Hari Kesaktian Pancasila, Ini 3 Tempat Mengenang Kejadian G30S/PKI

Ade Irma juga sempat bertatap mata dengan sang Ayah sesaat sebelum Jenderal Nasution melarikan diri melewati dinding pembatas rumahnya.

Dengan tegar, cerita Ira, Ade Irma tidak menangis.

Setelah itu, dalam keadaan tegang, Johana mengatakan kepada Tjakrabirawa, Jenderal Nasution tidak berada di rumah, dan kedatangan mereka hanya untuk melukai Ade Irma.

Pengunjung museum masih bisa merasakan haru dan ketegangan momen tersebut dalam museum yang menampilkan diorama Johana menggendong Ade Irma dengan kondisi Ade Irma berlumuran darah.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.