UEA Kembali Buka Visa Turis, Semua Wilayah Bisa Dikunjungi Turis

Kompas.com - 01/10/2020, 08:49 WIB
Ilustrasi Uni Emirat Arab - Burj Khalifa di Dubai. PIXABAYIlustrasi Uni Emirat Arab - Burj Khalifa di Dubai.


KOMPAS.com - Pariwisata Uni Emirat Arab (UEA) mulai menunjukkan tanda-tanda bangkit dari pandemi Covid-19.

Pasalnya, sejak hari Kamis (24/9/2020), The Federal Authority for Identity and Citizenship UEA mengumumkan dimulainya kembali aktivitas terkait penerbitan berbagai visa, termasuk pariwisata. 

Baca juga: Liburan ke Abu Dhabi, Turis Harus Pakai Gelang Karantina

Dilansir Emirates News Agency, dimulainya kembali penerbitan izin masuk dalam rangka pelonggaran pembatasan dan memperkuat negara mendukung rencana pemulihan.

Pihak berwenang juga menyatakan, penerbitan izin masuk dilakukan dalam rangka menjalankan pariwisata dan iklim ekonomi, serta berbagai aspek pembangunan.

Keputusan ini diambil sebagai tanggapan atas data terkini yang direpresentasikan terkait tindakan pencegahan dan prosedur perjalanan yang diterapkan oleh sektor transportasi udara.

Keberhasilan itu juga ditunjukkan dari penerapan berbagai praktik yang bertujuan untuk mengurangi merebaknya Covid-19.

Baca juga: Protokol Terbang ke Dubai pada Era Pandemi, seperti Apa?

Sebelumnya, pihak berwenang mengeluarkan keputusan pada Maret untuk menangguhkan sementara penerbitan semua visa. Mereka yang tetap bisa masuk ke UEA pada saat itu adalah pemegang paspor diplomatik.

Hal tersebut karena tanggung jawab UEA terhadap komunitas internasional dan upayanya untuk memerangi penyebaran Covid-19.

Formula Rossa di Ferrari World Abu Dhabi, Uni Emirat Arab yang merupakan roller coaster tercepat di dunia.Shutterstock Formula Rossa di Ferrari World Abu Dhabi, Uni Emirat Arab yang merupakan roller coaster tercepat di dunia.

Sharjah dan Abu Dhabi juga buka pintu wisatawan asing

Masih dikutip Emirates News Agency, Salah satu wilayah UEA, Sharjah, juga mengumumkan telah membuka kembali pintu untuk wisatawan asing.

Semua pelancong diharapkan mematuhi secara ketat semua norma dan prosedur kesehatan dan keselamatan yang ditetapkan Otoritas Manajemen Bencana dan Krisis Darurat Nasional (NCEMA), untuk melindungi diri mereka dari Covid-19.

Semua pelancong yang berkunjung ke Sharjah harus memiliki laporan tes PCR Covid-19 negatif, dilakukan tidak lebih dari 96 jam sebelumnya, sebelum tiba di Emirat.

Pengunjung juga harus menjalani tes Covid-19 lagi begitu mereka tiba, terlepas dari laporan negatif sebelumnya.

Baca juga: Simak, Promo Emirates untuk Pelajar Internasional

Mereka juga harus karantina mandiri di rumah sampai hasil tes diinformasikan. Jika hasilnya positif, mereka harus menjalani karantina rumah atau kesehatan hingga jangka waktu yang ditentukan Kementerian Kesehatan dan Pencegahan UEA.

Sementara itu, di Abu Dhabi, semua kedatangan harus dikarantina di rumah atau kamar hotel selama 14 hari. Selain itu, para penumpang maskapai penerbangan Etihad Airways yang tiba di Abu Dhabi harus memakai gelang elektronik.

Tak hanya Abu Dhabi, wilayah UEA lainnya yaitu Dubai juga telah buka kembali untuk wisatawan asing sejak 7 Juli 2020. Wisatawan yang datang ke Dubai juga wajib melakukan tes PCR.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X