Kompas.com - 03/10/2020, 21:31 WIB

KOMPAS.com – Tingkat penghunian kamar (TPK) hotel di Jawa Barat (Jabar) pada Agustus 2020 mencapai 34,95 persen.

Jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya, TPK mengalami kenaikan 7,78 poin dari 27,17 persen. Namun untuk okupansi per daerah, Cianjur tidak mengalami peningkatan.

“Sekarang rata-rata pada hari biasa tidak lebih dari 15–20 persen. Sementara pada akhir pekan 35–45 persen. PSBB Jakarta sangat berpengaruh dengan okupansi,” kata Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Cianjur Nano Indrapraja kepada Kompas.com, Sabtu (3/10/2020).

Sebelum 2 Maret 2020, tingkat okupansi hotel-hotel di Cianjur rata-rata per bulannya di antara 60–70 persen.

Baca juga: 7 Hotel di Cianjur Tawarkan Promo, Harga Mulai Rp 250.000

Namun pada bulan-bulan selanjutnya, tingkat okupansi kian menurun dengan persentase paling rendah terjadi pada April yang tidak lebih dari 10 persen.

Tingkat okupansi saat ini yang berada tidak lebih dari 15–20 persen membuat sejumlah hotel di Kabupaten Cianjur kembali berlakukan sistem 15 hari kerja.

Nano melanjutkan, efisiensi tenaga kerja dengan menurangi jam kerja karyawan dilakukan agar para pengelola hotel tidak merasa kesulitan selama beroperasi pada saat ini.

“Terus terang karyawan kesulitan. Pengusaha juga di ambang kebangkrutan. Kami imbau ke pemerintah agar lakukan kampanye bahwa Cianjur aman karena teman-teman sudah terapkan protokol kesehatan yang baik,” imbuh dia.

Baca juga: Itinerary Wisata Cianjur 2 Hari 1 Malam, Ini Rekomendasi dan Kisaran Biayanya

Hotel-hotel di Cianjur sudah membentuk tim Satgas Covid-19 sendiri yang sudah dilaporkan kepada Dinas Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Cianjur.

Tidak hanya itu, hotel-hotel di sana juga sudah menyediakan sejumlah tempat cuci tangan, serta menerapkan protokol kesehatan, seperti aturan jaga jarak, cek suhu tubuh, dan karyawan mengenakan alat pelindung diri (APD).

Gencarkan promo hotel

Sejak tingkat okupansi menurun pada Maret hingga saat ini, Nano mengatakan beberapa hotel di Cianjur masih gencarkan promo.

Salah satunya adalah paket menginap 14 hari hingga sebulan. Namun, beberapa masyarakat masih takut akan Covid-19, sehingga penjualan paket tidak terlalu ramai terjual.

“Sebagian tetap ada yang haus liburan. Saat libur panjang pada Agustus, memang ada peningkatan okupansi tidak lebih dari 40 persen,” sambung Nano.

Namun, imbuh dia, setelah libur panjang okupansi kembali ke 15-20 persen pada hari biasa dan kurang dari 45 persen saat akhir pekan.

ILUSTRASI - Kamar HotelShutterstock/Dragon Images ILUSTRASI - Kamar Hotel

Pada akhir Juli, hotel-hotel di Jabar, termasuk Cianjur juga sempat mengadakan promo besar-besaran yakni Great Sale.

Melalui program yang berjalan hingga akhir Agustus tersebut, seluruh hotel memberi diskon 30 persen.

“Tapi saat ini banyak yang melakukan perpanjangan diskon. Beberapa hotel di Cianjur masih menjalankan diskon sekitar 30 persen,” ujar Nano.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Motif Batik yang Boleh Dipakai dan yang Dilarang untuk Pernikahan

Motif Batik yang Boleh Dipakai dan yang Dilarang untuk Pernikahan

Jalan Jalan
Indonesia Turun ke Level 1 CDC Amerika, Berisiko Rendah Covid-19

Indonesia Turun ke Level 1 CDC Amerika, Berisiko Rendah Covid-19

Travel Update
Jangan Beri Uang Tip ke Pramugari, Akibatnya Bisa Merugikan

Jangan Beri Uang Tip ke Pramugari, Akibatnya Bisa Merugikan

Travel Tips
Korea Selatan Kembali Terbitkan Visa untuk Turis Asing per 1 Juni

Korea Selatan Kembali Terbitkan Visa untuk Turis Asing per 1 Juni

Travel Update
Pantai Tureloto di Nias Utara, Dikenal sebagai Laut Matinya Indonesia

Pantai Tureloto di Nias Utara, Dikenal sebagai Laut Matinya Indonesia

Jalan Jalan
Wisata ke Malaysia Kini Tidak Perlu Tes PCR, Asuransi, dan Karantina

Wisata ke Malaysia Kini Tidak Perlu Tes PCR, Asuransi, dan Karantina

Travel Update
Motif Batik Larangan Keraton yang Tak Boleh Dipakai Orang Biasa

Motif Batik Larangan Keraton yang Tak Boleh Dipakai Orang Biasa

Jalan Jalan
Panduan Wisata Kedai Sawah Sembalun Lombok Timur, Fasilitas, Jam Buka, dan Rute 

Panduan Wisata Kedai Sawah Sembalun Lombok Timur, Fasilitas, Jam Buka, dan Rute 

Travel Update
Masih Ada Long Weekend Mei 2022, Bisa Libur 4 Hari dengan Cara Ini

Masih Ada Long Weekend Mei 2022, Bisa Libur 4 Hari dengan Cara Ini

Travel Tips
Kreativitas Pemuda Desa Bangun Wisata Bukit Porong NTT yang Sukses Menangi Penghargaan

Kreativitas Pemuda Desa Bangun Wisata Bukit Porong NTT yang Sukses Menangi Penghargaan

Travel Update
Mulai 1 Juni 2022, Masuk Thailand Hanya Perlu 3 Syarat Ini

Mulai 1 Juni 2022, Masuk Thailand Hanya Perlu 3 Syarat Ini

Travel Update
4 Wisata Banyuwangi dengan Nuansa KKN di Desa Penari 

4 Wisata Banyuwangi dengan Nuansa KKN di Desa Penari 

Travel Update
Kawah Ijen via Bondowoso, Perjalanan Melalui Kaldera Gunung Api Purba

Kawah Ijen via Bondowoso, Perjalanan Melalui Kaldera Gunung Api Purba

Jalan Jalan
Citilink Tambah Rute dari Medan ke Aceh, Gunungsitoli, dan Sibolga PP

Citilink Tambah Rute dari Medan ke Aceh, Gunungsitoli, dan Sibolga PP

Travel Update
Panduan Car Free Day Jakarta, Khusus untuk Olahraga dan Tanpa PKL  

Panduan Car Free Day Jakarta, Khusus untuk Olahraga dan Tanpa PKL  

Travel Tips
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.