Kompas.com - 05/10/2020, 19:50 WIB
Ritual pengambilan api Dharma Tri Suci Waisak 2563 BE/2019 di kawasan obyek wisata Api Abadi Mrapen di Grobogan, Jawa Tengah, Jumat (17/5/2019) siang.  KOMPAS.com/PUTHUT DWI PUTRANTORitual pengambilan api Dharma Tri Suci Waisak 2563 BE/2019 di kawasan obyek wisata Api Abadi Mrapen di Grobogan, Jawa Tengah, Jumat (17/5/2019) siang. 


KOMPAS.com - Indonesia dianugerahi kekayaan sumber daya alam (SDA) yang juga menjadi daya tarik wisata. Setiap daerah di Indonesia memiliki daya tarik masing-masing di sektor pariwisata.

Salah satu kekayaan SDA yang menjadi obyek daya tarik wisata adalah api abadi. Setidaknya, Indonesia memiliki enam api abadi yang letaknya di pulau Jawa dan Kalimantan.

Namun, dari enam api abadi tersebut, ada satu yang akhirnya padam total yaitu Api Abadi Mrapen di Desa Manggarmas, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah.

Berikut Kompas.com rangkum enam api abadi di Indonesia yang biasa dikunjungi wisatawan

Atlet bola voli Seno Bayu Aji membawa api untuk ASEAN School Games (ASG) 2019 usai pengambilan api dari situs Api Abadi Mrapen, Desa Manggarmas, Grobogan, Jawa Tengah, Rabu (17/7/2019). Api tersebut kemudian dibawa ke Semarang untuk prosesi pembukaan ASG) 2019 yang diikuti 10 negara di Asia Tenggara dengan mempertandingkan sembilan cabor yang berlangsung 17-25 Juli 2019.ANTARA FOTO/YUSUF NUGROHO Atlet bola voli Seno Bayu Aji membawa api untuk ASEAN School Games (ASG) 2019 usai pengambilan api dari situs Api Abadi Mrapen, Desa Manggarmas, Grobogan, Jawa Tengah, Rabu (17/7/2019). Api tersebut kemudian dibawa ke Semarang untuk prosesi pembukaan ASG) 2019 yang diikuti 10 negara di Asia Tenggara dengan mempertandingkan sembilan cabor yang berlangsung 17-25 Juli 2019.

1. Api Abadi Mrapen

Tempat pertama untuk menemukan Api Abadi di Indonesia adalah di Desa Manggarmas, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Api Abadi Mrapen Padam Total, Ini Pasang Surut dan Sejarahnya

Tempat ini lama dikenal dengan sebutan Api Abadi Mrapen. Keunikan api yang melegenda karena tidak pernah padam ini bahkan sudah terekspos hingga mancanegara.

Salah satunya, Api Abadi Mrapen sempat digunakan sumber nyala api obor pesta olahraga internasional Ganefo pada 1 November 1963.

Selain itu, api Mrapen juga sempat digunakan untuk Pekan Olahraga Nasional (PON) XVI 23 Agustus 1996.

Api Abadi Mrapen juga setiap tahunnya digunakan untuk menyalakan obor upacara Hari Raya Waisak bagi umat Buddha.

Namun, sejak Jumat (25/9/2020), Api Abadi Mrapen dinyatakan padam total yang diduga akibat ketiadaan suplai gas.

2. Api Abadi Bekucuk

Meski Api Abadi Mrapen sudah padam, kamu masih bisa melihat Api Abadi lainnya di Indonesia. Salah satu Api Abadi berikutnya berada di Dusun Bekucuk, Desa Tempuran, Mojokerto, Jawa Timur.

Baca juga: Padam, Berikut 5 Fakta tentang Api Abadi Mrapen

Lokasinya dikenal dengan sebutan Api Abadi Bekucuk. Api ini ditemukan pada 1993 dan disebut pertama kali muncul di atas permukaan kolam yang bersumber dari tanah.

Berdasarkan cerita legenda, Api Abadi Bekucuk sudah ada sejak ratusan tahun yang lalu. Sejak 1993, Api Abadi Bekucuk sudah menjadi tempat wisata hingga saat ini.

Api Abadi Bekucuk, konon dipercaya masyarakat sebagai tempat membuat senjata, salah satunya keris.

Pengunjung menguji nyali dengan berjalan di atas Batu Kayangan Api di Bojonegoro, Jawa Timur.KOMPAS.COM/ACHMAD FAIZAL Pengunjung menguji nyali dengan berjalan di atas Batu Kayangan Api di Bojonegoro, Jawa Timur.

3. Api Abadi Kayangan Api

Tempat abi abadi berikutnya adalah Api Abadi Kayangan Api. Letaknya berada di Desa Sendangharjo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.

Api Abadi Kayangan Api juga pernah digunakan sebagai sumber nyala api obor Pekan Olahraga Nasional (PON) XV Jawa Timur pada tahun 2000.

Sama seperti Api Abadi lainnya, Api Abadi Kayangan Api juga disebabkan karena gas alam yang keluar dari tanah.

Menurut cerita legenda, api abadi ini sudah muncul sejak masa kekuasaan Kerajaan Majapahit.

4. Api Tak Kunjung Padam

Bergeser ke pulau Madura, Jawa Timur, ada satu lokasi Api Abadi yaitu Api Abadi Tak Kunjung Padam.

Baca juga: Tiba-tiba Padam, Bisakah Api Abadi Mrapen Menyala Kembali?

Wisatawan bisa melihat langsung di Desa Larangan Tokol, Kecamatan Tlanakan, Kabupaten Pamekasan, Madura.

Api abadi ini memiliki keunikan yaitu akan padam pada saat hujan. Namun, ia akan kembali menyala dengan sendirinya ketika hujan reda.

Apabila orang menggali tanah di area api abadi ini, maka akan membuat semburan api semakin besar.

Api biru (Blue Fire) terlihat keluar dari kawah Ijen, Banyuwangi, Jawa Timur, Sabtu (23/6/2018). Kawah Ijen dengan kedalaman 200 meter menjadi salah satu dari dua lokasi di dunia yang memiliki fenomena api biru selain Islandia, membuat Ijen menjadi tujuan utama pendaki dari berbagai pelosok negeri hingga mancanegara.ANTARA FOTO/M AGUNG RAJASA Api biru (Blue Fire) terlihat keluar dari kawah Ijen, Banyuwangi, Jawa Timur, Sabtu (23/6/2018). Kawah Ijen dengan kedalaman 200 meter menjadi salah satu dari dua lokasi di dunia yang memiliki fenomena api biru selain Islandia, membuat Ijen menjadi tujuan utama pendaki dari berbagai pelosok negeri hingga mancanegara.

5. Api Biru Abadi Kawah Ijen

Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur juga memiliki api abadi yaitu Api Abadi Biru Kawah Ijen. Tempat ini sudah lama terkenal sebagai tempat wisata populer wisatawan di Banyuwangi.

Namun, tak seperti api abadi lainnya, ada waktu tertentu untuk bisa melihat api. Wisatawan baru bisa melihat api biru tersebut pada saat matahari terbenam hingga terbit.

Baca juga: Tips Wisata ke Kawah Ijen di Banyuwangi

Sebaliknya, jika datang pada siang hari, kamu tidak akan bisa melihatnya. Untuk itu, waktu terbaik berkunjung ke Kawah Ijen agar bisa melihat api biru adalah pukul 02.00 hingga 05.00 waktu setempat.

6. Api Abadi Sungai Siring

Terakhir, wisatawan bisa melihat api abadi di Indonesia dengan mengunjungi Dusun Bambu Kuning, Samarindah, Kalimantan Timur.

Tempatnya bernama Api Abadi Sungai Siring. Api abadi ini pernah digunakan sebagai sumber nyala api obor Pekan Olahraga Nasional (PON) XVII tahun 2008.

Kala itu, api abadi dibawa ke Stadion Utama Palaran yang berada di dalam satu kawasan tersebut.

Untuk itu, jika kamu berkunjung ke Samarinda, Api Abadi Sungai Siring bisa menjadi salah satu rekomendasi tempat wisata.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Daftar Desa Wisata Pemenang Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021

Daftar Desa Wisata Pemenang Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021

Travel Update
Masa Karantina 10 Hari untuk Antisipasi Omicron dan Turis Indonesia ke Luar Negeri

Masa Karantina 10 Hari untuk Antisipasi Omicron dan Turis Indonesia ke Luar Negeri

Travel Update
Garuda Indonesia Travel Fair, Jakarta-Labuan Bajo PP Rp 1,3 Jutaan

Garuda Indonesia Travel Fair, Jakarta-Labuan Bajo PP Rp 1,3 Jutaan

Travel Promo
Gunung Barujari Level II Waspada, TN Gunung Rinjani Batasi Pendakian

Gunung Barujari Level II Waspada, TN Gunung Rinjani Batasi Pendakian

Travel Update
TN Gunung Rinjani Tutup 3 Tempat Wisata Alam hingga Maret 2022

TN Gunung Rinjani Tutup 3 Tempat Wisata Alam hingga Maret 2022

Travel Update
Dafam Hotel Management Diakuisisi Artotel Group

Dafam Hotel Management Diakuisisi Artotel Group

Travel Update
PPKM Level 3 Nataru Batal, Pelaku Pariwisata Minta Pemerintah Tak Beri Harapan Palsu

PPKM Level 3 Nataru Batal, Pelaku Pariwisata Minta Pemerintah Tak Beri Harapan Palsu

Travel Update
Pelaku Wisata di Bantul Sambut Pembatalan PPKM Level 3 Saat Nataru

Pelaku Wisata di Bantul Sambut Pembatalan PPKM Level 3 Saat Nataru

Travel Update
Daftar Negara Asal Turis Asing yang Bisa ke Indonesia Tak Berubah meski Ada Omicron

Daftar Negara Asal Turis Asing yang Bisa ke Indonesia Tak Berubah meski Ada Omicron

Travel Update
Wisatawan di Gunung Bromo Dilarang Masuk Radius 1 Km dari Kawah Aktif, Ada Apa?

Wisatawan di Gunung Bromo Dilarang Masuk Radius 1 Km dari Kawah Aktif, Ada Apa?

Travel Update
Kembangkan Wellness Tourism, Yuk Kenali Rekomendasi Wisata Sehat di Korea

Kembangkan Wellness Tourism, Yuk Kenali Rekomendasi Wisata Sehat di Korea

BrandzView
Desa Wisata Sekitar Semeru Terdampak Erupsi, Ini Bantuan Kemenparekraf

Desa Wisata Sekitar Semeru Terdampak Erupsi, Ini Bantuan Kemenparekraf

Travel Update
Indonesia Perketat Kedatangan Internasional, Antisipasi Varian Omicron

Indonesia Perketat Kedatangan Internasional, Antisipasi Varian Omicron

Travel Update
Libur Nataru, Kebijakan Ganjil Genap di Kawasan Wisata Bukan dari Kemenparekraf

Libur Nataru, Kebijakan Ganjil Genap di Kawasan Wisata Bukan dari Kemenparekraf

Travel Update
PPKM Level 3 Saat Nataru Batal, Tempat Wisata Boleh Buka tapi Diperketat

PPKM Level 3 Saat Nataru Batal, Tempat Wisata Boleh Buka tapi Diperketat

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.