Mengenal Batik Tiga Negeri Lasem yang Punya Motif Unik

Kompas.com - 06/10/2020, 11:31 WIB
Ilustrasi batik - Seorang pembuat batik di Lasem, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah. SHUTTERSTOCK / Toto Santiko BudiIlustrasi batik - Seorang pembuat batik di Lasem, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah.

Adapun, teknik mordan atau mordanting merupakan proses pencampuran air dengan beberapa zat untuk mencerahkan kain dan memudahkan warna terikat pada kain.

Ada paduan budaya dalam warna batik tiga negeri

Gilang melanjutkan, batik tiga negeri di Lasem memiliki kaitan yang erat dengan legenda Bi Nang Un dan Na Lini yang menetap di Lasem.

Mereka adalah sepasang suami istri anggota ekspedisi Laksamana Cheng Ho pada 1405–1433 yang menetap di Lasem.

Melansir situs resmi Kesengsem Lasem, pasangan suami istri itulah yang memperkenalkan teknik membatik pada abad ke-15 di Lasem.

Pada saat yang bersamaan dengan menggeliatnya teknik membatik di Nusantara, sejumlah warga Lasem pun makin giat membatik.

“Pada abad ke-19 dan ke-20, Lasem disebut sebagai Kota Batik yang futuristik. Batik tiga negeri dibuat secara komunal oleh orang Tionghoa. Motifnya campuran Tionghora, Jawa, Eropa, India, dan Persia,” ujar Gilang.

Makna dibalik warna dan motif batik tiga negeri

Wakil Ketua Yayasan Lasem Heritage Yulia Ayu dalam kesempatan yang sama mengatakan, warna merah dalam batik tiga negeri memiliki makna tersendiri.

“Warna merah yang disebut darah ayam dalam masyarakat Tionghoa bermakna kebahagiaan. Merah adalah warna dasar penggunan batik tiga negeri,” ungkap Yulia.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X