Pinus Pengger Yogyakarta Sudah Buka, Waktu Operasional Sampai Jam 11 Malam

Kompas.com - 04/10/2020, 19:07 WIB
Wisatawan berfoto di spot tangan raksasa Pinus Pengger KOMPAS.com/ANGGARA WIKAN PRASETYAWisatawan berfoto di spot tangan raksasa Pinus Pengger

KOMPAS.com - Era adaptasi kebiasaan baru (AKB) akibat pandemi Covid-19 membuat beberapa tempat wisata berbenah lebih ketat, terutama penambahan protokol kesehatan.

Salah satu destinasi wisata di Indonesia yaitu Yogyakarta juga menerapkan protokol kesehatan di tempat wisatanya. Ada banyak tempat wisata yang sudah kembali buka di sana, salah satunya Pinus Pengger.

Baca juga: 11 Aktivitas Menarik yang Bisa Dilakukan di Puncak Sosok Bantul Yogyakarta

Pengelola sekaligus admin media sosial Pinus Pengger Beni mengatakan, tempat wisata yang berlokasi di Sendangsari, Desa Terong, Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul itu sudah buka sejak Kamis, (23/7/2020).

"Kami wajibkan untuk pengunjung itu protokol kesehatannya harus tetap dijaga, seperti masker dan lainnya," kata dia saat dihubungi Kompas.com, Minggu (4/10/2020).

Lalu apa saja protokol kesehatan di tempat wisata yang menawarkan keindahan alam hutan pinus ini?

Berikut Kompas.com rangkum ulasan terkait protokol kesehatan di Wisata Alam Pinus Pengger:

Suhu tubuh pengunjung maksimal 37,3 derajat celsius

Semua wisatawan atau orang yang berkunjung ke Wisata Alam Pinus Pengger, sebelum masuk ke area wisata wajib dicek suhu tubuhnya oleh petugas.

Baca juga: Sikembang Park di Batang, Wisata Selfie di Tengah Keasrian Hutan Pinus

Wisatawan harus bersuhu tidak boleh lebih dari 37,3 derajat celsius. Wisatawan bersuhu tinggi tidak diizinkan masuk.

"Sudah sampai lokasi, sebelum masuk loket itu. Kami cek suhu tubuh juga, seperti itu," kata Beni.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X