Taiwan Punya 9 Lembaga Sertifikasi Halal untuk Restoran dan Hotel Ramah Muslim

Kompas.com - 04/10/2020, 21:09 WIB
Ilustrasi Taiwan - Pemandangan Ci En Pagoda yang terletak dekat dengan Sun Moon Lake di Nantou. SHUTTERSTOCK / FenlioQIlustrasi Taiwan - Pemandangan Ci En Pagoda yang terletak dekat dengan Sun Moon Lake di Nantou.

KOMPAS.com – Sebanyak 217 restoran dan hotel di Taiwan telah memiliki sertifikat halal pada 2019. Itu lantaran Taiwan tengah menggencarkan pariwisata halal yang mulai naik daun sejak 2016.

Salah seorang perwakilan Bellcert International Inspection and Certification Group Nurul Fadhilah mengatakan bahwa lembaga sertifikasi halal sedang populer dicari di Taiwan.

“Sertifikasi halal ada fatwa atau keputusan dari ahli syariah untuk memutuskan apakah produk layak atau tidak untuk diberi sertifikat,” kata dia.

Pernyataan itu Nurul sampaikan dalam webinar LIPI bertajuk Prospek Wisata Halal Bagi Indonesia: Pengalaman Dari Taiwan, Rabu (30/9/2020).

Baca juga: 7 Masjid Terkenal di Taiwan, Jalan-jalan Tak Lupa Ibadah

Menurut dia, pariwisata halal merupakan konsep yang tengah digaungkan Pemerintah Taiwan guna meningkatkan kunjungan wisatawan Muslim ke sana.

Sebelum diberi sertifikat halal, baik itu restoran maupun hotel akan melalui prosedur pemeriksaan berdasarkan standar yang telah ditentukan masing-masing lembaga sertifikasi halal di Taiwan.

Saat ini, terdapat sembilan lembaga sertifikasi halal di sana, yakni Taiwan Halal Integrity Development Association (THIDA), CMA, dan International Muslim Tourism Industry Development Association (IMTIDA).

Selanjutnya, ada Taipei Grand Mosque (TGM), Barakah Halal Hub Co. Ltd., Dakwah Halal Foundation Taiwan, Taiwan Islamic Association, Sinchung Halal, dan Bellcert International Inspection and Certification Group.

Baca juga: Tips Liburan ke Taiwan di Tengah Isu Virus Corona, Selalu Pakai Masker

“Terjadinya peningkatan penduduk Muslim dari migran, tenaga profesional, dan pelajar menyebabkan permintaan tinggi terhadap makanan halal. Produsen kerja keras agar produknya diterima masyarakat Muslim,” ujar Nurul.

Oleh karena itu, sambung dia, lembaga sertifikasi halal kerap dicari agar mereka bisa menarik pasar Muslim.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X