Api Abadi Mrapen Padam, Ini 5 Api Abadi di Negara Lain

Kompas.com - 06/10/2020, 09:03 WIB
Sebenernya kawah api raksasa yang berada di kawasan Gurun Karakum ini telah menjadi obyek wisata. National Geographic Channels/ George VerschoorSebenernya kawah api raksasa yang berada di kawasan Gurun Karakum ini telah menjadi obyek wisata.

KOMPAS.com – Beberapa waktu lalu, salah satu api abadi di Indonesia, yakni Api Abadi Mrapen padam pada Jumat (25/9/2020).

Api abadi sendiri merupakan fenomena alam berupa api tak pernah padam yang muncul dari dalam bumi akibat kandungan mudah terbakar, seperti gas alam dan batu bara.

Fenomena api abadi memiliki nilai yang unik dan bahkan menarik kunjungan wisatawan. Namun ada pula api abadi memberi dampak buruk bagi kehidupan.

Baca juga: Mrapen, Inilah Obyek Wisata Tempat Dimulainya Kirab Obor Asian Games

Indonesia juga memiliki fenomena api abadi, seperti Api Abadi Kayangan Api, Api Abadi Bekucuk, Api Tak Kunjung Padam, dan Api Biru Abadi Kawah Ijen.

Selain Indonesia, berikut rangkuman 5 api abadi di negara lain.

1. Centralia, Pennsylvania

Kota Centralia di Pennsylvania, Amerika mulai terbakar akibat dari lapisan batu bara yang terletak di bawah kota pada tahun 1962.

Kebakaran di bawah kota tersebut mengakibatkan jalanan menjadi berabu, mengeluarkan asap beracun, dan memunculkan lubang raksasa.

Jalan raya terbengkalai diwarnai grafiti, Centralia.SHUTTERSTOCK/HALFOFMOON Jalan raya terbengkalai diwarnai grafiti, Centralia.

Kota Centralia menjadi tidak nyaman untuk ditinggali dan seluruh warga harus dievakuasi, sehingga menjadikan kota ini tak berpenghuni.

Baca juga: 6 Tempat Wisata Melihat Api Abadi di Indonesia

Sekarang Kota Centralia menjadi museum graffiti terbuka dengan dipenuhi oleh karya dari para seniman di seluruh dunia.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X