PSBB, Lebak Tutup Semua Tempat Wisata hingga 20 Oktober 2020

Kompas.com - 03/10/2020, 14:46 WIB
Bocah memikul buah durian hasil panen di Kampung Kaduketug, Desa Kanekes, Lebak, Banten, Selasa (1/3/2016). Baduy adalah salah satu sentra kebun durian di Lebak, Banten. KRISTIANTO PURNOMOBocah memikul buah durian hasil panen di Kampung Kaduketug, Desa Kanekes, Lebak, Banten, Selasa (1/3/2016). Baduy adalah salah satu sentra kebun durian di Lebak, Banten.

KOMPAS.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak, Banten, menutup tempat wisata selama Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) mulai 1-20 Oktober 2020.

Dilansir dari Antara, penutupan dilakukan dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19.

"Semua lokasi destinasi wisata di sini ditutup untuk menghindari kerumunan massa," kata Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Lebak Imam Rismahayadin, Jumat (2/10/2020).

Penutupan lokasi wisata tersebut guna mencegah penyebaran Covid-19 di tengah jumlah kasus yang cenderung meningkat di daerah ini.

Baca juga: 3 Makanan Khas Lebak di Sekitar Negeri di Atas Awan

Pemberlakukan PSBB itu, lanjut dia, untuk membatasi kegiatan masyarakat agar tidak menimbulkan kerumunan massa, termasuk di lokasi wisata dan tempat hiburan.

Selain itu, kegiatan ekonomi dibatasi hingga pukul 22.00 WIB agar tidak mengundang massa.

Karena itu, lanjut dia, seluruh tempat wisata antara lain Pesisir Pantai, Pemandian Air Panas, Curug, Kawasan Adat Baduy, Kebun Teh Cikuya, dan Museum Multatuli ditutup total.

"Kami berharap penutupan wisata itu dapat meminimalisasi penanganan pandemi Covid-19," ujarnya.

Baca juga: Tips Berwisata ke Kabupaten Lebak Banten.

Menurut dia, selama PSBB warga yang melanggar protokol kesehatan dikenakan sanksi denda mulai Rp 150.000 dan pelaku usaha Rp 25 juta.

Pemberlakuan sanksi denda tersebut sesuai dengan Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 28 tahun 2020 tentang Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB).

Pemerintah daerah akan memberikan tindakan tegas bagi pelanggar protokol kesehatan untuk pencegahan penularan penyakit tersebut.

"Kami minta semua pengelola wisata dapat mentaati kebijakan pemerintah daerah selama PSBB," katanya menegaskan.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X