Virtual Tour ke 5 Tempat Populer di Seoul Korea, di Mana Saja?

Kompas.com - 02/10/2020, 15:18 WIB
Ilustrasi Deoksugung Palace di Seoul, Korea Selatan. shutterstock/Sanga ParkIlustrasi Deoksugung Palace di Seoul, Korea Selatan.


KOMPAS.com - Korea Selatan merayakan Hari Kebangsaan Nasional 2020 secara virtual karena pandemi Covid-19 yang masih belum berakhir.

Tema besar yang diangkat pada tahun ini adalah "Berjuang Bersama". Tema tersebut dimaksudkan seiring dengan harapan Korea Selatan dan Indonesia akan dapat bersama mengatasi pandemi Covid-19.

Rangkaian acara virtual ini bisa disaksikan langsung melalui akun Instagram Kedutaan Besar Republik Korea @koremb.idn selama tiga hari berturut-turut yakni Jumat (2/10/2020) sampai Minggu (4/10/2020).

Baca juga: Ini Waktu yang Tepat untuk Wisata Belanja di Korea Selatan, Semuanya Diskon

Salah satu rangkaian acara pada hari pertamanya yaitu Virtual Tour Anti Depresi Covid-19 ke Seoul atau Beat the Covid-19 Blues: #1 Virtual Tour to Seoul.

Sekitar pukul 10.00 WIB, Jumat (2/10/2020), akun Instagram tersebut membagikan video berdurasi 1 menit 36 detik. Video ini dapat pula disaksikan melalui IGTV akun Instagram Kedutaan Besar Republik Korea.

Para penonton video tersebut akan melihat sekelompok penari melenggak-lenggok dengan nuansa ceria, berpadu pakaian khas Korea.

Menariknya, mereka menari di luar ruangan dan secara tidak langsung menunjukkan beberapa tempat wisata atau yang populer di Seoul, Korea Selatan.

Penari laki-laki berbaju merah tampak pada awal video tampak sebagai pemimpin kelompok tari sekaligus seolah-olah menjadi pemandu utama virtual tour.

Ada lima tempat yang terlihat dikunjungi sekaligus menjadi arena tari dari para penari tersebut. Mulai dari Cheong Wa Dae atau Rumah Biru, Leeum Samsung Museum of Art, Deoksugung Palace, Jahamun Tunnel, dan Dongdaemun Design Plaza (DDP).

Lalu ada apa saja di lima tempat tersebut sehingga dijadikan sebagai latar tempat para penari kocak di Virtual Tour kali ini?

Ilustrasi Cheong Wa Dae, Korea Selatan.shutterstock/Efired Ilustrasi Cheong Wa Dae, Korea Selatan.

Cheong Wa Dae

Tempat tinggal orang nomor satu di Korea Selatan adalah Cheong Wa Dae. Lebih dikenal dengan sebutan Blue House atau rumah biru dalam bahasa Indonesia.

Baca juga: Walau Tempat Wisata Mulai Buka, Korea Belum Terima Turis Asing

Tempat ini merupakan Istana Kepresidenan Korea Selatan dengan genting biru khasnya yang akhirnya menjadi ikonik bagi wisatawan yang berkunjung.

Namun, Blue House tidak hanya sebuah bangunan melainkan kompleks dari beberapa bangunan berarsitektur tradisional Korea.

Meski tradisional, bukan berarti semua elemen di sini klasik. Ada beberapa elemen yang terlihat modern.

Lokasinya berada di distrik Jongno, Seoul, Korea Selatan. Setiap wisatawan yang datang pasti pandangan matanya langsung mengarah ke genting biru khas yang menjadi ikon Cheong Wa Dae.

Namun sebenarnya tak hanya itu yang menarik untuk dilihat, ada ubin biru dan atap halus yang berpadu dengan Gunung Bugaksan di belakangnya. Cocok untuk fotografi.

Meski boleh dikunjungi, ada beberapa hal yang harus kamu perhatikan misalnya tidak boleh mengambil gambar, hanya ruangan tertentu saja yang diizinkan. Jika melanggar, maka bisa saja kamu akan ditegur petugas dan akan mengambil kameramu.

Tak usah khawatir, kamu masih boleh foto di depan istana yang merupakan latar foto ikonik itu.

 

Ilustrasi Leeum, Samsung Museum of Art di Korea Selatan.shutterstock/iewnn_k Ilustrasi Leeum, Samsung Museum of Art di Korea Selatan.

Leeum, Samsung Museum of Art

Tempat kedua yang menjadi latar tempat para penari adalah Leeum, Samsung Museum of Art. Mendengar namanya, pasti kamu akan teringat merek handphone asal Korea Selatan itu.

Bayanganmu, bisa saja bahwa museum ini berisi segala macam alat elektronik buatan merek tersebut. Padahal, museum itu tidak lah demikian.

Baca juga: Korea Semakin Ramah pada Turis Muslim, Ini Tips Mencari Makanan Halal

Museum yang berlokasi di Hannamdong ini memamerkan karya seni tradisional dan modern dari seniman-seniman terkenal Korea maupun mancanegara.

Bangunan museum juga dirancang oleh tiga arsitek terkenal yaitu Mario Botta, Jean Nouvel, dan Rem Koolhaas.

Bangunannya yang unik dengan karya estetik di dalamnya, membuat kamu mungkin sudah pernah melihat museum ini melalui postingan Instagram selebritis.

Berkunjung ke sini, wisatawan tidak hanya dikenalkan pada pameran, namun juga bisa membeli oleh-oleh.

Ada juga bar-bar dan kafe estetik di sekitar Hannamdong. Kamu bisa mengunjunginya setelah selesai jelajah museum.

Ilustrasi Deoksugung Palace di Seoul, Korea Selatan.shutterstock/Cho Minjun Ilustrasi Deoksugung Palace di Seoul, Korea Selatan.

Deoksugung Palace

Tempat ketiga yang dikunjungi para penari tersebut adalah Deoksugung Palace. Tempat ini merupakan istana keempat dari lima istana dinasti Jeosan yang ada di Korea Selatan.

Deoksugung Palace juga mencerminkan bahwa Korea kaya akan budaya yang masih terjaga hingga kini.

Keunikan istana ini adalah lokasinya yang dikelilingi oleh bangunan modern. Deoksugung juga terkenal karena merupakan kompleks istana bertembok di Seoul yang dihuni oleh anggota kelurga kerajaan Korea saat monarki Joseon hingga periode kolonial abad ke-20.

Wisatawan bisa melihat beragam tempat menarik di istana ini, mulai dari taman hutan, patung Raja Sejong Agung dan Museum Seni Nasional.

Baca juga: Tur Malam Hari Istana Gyeongbok Korea, Rasakan Hidup Ala Kerajaan

Lokasi istana ini terletak di dekat Stasiun Balai Kota.

 

Ilustrasi Jahamun Tunnel, Korea Selatan.koreandramaland.com Ilustrasi Jahamun Tunnel, Korea Selatan.

Jahamun Tunnel

Bagi penikmat film Korea berjudul Parasite, pasti tidak asing melihat tempat satu ini. Jahamun Tunnel, memang menjadi latar tempat dari salah satu adegan film Parasite.

Masih ingatkah dengan adegan ketika keluarga Park tak jadi camping, lalu keluarga Kim yang saat itu berfoya-foya di rumahnya lari tergesa-gesa agar tingkah mereka tidak ketahuan.

Keluarga Kim ini melewati tangga Jahamun Tunnel dan melalui terowongan yang menyeramkan. Tempat itu kini menjadi populer di kalangan wisatawan.

Tak sedikit mereka yang lalu berfoto di tangga dan terowongan tersebut. Mereka yang berfoto seolah-olah ingin mereka ulang adegan keluarga Kim di film Parasite.

Ilustrasi Dongdaemun Design Plaza, Korea Selatan.shutterstock/CJ Nattanai Ilustrasi Dongdaemun Design Plaza, Korea Selatan.

Dongdaemun Design Plaza

Dongdaemun merupakan salah satu daya tarik wisata di Korea Selatan. Wisatawan biasa menghabiskan waktu selama satu atau dua jam di daerah ini.

Namun ada salah satu tempat wisata yang menarik dan dijadikan latar tempat para penari dalam Virtual Tour to Seoul ini, yaitu Dongdaemun Design Plaza (DDP).

Para penari tampak berlenggak-lenggok dengan nuansa ceria di antara masyarakat Korea. Tampak langit pun mulai gelap dan ramai, menandakan tempat tersebut memang lebih sering dikunjungi pada sore atau malam hari.

Tak hanya para penari yang berada di situ, ada pula warga Korea yang sedang berjalan menikmati suasana di DDP.

Baca juga: Honbap, Tren Makan Sendirian ala Orang Korea

Bangunan ini merupakan salah satu landmark dari Dongdaemun yang dirancang oleh arsitek terkenal dunia, Zaha Hadid.

Keunikan tempat ini adalah bangunan yang berbentuk spiral berputar-putar. Desain ini mewakili dinamika Dongdaemun Fashion Town. Ada tujuh lantai di gedung ini dan yang ajaibnya adalah keberadaan lantai yang tidak dapat dibedakan dari luar.

Kompleks ini sangat direkomendasikan bagi kamu traveler pencinta seni. Kamu bisa menjelajahi empat segmen di dalamnya seperti Art Hall, Museum, Lab Desain, dan Oullim Square.

Ada juga mawar LED sebanyak 25.550 di taman DDP yang membuat pemandangan malam di sini semakin memesona.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Belajar dari Dusun Semilir yang Ditutup, Bagaimana Seharusnya Protokol Kesehatan di Tempat Wisata?

Belajar dari Dusun Semilir yang Ditutup, Bagaimana Seharusnya Protokol Kesehatan di Tempat Wisata?

Whats Hot
Kanada Perpanjang Pembatasan Perjalanan Internasional hingga 2021

Kanada Perpanjang Pembatasan Perjalanan Internasional hingga 2021

Whats Hot
Libur Akhir Tahun Dipangkas, Contek Itinerary Roadtrip ke Bogor, Purwakarta, Bandung

Libur Akhir Tahun Dipangkas, Contek Itinerary Roadtrip ke Bogor, Purwakarta, Bandung

Jalan Jalan
Catat, Ini Syarat Tourist Visa untuk Wisatawan Indonesia ke Thailand

Catat, Ini Syarat Tourist Visa untuk Wisatawan Indonesia ke Thailand

Whats Hot
Langgar Protokol Kesehatan, Wisata Dusun Semilir Ditutup

Langgar Protokol Kesehatan, Wisata Dusun Semilir Ditutup

Whats Hot
Jepang Punya Maskot Anti-Corona, Namanya Koronon

Jepang Punya Maskot Anti-Corona, Namanya Koronon

Whats Hot
Catat, Jadwal Terbaru Libur Akhir Tahun 2020 Setelah Dipangkas

Catat, Jadwal Terbaru Libur Akhir Tahun 2020 Setelah Dipangkas

Whats Hot
Jumlah Wisman ke Sumut Naik, Mayoritas dari Malaysia

Jumlah Wisman ke Sumut Naik, Mayoritas dari Malaysia

Whats Hot
Kuota Pendakian Gunung Piramid Dibatasi, Apa Alasannya?

Kuota Pendakian Gunung Piramid Dibatasi, Apa Alasannya?

Whats Hot
Gunung Piramid Punya Tingkat Bahaya Tinggi untuk Pendakian

Gunung Piramid Punya Tingkat Bahaya Tinggi untuk Pendakian

Whats Hot
Kemenparekraf Sosialisasikan Protokol CHSE untuk Pendakian Gunung

Kemenparekraf Sosialisasikan Protokol CHSE untuk Pendakian Gunung

Whats Hot
Libur Akhir Tahun, Ratusan Tempat Cuci Tangan Disiapkan di Tempat Wisata Gunungkidul

Libur Akhir Tahun, Ratusan Tempat Cuci Tangan Disiapkan di Tempat Wisata Gunungkidul

Whats Hot
Pariwisata di Nusa Penida Mulai Pulih, Ada Ratusan Wisatawan Saat Akhir Pekan

Pariwisata di Nusa Penida Mulai Pulih, Ada Ratusan Wisatawan Saat Akhir Pekan

Whats Hot
Ada Pedagang Positif Covid-19, Pasar Gede Solo Sisi Timur Tutup 7 Hari

Ada Pedagang Positif Covid-19, Pasar Gede Solo Sisi Timur Tutup 7 Hari

Whats Hot
Gunung Semeru Erupsi, Wisata Air Terjun Tumpak Sewu Tetap Buka

Gunung Semeru Erupsi, Wisata Air Terjun Tumpak Sewu Tetap Buka

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X